Home / Kota Tangerang

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:13 WIB

Gelar Aksi di Tugu Adipura, LAP Minta Evaluasi Total Program MBG dan Usut Tuntas Korupsi BGN

Foto: LAP Kota Tangerang Saat Menggelar Aksi Demo di Tugu Adipura, Kota Tangerang.

Foto: LAP Kota Tangerang Saat Menggelar Aksi Demo di Tugu Adipura, Kota Tangerang.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG,  – Kawal kebijakan dan menyuarakan Aspirasi Rakyat, Lingkar Aspirasi Publik (LAP) Tangerang menggelar aksi evaluasi total program Makan Gizi Gratis (MBG) serta usut tuntas kasus korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (10/6/26).

Dengan longmarch dan menyuarakan tuntutan di Tugu Adipura Kota Tangerang, puluhan masa aksi menyerukan “Program Makan Bergizi Gratis adalah program strategis nasional yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Setiap penyimpangan wajib dievaluasi demi menjamin hak masyarakat.”

Koordinator Masa Aksi LAP Tangerang Saipul Basri mengatakan, tuntutan aksi kali ini yakni Evaluasi Total SPPG Bermasalah, Usut Tuntas Kasus Korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN), Pengawasan Ketat dan Transparan, Tegakkan Standar Pelayanan dan Lindungi Hak Penerima Manfaat, serta Wujudkan Tata Kelola Program yang Akuntabel.

Menurutnya, aspirasi tersebut merupakah bagian dari keresahan masyarakat yang perlu disampaikan terhadap berbagai persoalan yang muncul di tubuh BGN dan Program MBG khususnya di Kota Tangerang dan Tangerang Raya.

“Kami atas nama Lingkar Aspirasi Publik melakukan kegiatan penyampaian aspirasi berbagai keresahan masyarakat, khususnya masyarakat Kota Tangerang dan umumnya masyarakat Indonesia, terhadap berbagai persoalan yang muncul saat ini, terutama terkait Badan Gizi Nasional (BGN) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai menimbulkan sejumlah persoalan,” ungkapnya.

Baca Juga  PEPARKOT Tangerang 2025, Sebanyak 80 Atlet Disabilitas Siap Unjuk Kemampuan

Ia mengatakan, paska penangkapan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional, pihaknya meminta seluruh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan- dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Badan Gizi Nasional.

Selain itu, ia mendesak agar dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG. Marcel menyebut, Evaluasi tersebut penting agar program dapat berjalan tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan berbagai persoalan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Kami meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas seluruh kasus dugaan korupsi yang ada di Badan Gizi Nasional. Kami juga berharap adanya evaluasi total terhadap Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis. Kami tidak meminta program strategis nasional ini dibubarkan. Namun, dengan banyaknya persoalan yang muncul, kami meminta dilakukan evaluasi total terhadap seluruh pelaksanaan program tersebut,” serunya.

Atas hal tersebut, pihaknya juga menilai masih banyak SPPG atau dapur penyedia makanan yang belum memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku. Sebagai contoh di Kota Tangerang, terdapat ratusan SPPG, namun yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) maupun izin operasional lainnya masih sangat sedikit.

Menurut Marcel, khusus di Kota Tangerang masih banyak SPPG yang belum memiliki izin yang diperlukan. Ketika sebuah SPPG tidak memenuhi aturan dan ketentuan yang berlaku, tentu muncul pertanyaan mengenai kualitas pelayanan dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa melalui program MBG.

Baca Juga  Atlet Angkat Besi Kota Tangerang Borong 9 Medali Emas di Kejurnas Pre Youth 2026

“Kemungkinan munculnya kasus keracunan atau persoalan lainnya bisa saja disebabkan karena SPPG tidak menjalankan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaannya juga masih sangat lemah,” jelasnya.

Berdasarkan banyaknya persoalan tersebut, masa aksi tentunya tidak mendorong pembubaran atas perogram tersebut, melainkan adanya evaluasi agar program dapat berjalan sesuai aturan.

“Persoalan ini sudah sangat mengkhawatirkan. Namun sekali lagi, yang kami dorong bukan pembubaran program, melainkan evaluasi total dan menyeluruh agar program ini dapat berjalan sesuai tujuan awalnya,” ujar Marcel.

Dari penyampaian aspirasi yang ke dua kalinya tersebut, LAP Tangerang akan terus melakukan penyampaian aspirasi lainnya guna tidak ada lagi persoalan yang timbul di SPPG maupun di Program MBG.

“Ini merupakan aksi kedua yang kami lakukan. Sebelumnya kami juga menggelar doa bersama dan aksi menyalakan lilin setelah ditangkapnya Kepala Badan Gizi Nasional. Ke depan, kami akan terus melakukan berbagai gerakan dan penyampaian aspirasi sampai persoalan- persoalan yang ada di negeri ini dapat diselesaikan dengan baik,” tandas Marcel. (Red)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Grand Final, Perwakilan Karawaci Juarai Kang Nong 2025 Kota Tangerang

Kota Tangerang

Tingkatkan Kualitas Gizi Sejak Dini, Wakil Wali Kota Berikan Bantuan Pangan Segar kepada 1000 Balita

Kota Tangerang

12 Warga Pabuaran Tumpeng Diduga Terpapar Covid-19, Lurah: Sudah Dilakukan Tracing

Kota Tangerang

Disidak DPRD Kota Tangerang, PT Esa Jaya Putra Akhirnya Disegel

Kota Tangerang

Dorong Penguatan Pendidikan Karakter dan BSAN, Maryono Lantik 28 PNS dalam Jabatan Fungsional Guru

Kota Tangerang

Bagikan Daging Kurban, Forwat Ucapkan Terimakasih kepada Donatur

Kota Tangerang

Lepas Kafilah MTQ ke Banten, Dr. Nurdin: Semangat dan Bawa Pulang Juara Umum!

Kota Tangerang

4.192 Ikuti Seleksi PPPK Tahap ll, Ini Pesan Wakil Wali Kota Tangerang