Home / PERISTIWA

Kamis, 18 November 2021 - 13:53 WIB

Lapak Pengepul Barang Bekas di Kawasan Kavling DPR Terbakar

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Sebuah lapak pengepul barang bekas di kawasan Kavling DPR, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang hangus terbakar pada Kamis (18/11/2021). Lapak pengepul tersebut juga diduga tak berizin.

Salaseorang warga sekitar Midun menjelaskan, bahwa kebakaran lapak itu terjadi sekitar pukul 09.45 WIB dan hampir menyambar rumah warga yang berada didekat lapak tersebut.

“Sekitar pukul 09.45 WIB, belum tau penyebabnya apa, karena kita tadi fokus pendinginan ke rumah warga yang tersabar api, memang baru gentingnya saja yang terbakar,” jelas Midun kepada wartawan.

Ia menambahkan, api saat ini telah berhasil dipadamkan oleh oleh Petugas Pemadam Kebakaran dan tidak ada korban jiwa.

Baca Juga  Pabrik Helm Terbakar di Sepatan, Puluhan Petugas Damkar Diterjunkan Untuk Padamkan si Jago Merah

“Sudah berhasil dipadamkan sama petugas Damkar. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Senada, Lurah Neroktog Nurhasan mengatakan, Dalam insiden kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa maupun luka. Menurutnya, bangunan yang terbakar ini tak berizin dan saat ini kebakaran sudah dapat diatasi oleh tim pemadam kebakaran.

“Sementara untuk masalah izin, dia itu tidak berizin, ilegal, karena memang dia cuma menempati,” ungkap Nurhasan.

Para warga, kata dia, cukup cemas dengan keberadaan bangunan liar tersebut, lantaran barang-barangnya mudah terbakar, sehingga terjadi insiden kebakaran yang membahayakan.

“Antisipasi ke depan kesepakatan warga akan ditutup karena sangat mengganggu penduduk sekitar,” tegas Nurhasan.

Sementara Kapolsek Pinang IPTU Moh Tapril mengatakan, Kebakaran tersebut sedang dalam penyelidikan oleh Polsek Pinang.

Baca Juga  Terbakar Hebat, Petugas Damkar Kota Tangerang Berjibaku Lakukan Pemadaman TPA Rawa Kucing

“Kita lihat nanti apakah ada kesengajaan atau memang murni unsur dari arus pendek,” ujar Tapril.

Untuk masalah rumah warga yang sedikit tersambar oleh kobaran api itu, Dirinya meminta untuk pihak pengepul harus bertanggung jawab.

“Kita minta pihaknya harus bertanggungjawab untuk mengganti kerusakan rumah warga yang terdampak itu. Kalau untuk masalah izin pengepul kita serahkan kepada pemerintah untuk segera menutup tempat tersebut,” pungkas Tapril.

(Gn/Put)

Share :

Baca Juga

PERISTIWA

Kecelakaan Maut, Truk Tangki Hantam Beberapa Pengendara Sepeda Motor di Balaraja 3 Orang Meninggal Dunia

PERISTIWA

Miskomunikasi Gegara Saluran Air Fery Dikeroyok Sekelompok Warga

KEPOLISIAN

Apresiasi dari Berbagai Sumber Muncul Untuk Sat-Reskrim Polres Tangsel 

PERISTIWA

Pabrik Kemasan di Curug Terbakar Hebat, Kepulan Asap Hitam Terlihat Hingga Puluhan Kilometer

PERISTIWA

Pabrik Helm Terbakar di Sepatan, Puluhan Petugas Damkar Diterjunkan Untuk Padamkan si Jago Merah

PERISTIWA

Dishub Kabupaten Tangerang Akan Tindak Lanjuti Soal Jam Operasional Pengurungan Pembangunan Perumahan di Curug

PERISTIWA

Teriak Histeris, Sang Anak Temukan Ibunya Terikat Kain Sarung di Pintu

PERISTIWA

Kelurahan Binong Dikritik ‘Acuh’ Terhadap Surat Edaran Gubernur Banten Terkait Larangan Kembang Api dan Petasan