Home / BANTEN

Jumat, 5 Juli 2024 - 11:15 WIB

Pemprov Banten Bersama KPK Terus Giatkan Pencegahan Korupsi

SEKILASBANTEN.COM, SERANG – Pelaksana Harian Sekretaris Daerah (Plh Sekda) Provinsi Banten Virgojanti mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama KPK RI terus menggiatkan pencegahan korupsi secara terintegrasi. Di antaranya melalui pelaksanaan Monitoring Centre for Prevention (MCP).

Demikian hal itu disampaikan Virgojanti usai membuka in depth Interview Kepuasan Penggunaan Layanan MCP Tahun 2024 di Aula Inspektorat Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Kamis (4/7/2024).

“Jadi hari ini Provinsi Banten menjadi salah satu pilot project Indepth interview pengguna layanan MCP yang dilakukan KPK tahun 2024, dan Alhamdulillah Banten dinilai capaian MCP cukup baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, Virgojanti menilai kegiatan tersebut sangat penting dilakukan untuk menguatkan dan memperbaiki layanan MCP ke depannya, sebagai langkah pencegahan tindak korupsi.

“Ini hal positif dalam memperbaiki dari segi kualitas monitoring terhadap pencegahan korupsi, mereka juga ingin diberikan masukan dalam rangka perbaikan untuk menyempurnakan sistem aplikasinya maupun kriteria atau indikator yang menjadi tolok ukur penilaian MCP,” katanya.

Baca Juga  Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Palestina, Ribuan Warga Tangerang Padati Taman Elektrik

Dikatakan, dengan adanya MCP tersebut sangat membantu pemerintah. Karena beberapa kendala yg terdapat diluar ranah koordinasi kita misalnyabdgn instansi vertikal dapat terkomunikasikan dan terselesaikan dengan baik contohnya dalam menyelesaikan proses sertifikasi aset Tanah Pemprov, Alhamdulillah Banten bahkan bisa dpt apresiasi utk capaian persertifikatan aset tanah tsb.

“Saat ini MCP kita telah mencapai skornya di 59 persen dan setiap triwulannya selalu dilakukan evaluasi, kita masih punya 2 triwulan lagi dan diharapkan dapat direalisasikan dengan baik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Virgojanti juga mengimbau kepada OPD terkait MCP tersebut untuk dapat dipersiapkan dan dipenuhi evidence dengan baik. Mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, layanan publik, sesuai 8 area MCP yg telah ditentukan.

“Kita harus melakukan hal yang terbaik, karena ujungnya untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya, Tim Korsupgah Wilayah II Muhammad Muslim Iqbal mengatakan, KPK menggandeng tim IPB dalam melakukan indepth interview kepuasan pengguna layanan MCP di Provinsi Banten.

Baca Juga  Lapas Pemuda Tangerang Terima Kunjungan Studi Tiru Lapas Cilegon

“Banten dipilih karena dari 2018 sampai 2023 skor capaian MCPnya cukup signifikan dan penyelesaian tatakelola asetnya juga signifikan,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menuturkan tujuan kegiatan tersebut untuk menjaring informasi terkait indikator dan sub-indikator yang perlu dievaluasi, sehingga diharapkan ada perbaikan MCP ke depannya.

“Pada tahun 2024 ada survei yang dilakukan pada sejumlah wilayah lainnya, setelah ini akan dilakukan survei secara online. Dan diharapkan OPD bisa berpartisipasi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten Usman Asshiddiqi Qohara menyampaikan pihaknya terus melakukan pengawasan pelaksanaan MCP tersebut, dan memastikan OPD pengampu dapat melaksanakan dengan baik.

“Kita terus melakukan pengawasan dan memastikan agar OPD pengampu itu dapat melaksanakan dengan baik,” pungkasnya. (ris/rilis)

Share :

Baca Juga

Kota Serang

Sungai Cibanten Meluap, Sebagian Wilayah Kota Serang Terendam Banjir

BANTEN

Vaksinasi Massal Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 75 Berlangsung di GSG Curug

BANTEN

Vaksin Sinovac Tiba di Banten, Wagub Tinjau Gudang Farmasi

Lebak

Pertegas Zero Handphone dan Narkoba, Lapas Rangkasbitung Gelar Deklarasi

BANTEN

Dewan Fahrizal Azmi Bersinergi dengan Pokja Wartawan Curug, Tawarkan Program Pemberdayaan Ekonomi

Pandeglang

Hadiri Acara Maulid, Bupati : Ponpes Sebagai Pencerahan Umat

BANTEN

Ballroom Wedding Terbesar Pertama di Area Bandara Hadir di Hotel Azana

BANTEN

Ratusan Peserta Hadiri OKK PWI Banten, Mashudi: Kita Kembali ke Rumah Besar PWI