Home / Tangerang Selatan

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:16 WIB

PSEL: Energi dari Sampah, Solusi Nyata atau Hanya Ilusi untuk Masalah Lingkungan?

Foto: Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Saat Menyerahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang (SPPL) kepada PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

Foto: Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie Saat Menyerahkan Surat Penunjukan Pemenang Lelang (SPPL) kepada PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA).

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) saat ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah di Indonesia, terutama di kota-kota besar yang mengalami peningkatan volume sampah dan keterbatasan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Program ini diharapkan mampu mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik, sehingga nantinya dapat mendukung visi kota ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Di Tangerang Selatan, Benyamin Davnie selaku Wali Kota menegaskan, bahwa Pemkot Tangsel akan segera memulai proyek PSEL.

Menurut dia, pengolahan sampah menjadi energi listrik ini sangat penting untuk menekan volume sampah dan menghasilkan energi listrik, sekaligus mendukung visi kota ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Tak hanya Tangsel, di Kota Serang pun DPRD Kota Serang menyatakan dukungan penuh terhadap proyek PSEL senilai Rp5,7 triliun.

Foto: Ilustrasi Proyek PSEL.

Ketua DPRD Kota Serang, Bambang Supriyadi, menegaskan, pihaknya mendukung penuh proyek PSEL ini. Pasalnya, PSEL tersebut kedepan dapat mengurangi volume sampah dan menghasilkan energi listrik, serta memberikan kontribusi besar bagi pendapatan daerah.

Baca Juga  Jaga Kondusifitas Wilayah, Kapolres Tangsel Ajak Ormas Silaturahmi

“Pemkot Serang juga telah menyiapkan kompensasi bagi masyarakat sekitar untuk mengurangi dampak negatif dari operasional PSEL,” ujarnya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Serang, Heni Sulastri mengakui adanya keluhan masyarakat terkait dampak sosial dan lingkungan dari pembangunan PSEL.

Ia menyebutkan, terkait dampak pencemaran lahan pertanian sudah dibicarakan pihak terkait.

“Solusi nya mencakup perbaikan pengelolaan air lindi dan maksimalisasi alat berat agar tidak lagi merugikan petani,” tandas Heni.

Baca Juga  Jadi Sorotan Aktifis, Wali Kota Tangsel Diminta Segera Bertindak Tangani Kualitas Udara Buruk

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi, menyampaikan bahwa teknologi PSEL yang akan diterapkan didesain untuk meminimalisir dampak lingkungan secara signifikan dibandingkan sistem open dumping.

Ia juga menawarkan kompensasi dampak negatif (KDN) bagi masyarakat terdampak, seperti bantuan sarana ibadah dan pengadaan ambulans.

Farach menuturkan, PSEL dianggap sebagai langkah strategis dalam pengelolaan sampah di era modern, namun keberhasilannya tetap bergantung pada sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang ketat, PSEL bisa menjadi solusi nyata bagi persoalan sampah yang semakin menumpuk di kota-kota besar Indonesia, khususnya kota Serang,” pungkasnya.

Penulis: Mahardika Widasti Kemala Putri

Penerbit: Redaksi Sekilasbanten.com

Share :

Baca Juga

Tangerang Selatan

Nekat Buka Di Bulan Ramadhan, Sejumlah Tempat Hiburan Tangsel Disegel

KEPOLISIAN

Polres Tangsel Launching Gerakan Disiplin Menggunakan Masker

SOSIAL

Rakerwil SMSI Tangsel, Ciptakan 49 Program Kerja

PERISTIWA

Kecelakaan di SPBU Pacuan Kuda, Korban Meninggal Dunia

Tangerang Selatan

Promo! Kursus Bahasa Asing di Tangsel Bayar Rp 1 Juta Bawa Pulang Motor Listrik

Tangerang Selatan

Pimpin Apel, Benyamin Tegaskan Beri Sanksi bagi Aparatur yang Tidak Disiplin

SOSIAL

Tangsel Pertama Kali Dapat Donor Plasma Konvalesen Dari TNI – POLRI

Tangerang Selatan

Tuntut Oknum Satpol PP Lakukan Pengancaman Terhadap Wartawan Ditindak Tegas, Forwat Geruduk Pemkot Tangsel