Home / Kota Tangerang

Senin, 17 November 2025 - 14:45 WIB

Soroti Dugaan Penjualan Miras Ilegal ke Anak, HIPTAR Gelar Aksi di Pendekar Gading Serpong

Foto: Hiptar Saat Geruduk Pendekar Bar dan Resto.

Foto: Hiptar Saat Geruduk Pendekar Bar dan Resto.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Puluhan pemuda yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Tangerang Raya (HIPTAR) gelar aksi damai di depan Pendekar Bar & Resto, Senin (17/11/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes sekaligus kontrol sosial atas sejumlah dugaan pelanggaran serius yang terjadi di lokasi hiburan tersebut.

Dalam aksinya, HIPTAR menyoroti tiga poin utama, yakni, Dugaan penjualan minuman keras kepada anak di bawah umur. Peredaran minuman keras ilegal tanpa pita cukai. Praktik parkir liar di tepi jalan umum yang dinilai mengganggu ketertiban lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Menurut HIPTAR, jika dibiarkan, pelanggaran tersebut dapat merusak moral generasi muda, menciptakan kawasan rawan kriminalitas, dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Ketua HIPTAR, Aryo, dengan lantang menyampaikan bahwa dugaan penjualan miras ke anak di bawah umur adalah hal yang tidak bisa ditawar tawar.

“Ini bukan sekadar pelanggaran, ini kejahatan terhadap masa depan generasi muda! Ditambah peredaran miras ilegal yang jelas merugikan negara. Lalu parkir liar yang membahayakan warga. Kami tidak akan tinggal diam,” tegasnya.

Baca Juga  HPN 2023, Forwat dan KJK Gelar Aksi Damai Suarakan Kebebasan Pers

Ia menambahkan, semua dugaan pelanggaran tersebut telah bertentangan dengan berbagai aturan, mulai dari Perda Kabupaten Tangerang No. 9 Tahun 2008, Perbup No. 14 Tahun 2016, PP No. 13 Tahun 2022, PP No. 79 Tahun 2013, hingga UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

HIPTAR mendesak aparat untuk turun tangan sebelum situasi semakin meresahkan masyarakat.

“Kami meminta Pemkab Tangerang, Satpol PP, dan kepolisian segera melakukan langkah tegas. Kalau terbukti melanggar, Pendekar Bar & Resto harus ditutup. Tidak ada alasan untuk menutup mata,”katanya.

Koordinator aksi, Ihsan, menyebut lemahnya pengawasan menjadi celah bagi usaha hiburan malam untuk melanggar aturan.

“Regulasi sudah jelas, tapi kalau pengawasannya lemah, hasilnya seperti ini. Dugaan miras ilegal, anak di bawah umur diberi akses minuman keras, hingga parkir liar. Ini tidak boleh terus dibiarkan,”ujarnya.

Baca Juga  Arief Harapkan MUI Mampu Bangun Kebersamaan di Tengah Keberagaman Umat

Lanjut, Ia menekankan bahwa PP No. 13 Tahun 2022 memberikan mandat kuat bahwa masyarakat berhak hidup di lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman ketidaknyamanan.

Menutup Pendekar Bar & Resto Gading Serpong apabila terbukti melakukan penjualan miras kepada anak di bawah umur, memperjualbelikan miras ilegal tanpa cukai, dan melakukan pembiaran parkir liar yang mengganggu ketertiban umum.

HIPTAR memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan, tindakan konkret, dan penegakan hukum tanpa tebang pilih.

Aksi ini menjadi alarm keras bagi pemerintah dan aparat penegak hukum agar tidak abai terhadap pelanggaran yang berpotensi merusak tatanan sosial dan keselamatan masyarakat. (Red/qor)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Paska Terkendala Lumpur, Kini Layanan PDAM TB Berangsur Normal 

Kota Tangerang

Dilantik Jadi Rektor, Dr Desri Arwen Resmi Nahkodai Universitas Muhammadiyah Tangerang

Kota Tangerang

Diduga Tak Kantongi PBG, Pemkot Diminta Stop Pembangunan Lawson

Kota Tangerang

Penguatan Aparatur Wilayah, Sekda Dorong Pelayanan Publik Lebih Responsif

Kota Tangerang

KNPI Kota Tangerang Resmi Dilantik, Rano Alfath: Tidak Ada Dualisme!

Kota Tangerang

Penuhi Berbagai Hak Masyarakat, Kemenkumham Ganjar Pemkot Kota Peduli HAM

Kota Tangerang

Jumling di Jatiuwung, Kapolres: Jangan Beri Kesempatan Para Pelaku Kejahatan

Kota Tangerang

Arief : Jaga Integritas dan Akuntabilitas dalam Setiap Pelaksanaan Kegiatan