Home / BANTEN

Jumat, 5 Juli 2024 - 01:07 WIB

TP PKK dan Posyandu Provinsi Banten Gelar Webinar Lansia Sehat

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Posyandu Provinsi Banten menggelar Webinar Lansia Terawat Indonesia Bermartabat dalam rangka Peringatan Hari Lansia Nasional 2024.

Kolaborasi TP PKK Provinsi Banten dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang diikuti oleh para kader PKK dan kader Posyandu Provinsi Banten ini dalam rangka penguatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) terhadap para warga Lansia.

“Webinar Lansia Terawat Indonesia Bermartabat juga dalam rangka memperingati Hari Lansia Nasional Tahun 2024,” ungkap Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (4/7/2024).

“Kita mengusung tema Lansia Sehat, Bahagia, Produktif, Tanpa Pikun,” tambahnya.

Dikatakan, kegiatan itu sebagai bagian dari kepedulian kepada kelompok rentan, Lansia yang merupakan 10 program pokok PKK. Juga mengoptimalkan layanan Lansia yang merupakan bagian dari pelayanan Posyandu saat ini.

“Dua kegiatan ini kita kolaborasikan. Mudah-mudahan dengan inisiasi webinar, nantinya dilakukan pemeriksaan fungsi kognisi, serta pendampingan intervensi melalui aktivitas fisik dengan memanfaatkan lingkungan dan melakukan olahraga senam untuk mencegah pikun,” ucap Tine.

Baca Juga  Salurkan 3.000 Liter Air Bersih, Kapolresta Tangerang Sambangi Warga Sindang Jaya

“Itu bisa menghasilkan Lansia-lansia yang sehat, bahagia, produktif tanpa pikun. Itu semua dikelola di Posyandu. Menggerakkan kader-kader PKK dan Posyandu,” tambahnya.

Dijelaskan Tine, pihaknya akan melakukan intervensi terhadap Posyandu selama dua bulan dengan memberikan model Posyandu percontohan.

“Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan fungsi kognisi masing-masing. Memotivasi para lansia Provinsi Banten untuk intervensi dalam kegiatan fisik maupun pemanfaatan lingkungan,” ungkapnya.

Masih menurut Tine, selain mencegah, upaya itu juga menjadi bagian dari menghambat atau menghentikan apabila lansia sudah terlanjur sakit. Mencegah pikun dan menurunnya aspek kognisi lansia.

Menurut narasumber pertama, Sophie Yolanda, orang sehat bukan hanya secara fisik tapi juga secara mental. Perasaan bahagia, bersosialisasi, dan memungkinkan untuk hidup produktif, minimal tidak membebani.orang lain.

Sedangkan menurut narasumber kedua, Norman Ardian Goenarjo Lansia adalah orang yang sudah memasuki usia 60 tahun. Kalau ada masalah kesehatan menjadi masalah bersama. Sehingga harus dijaga dan dipecahkan. Pada lansia terjadi penurunan kualitas fisik dan fungsinya.

Menurutnya, lansia yang terkena demensia terjadi penurunan kemampuan berpikir dan tindakan. Dengan berolahraga, bisa mengurangi penurunan fisik dan fungsinya dengan berolahraga memperlancar aliran darah sehingga memperlancar pasokan oksigen dan gula. Menjadikan jaringan saraf, pembuluh darah, dan fungsi otak terjaga. Olahraga yang direkomendasikan: aktivitas fisik sedang 150-200 menit/Minggu, intensitas tinggi bisa 75-90 menit/minggu.

Baca Juga  Arief Resmikan Pembangunan Teras Jajan dan Gerai UKM Periuk Jaya

Sedangkan Nurhadi Ibrahim sebagai pembicara ketiga mengatakan, risiko lansia mendapatkan penyakit lebih besar karena aktivitas fisik dan fisiologis menurun. Daya tahan para lansia harus bagus agar tidak mudah tertular penyakit, memiliki fisik lentur, berinteraksi sosial dengan lingkungan, melaksanakan aktivitas hobi, hingga mampu mengeluarkan emosi.

“Aktivitas fisik, mental, dan spiritual tetap bisa dilakukan di usia Lansia. Perlu latihan untuk menjaga, yang penting dalam suasana gembira,” ucapnya.

Usai webinar, TP PKK Provinsi Banten mengajak kader Posyandu dan kader PKK Provinsi Banten menindaklanjuti dengan mendata Lansia di wilayah masing-masing, melakukan kegiatan aktivitas Lansia, mendokumentasikan kegiatan, mencatat di Logbook. Tindaklanjut ini sebagai bagian dari Lomba Lansia Sehat Bahagia Produktif Tanpa Pikun. Aktivita fisik yang dilombakan antara lain: senam, baca, tulis, hafal, kerajinan tangan, berkebun, dan memasak. (ris/rilis)

Share :

Baca Juga

Lebak

Perkuat Sinegritas, Dandim 0603/Lebak Kunjungi Lapas Rangkasbitung

Kota Serang

Dibangun SMSI, Mensos Resmikan Jalan dan 16 MCK di Kota Serang

Pandeglang

Jelang Idul Adha, Warga Perumahan Aura Residance 2 Kompak Giat Gotong Royong

BANTEN

Resmikan Rumah Ibadah di Kepri, Kapolri: Bagian Etalase Kerukunan dan Toleransi Beragama

BANTEN

JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan Buat Aman dan Nyaman Pedagang Pasar Anyar

BANTEN

Sat Binmas Restro Tangerang Kota Gelar Binluh di Ponpes Darul Ulum Neglasari

BANTEN

Main Padel dan Buka Puasa Bersama, Mantan Walikota Tangerang 2013-2023 Bernostalgia Bersama Pokja WHTR

BANTEN

Gubernur Banten Minta Para Ibu Berikan Pengasuhan Anak Dengan Baik