Home / KEPOLISIAN

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:17 WIB

32 Titik Tergenang Banjir, Polrestro Tangerang Kota Turun Langsung Bantu Warga Terdampak

Foto: Kasat Sabhara Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Ubaidillah, SH., Saat Pimpin Bantu Warga Terdampak Banjir.

Foto: Kasat Sabhara Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Ubaidillah, SH., Saat Pimpin Bantu Warga Terdampak Banjir.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG KOTA – Polres Metro Tangerang Kota terus melakukan kesiapsiagaan dan penanganan dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat curah hujan tinggi.

Hingga Kamis, 22 Januari 2026 pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 32 titik banjir dan genangan air tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, bencana hidrometeorologi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun berdampak pada aktivitas masyarakat dan pemukiman warga. Sebanyak 160 orang dari 16 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke beberapa lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh petugas.

Genangan air terpantau di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, hingga Teluknaga. Ketinggian air bervariasi mulai dari 5 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter, dengan kondisi terparah terjadi di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang mengakibatkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui kendaraan roda dua.

Baca Juga  Polisi Edukasi Anak-anak Sekolah Dasar Soal Medsos dan Bullying

Selain banjir, tercatat pula satu kejadian pohon tumbang di wilayah Pakuhaji, tepatnya di Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga. Pohon jenis waru dengan tinggi sekitar 25 meter dan diameter batang 2 meter tumbang akibat cuaca ekstrem dan menimpa dua unit rumah warga. Meski menimbulkan kerusakan materiil, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Polres Metro Tangerang Kota telah mendirikan empat Posko Siaga Bencana, yakni di Polres Metro Tangerang Kota, Kantor Damkar Kecamatan Benda, Kantor Satpol PP Kecamatan Teluknaga, serta di Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Pakuhaji.

Baca Juga  Pimpinan DPRD Rusdi Alam Pastikan, Tidak Ada Pembahasan Zonasi Prostitusi di Kota Tangerang

Upaya penanganan yang dilakukan meliputi evakuasi warga terdampak, pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas di titik-titik rawan, pembersihan pohon tumbang, koordinasi lintas sektor dengan Pemda, BPBD, PLN, serta stakeholder terkait, patroli dan pengamanan rumah kosong, serta pemeriksaan medis dasar oleh puskesmas setempat.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan secara intensif dan akan menyampaikan perkembangan situasi secara berkala setiap satu jam guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Seluruh jajaran tetap siaga dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat hingga situasi benar-benar dinyatakan aman dan kondusif,” tegasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Polri dan Personil Gabungan Amankan Aksi Di DPR/MPR RI, BAWASLU dan KPU RI

KEPOLISIAN

Layani Masyarakat, Unit Lantas Polsek Pakuhaji Gatur Lalin di Pagi Hari

KEPOLISIAN

Ngopi Kamtibmas, Kapolres Metro Tangerang Kota Sapa Warga Sukasari

KEPOLISIAN

Polwan Polsek Cipondoh Gelar Kegiatan Sosial di Pasar Sipon

KEPOLISIAN

Lebih Dari Sepekan, Posko Swab Antigen Polsek Curug Tetap Layani Masyarakat Cek Kesehatan

KEPOLISIAN

Perlombaan Dalmas Polsek Jajaran dan Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota

KEPOLISIAN

Turnamen Futsal Kapolres Cup 2025 di GOR Nambo Karawaci Resmi Ditutup

KEPOLISIAN

Diangkut 19 Bus, 1100 Pemudik Gratis Warmindo PT Indofood Resmi Dilepas Kapolsek Batuceper