Home / Kota Tangerang

Jumat, 13 Agustus 2021 - 07:24 WIB

Pengamat Dinilai Melecehkan DPRD Tangerang Asal Pantura, Encek Sesalkan Pernyataan Miftahul Adib

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Aktivis Pantura Kabupaten Tangerang Ahmed Zaini (Encek) menyesalkan pernyataan Miftahul Adib, seorang pengamat kebijakan publik, yang terkesan merendahkan martabat wakil rakyat di wilayahnya.

Pasalnya, Adib menyebut Jayusman, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang daerah pilih (Dapil) wilayah pantura meliputi Teluknga, Kosambi, Sepatan, Pakuhaji dan Sepatan Timur, diminta datang ke Psikiater untuk memeriksa kejiwaan. Bahkan juga menyebut Jayusman berbicara sambil tidur di dua media online.

Jadi, menurut pria yang akrab disapa Encek, seorang pengamat tidak pantas berstatment tendensius dan menyesatkan publik hingga mencoreng marwah dan martabat wakil rakyat asal pantura Kabupaten Tangerang.

“Pak Jayusman itu wakil rakyat di wilayah kami. Artinya beliau (Jayusman-red) lebih tau kondisi wilayahnya, sampai persoalan tanahpun beliau mengawal sampai selesai. Artinyakan memihak rakyat dan melek,” kata Zaeni, kepada wartawan, Kamis (12/8/2021).

Zaeni menilai Adib diduga ingin menjadi tukang hasut yang mencoba membuat gaduh suasana di wilayah pantura Kabupaten Tangerang. Selain itu, Zaeni juga menduga Adib berupaya membenturkan masyarakat dengan pengembang yang sedang melakukan pembebasan lahan dalam progres pembangunan dengan cara mengekspose di media massa dengan isu-isu mafia tanah.

Baca Juga  Jadi Narsum Talkshow BNPB, Wali Kota Tangerang Sampaikan Progres Penanganan Pandemi

“Model begituan kayak bukan pengamat, tapi tukang kompor (hasut-red) bikin gaduh suasana pantura. Targetnya, saya duga kuat untuk bikin bentrok masyarakat dengan pengembang yang lagi proses pembebasan lahan dan progres pembangunan dengan isu marak mafia tanah di pantura Tangerang,” kata Zaeni.

Padahal, dikatakan Zaeni,  bahwa persoalan tanah overlap sudah ditangani oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang. Sebab, banyak pengadu yang awal merasa dirugikan, sudah dikembalikan hak kepemilikan mereka sesuai keputusan BPN.

“Jadi saya sarankan jangan beropini menyesatkan publik. Dampak dari pernyataan itu, mencoreng nama baik wilayah pantura Tangerang di mata publik,” kata Zaeni.

“Tentu merembet kepada progres pembangunan dengan pernyataan sesaat itu membuat takut masyarakat dan pengembang yang membantu pemerintah dongkrok pertumbuhan ekonomi,” terang Zaeni.

Baca Juga  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Arief Ajak Guru Lakukan Vaksinasi

Oleh karenanya, Zaeni menegaskan kepada Adib Miftahul untuk meminta maaf dan memberikan klarifikasi kepada wakil rakyat daerahnya, karena sudah merendahkan martabat seorang wakil rakyat.

“Kalau dalam waktu 24 jam tidak segera melakukan pernyataan minta maaf dan klarifikasi kepada beliau, warga pantura akan laporkan Adib dan media yang diduga tidak berimbang memberitakan wilayah pantura dengan isu-isu mafia tanah di pantura,” tegasnya.

Dituturkan Zaeni, beberapa hari lalu diketahui bahwa Jayusman melontarkan pernyataan di media massa persoalan tanah yang tumpang tindih atau overlap di wilayah pantura Tangerang, sudah diselesaikan oleh BPN Kabupaten Tangerang.

Selain itu juga, Jayusman merasa risih dengan isu mafia tanah yang dihembuskan pihak tertentu di wilayah pantura Tangerang. Jayusman-pun menyebut tidak ada unsur mafia tanah karena tanah masyarakat yang tumpang tindih kepemilikan masih menguasakan tanah mereka.

(Red/*)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Menyongsong Era Digital Informasi Penerbangan, AirNav Indonesia Inisiasi Workshop Bersama CGX Aero Perancis

Kota Tangerang

Bangun Sinergi Dengan Media, Perumda Tirta Benteng Kunjungi Markas Pokja WHTR

Kota Tangerang

KH Edy Junaedi Tutup Usia, Ini Pesan Beliau ke Wakil Walikota Tangerang

KESEHATAN

One Step Service, Inovasi RSUD Kota Tangerang Berikan Layanan Cepat Hingga Promo

Kota Tangerang

Niat Mencari Kerja ke Kota, 11 Orang Pelamar Diduga Tertipu Oknum Calo

Kota Tangerang

2nd Colour Night Run, Maryono: Pemuda Harus Kompak dan Berdampak!

Kota Tangerang

Memohon Hujan, Wali Kota Bersama Seluruh Pegawai dan Masyarakat Ikuti Salat Istisqa’

Kota Tangerang

Gagas MasstaRun, Sachrudin Salut Semangat Muda yang Berani Beraksi