Home / NASIONAL

Minggu, 15 Agustus 2021 - 17:23 WIB

Viral Dipemberitaan, Petani Sidajaya Rasmin si Buta Huruf Diduga di Paksa Cap Jempol Selembar Kertas

SEKILASBANTEN COM, KABUPATEN SUBANG – Berita yang telah viral dibeberapa media online terkait Rasmin Petani Subang Teriak “Bapak Presiden, Tolong Kami Rakyat Kecilmu”. Diduga mengundang reaksi perangkat Desa.

Rasmin salah satu salah satu Petani yang memiliki kekurangan fisik dan buta huruf dikampung sumur jaya, Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Diduga dipaksa cap jempol di sebuah kertas yang ia tidak mengetahui apa isinya.

Saat ditemui awak media dikediamannya, dirinya mengatakan pada hari kamis sekira pukul 10.00 WIB, dirinya mengaku dijemput salah satu perangkat Desa Sidajaya, selaku RK bernama Ohid.

Setelah sampai di Kantor Desa Sidajaya, Rasmin menemui seorang diri tanpa ada yang mendampingi, akhirnya diruangan sudah ada beberapa orang, diantaranya Kepala Desa Carta, beberapa orang yang mengatasnamakan dari PG 2 Subang, Sakri, Karso bersama seorang pendamping yang diduga mengaku pengacara.

Baca Juga  Cegah Pencurian Rumah Kosong Saat Lebaran, Polsek Curug Bentuk Tim Patroli 3C

“Saya ditanya sambil ditulis oleh salah satu orang yang tidak tau namanya, kalau pak Karso tidak terima, pak Rasmin bisa masuk penjara terkait soal berita yang sudah tayang,” cerita Rasmin kepada awak media saat ditemui di kediamanya, Jumat (13/8/2021) malam.

Rasmin menambahkan, kemudian dirinya disuruh tandatangan yang sudah ditulis dalam kertas yang tidak tau apa isi dalam tulisan kertas tersebut.

“Saya buta huruf tidak bisa baca karena tidak sekolah, disuruh tandatangan, saya enggak bisa, akhirnya saya disuruh cap jempol. nanti yang aslinya buat pak Rasmin ya, saya pegang photo kopinya aja, tapi sampai sekarang tulisan itu belum dikasih,” tutur Rasmin.

Baca Juga  Presiden Jokowi Berikan Arahan Kepada Kepala Daerah Terkait Penanganan Covid-19

Rasmin mengatakan, setelah cap jempol dan hendak pulang Rasmin juga mengaku diberi uang Rp50 ribu sama lurah dan Rp50 ribu sama orang PG 2 Subang buat uang bensin.

Rasminpun mengucapkan terima kasih sudah di berikan uang bensin, khususnya Kepada Kepala Desa Sidajaya, karena baru kali ini ia mengaku menerima uang belas kasihan dari beliau.

Sementara itu, awak media via WhatsApp serta seluller ingin klarifikasi Carta selaku Kades Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, Penulis : Tim Investigasi MPPKabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Namun hingga berita ini kembali ditayangkan, dirinya (Carta -red) diam seribu satu bahasa.

Penulis: Tim Unvestigasi MPP

Penerbit: Redaksi Sekilasbanten

 

Share :

Baca Juga

NASIONAL

PORWANAS XIV Cabang Bilyard Telah di Buka Banjarmasin Utara di Club’ Master Pool

NASIONAL

Pemuda, Mahasiswa dan Buruh Komitmen Kawal Tuntas Pembangunan IKN

NASIONAL

Lewat Virtual Expo & Forum 2021 Kemendagri Dorong Masyarakat Bangga, Cinta dan Pakai Produk Indonesia

NASIONAL

Unjuk Gigi di ICE Medan Sumut, Sachrudin: UMKM Kota Tangerang  Siap Bersaing!  

NASIONAL

Sinar Mas Land Melalui Living Lab Ventures Dorong Pertumbuhan Ekonomi dengan Kemitraan Global di Indonesia Economic Forum 2024

NASIONAL

Music and Art Visa: Visa Jenis Baru yang Permudah Coldplay Konser di Indonesia

NASIONAL

SMSI Pusat Desak Polisi Usut Kasus Penganiayaan Ketua SMSI Madina Terkait Pemberitaan

NASIONAL

Dukung Pengembangan SDM Unggul, PWI Pusat dan Universitas Sahid Jakarta Jalin Kerja Sama