Dimana masalahnya? Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran – Sekilasbanten

Home / KEPOLISIAN

Kamis, 4 April 2024 - 12:02 WIB

Polri Kerahkan 2 Helikopter Jadi Ambulans Udara saat Arus Mudik dan Balik Lebaran

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA — Polri telah menyiapkan 2 unit helikopter yang akan beroperasi menjadi ambulans udara guna menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2024. Dua helikopter dari Direktorat Polisi Udara ini bertugas mengevakuasi korban dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dua helikopter yang dijadikan ambulans udara nantinya akan mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan ke rumah sakit terdekat.

“Ketika misalnya di wilayah-wilayah seperti Merak, Bakauheni, Banten, Jabar, Jateng, Jatim atau daerah lain yang membutuhkan ini bisa dikerahkan,” ujar Trunoyudo saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2024).

Trunoyudo mengatakan, apabila nanti wilayah yang membutuhkan bantuan sulit terjangkau helikopter, maka akan terlebih dahulu tim evakuasi darat yang mendeket dengan lokasi penjemputan helikopter.

Baca Juga  Gelar Baksos Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Kapolres Sapa Masyarakat di Pasar Lama Tangerang

Kemudian, helikopter akan menuju rumah sakit terdekat dan memiliki landasan helikopter. Kalaupun nantinya ada rumah sakit terdekat tak memiliki landasan helikopter, maka dicari landasan terdekat yang memungkinkan helikopter untuk mendarat dan kembali dilanjutkan dengan evakuasi jalur darat menuju rumah sakit.

“Kami tidak berharap apapun, tetapi dalam hal ini Polri mengantisipasi. Dalam Operasi Ketupat 2024 kita ada Satgas Banops dan di sini ada dokter, perawat dan crew dari helikopter,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2024, Polri mengedepankan upaya preemtif dan preventif. Pengerahan helikopter menjadi ambulans udara adalah salah satu langkah preventif dan preemtif mengantisipasi kejadian-kejadian yang membutuhkan percepatan.

“Karena percepatan di sini adalah yang paling memungkinkan untuk mengevakuasi korban yang membutuhkan pertolongan dengan kecepatan,” ucapnya.

Baca Juga  Jadi Irup di SMP N 2 Tangerang, Kanit Binmas Polsek Tangerang Ajak Tanamkan Disiplin Sejak Dini Kepada Siswa

Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan, Satgas Banops pun sudah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit terkait pengerahan helikopter menjadi ambulans udara. Diantaranya adalah RSPAD Gatot Subroto, RSCM, RSP Pertamina, RS Siloam, RSUD Cengkareng, RS Medistra, RS Polri Soekanto, RSUD Koja, RS EMC Cempaka Putih dan rumah sakit di seluruh wilayah jalur pemudik.

Adapun personel yang akan dikerahkan dalam satu helikopter ini yaitu 3 crew dan 2 tenaga medis. Nantinya helikopter ini akan standby dan siap dihubungi ke lokasi yang membutuhkan bantuan.

“Skemanya nanti dari Posko Operasi Ketupat yaitu Command Center di Korlantas, di KM 29 dan KM 188 yang akan menentukan pergerakan apabilan membutuhkan pertolongan pengerahan helikopter ini,” ucapnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Polresta Bandara Soekarno-Hatta Gelar Safari Ramadhan

KEPOLISIAN

Polsek Curug Bakti Sosial Bagikan Paket Sembako Sambut Hut Bhayangkara Ke-77

KEPOLISIAN

Masa Kampanye Pilkades di Teluknaga, Kapolrestro Tangerang Kota Ingatkan Cakades Jaga Kondusifitas Wilayah

KEPOLISIAN

Laksanakan Giat Tarling, Ini Pesan Kasatbinmas Polres Metro Tangerang Kota

KEPOLISIAN

Ops Ketupat Jaya 2024, Si Dokkes Polrestro Jaktim Berikan Pelayanan Kesehatan ke Pospam

KEPOLISIAN

Cek Pos Ronda hingga Ngopi Bareng, Cara Kapolres Tangerang Kota Jaga Kamtibmas

KEPOLISIAN

Pandemi Covid-19, Kapolsek Curug Berikan Bantuan Berupa Beras Ke Ibu-ibu Pengajian

KEPOLISIAN

Jadi Irup di SMP N 2 Tangerang, Kanit Binmas Polsek Tangerang Ajak Tanamkan Disiplin Sejak Dini Kepada Siswa