Home / Kabupaten Tangerang

Senin, 14 Juli 2025 - 17:49 WIB

Tangan Kanan Bos Kontraktor Malah Lontarkan Kata-Kata Melecehkan Usai Diingatkan Teknis Pengerjaan Uditch di Legok Indah

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Proyek Uditch yang berada di RT/02 RW/14 Perum Legok Indah, Kelurahan Babakan, Kecamatan Legok diduga dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Senin, (14/07/2025).

Dari hasil pengamatan LSM LipanHam bahwa kontraktor yang melaksanakan proyek uditch tersebut diduga tidak menguasai teknis. Pasalnya area yang kondisinya digenangi oleh air tidak dilakukan pengurasan terlebih dahulu sebelum pemasangannya.

Secara otomatis dalam kondisi lokasi seperti itu sangat tidak memungkinkan untuk menggunakan dudukan mortar. Mengapa demikian, itu adalah indikasi kecurangan yang dilakukan kontraktor untuk menyiasati serta meminimalisir pengeluaran modal, sehingga mereka enggan menyediakan alat penyedot air dan menghemat waktu pengerjaan.

Saat dijumpai, salah seorang pekerja menyebutkan bahwa pelaksana dari proyek uditch pagu anggaran Kecamatan Legok ini ialah seseorang bernama Usup.

Baca Juga  Dandim 0510 Tigaraksa Pimpin Sertijab Danramil 11 Pasar Kamis

“Punya bang Usup, tahu kan, sudah langsung ke dia saja,” ungkap pekerja yang tidak ingin menyebutkan namanya.

Sementara, Seseorang yang akrab disapa Bejo yakni orang kepercayaan kontraktor saat dikonfirmasi oleh LSM LipanHam untuk mengingatkan teknis kerja, dirinya justru terkesan melontarkan kata-kata yang sedikit melecehkan.

“Lu bantu kuras biar air nya kering, kata bos, dari pada lu muter terus,” papar Bejo seakan-akan menghinakan profesi sosial kontrol.

Menyikapi hal ini, LSM LipanHam DPD Provinsi Banten, Jepri mengecam keras perkataan perwakilan kontraktor tersebut yang dinilai sangat merendahkan profesi sosial kontrol.

Baca Juga  Nekat Palsukan Surat Keterangan Dokter, Dua Orang Pelaku Diamankan Polsek Benteng

“Bukannya mikir diingatkan, malah nyuruh kita buat nguras, benerin dulu teknisnya, jangan asal jeplak kalau ngomong,” ucap Jepri kepada wartawan.

Dikatakan Jepri, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang baru pulang Berhaji, Nurbaiti saat dikonfirmasi dirinya malah enggan buka suara, cenderung bungkam dan mandul atau menolak menjalankan tugas serta fungsinya.

“Habis pulang Haji harusnya lebih amanah dan koreksi diri, ini kok sama aja sikapnya, jadi pejabat yang tegaslah jangan mau diatur oleh pemborong, takut apa gimana, apa udah dapet sesuatu makanya nggak mau respon,” imbuhnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kecamatan Legok belum dikonfirmasi. (ris)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Persoalan Overlap Tanah Pantura Tangerang Sudah Selasai, Kades Babakan Asem: Dibuat Sertifikat Sekalian

Kabupaten Tangerang

Ini Penjelasan Kepala Sekretariat BPC Hipmi Kabupaten Tangerang, Terkait Rencana Muscab Pada Maret Mendatang

Kabupaten Tangerang

Halal Bihalal, Kapolresta Tangerang Ucapkan Selamat Idul Fitri Kepada Anggota Kodim 0510/Tigaraksa

Kabupaten Tangerang

Jelang Pemilu 2024, Waka Polresta Tangerang Cek Gudang Logistik KPU

Kabupaten Tangerang

Terus Bersinergi, Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Tangerang Gelar Rapat dan Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing

Kabupaten Tangerang

Naas, Satu Orang Diduga Tewas Akibat Longsor Proyek Instalasi Pipa Perumda TKR

Kabupaten Tangerang

Bendera Lusuh dan Robek Berkibar di pos PDI Perjuangan Kutabaru

Kabupaten Tangerang

Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang Bagikan Masker