SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Ribuan jemaah memadati area Pondok Pesantren Assalam, di Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9) malam.
Mereka hadir untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah sekaligus Haul Almaghfurlah Abah KH. Miftahussalam ke-6 bertajuk “Al-Ikhlas Assalam Bersholawat”.
Lantunan sholawat menggema sejak selepas Isya berjamaah. Acara yang diiringi Hadroh Majelis Az Zahir Pekalongan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, Habib Ali Zaenal Abidin Assegaf, hingga sederet habaib dan Kyai hingga Wakapolda Banten serta Kapolresta Tangerang.
Ketua Panitia, Gus Arief mengatakan, peringatan Maulid dan Haul ini menjadi momentum untuk mengenang jasa serta perjuangan Abah KH. Miftahussalam dalam syiar agama.
“Persiapan acara telah dilakukan selama hampir dua bulan dengan melibatkan santri dan pelajar. Karena di sini kami memiliki lima lembaga yakni; yayasan SMA, SMP dan SMK,” ujar Gus Arief kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Pengasuh Ponpes Assalam Kemiri, Gus Lutfi Saat Menyampaikan Sambutan.
Menurut Gus Arief, pelibatan santri sebagai panitia sengaja dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran sosial agar mereka terbiasa bermasyarakat dan memberi manfaat ke depannya.
“Selama perjalanan menjadi panitia, Alhamdulillah kita tidak ada kesulitan karena kita di sini semuanya saling bahu-membahu saling bantu-membantu,” katanya.
Terkait pengamanan, Gus Arief mengungkapkan aparat gabungan diterjunkan untuk memastikan acara berjalan aman.
“Untuk estimasi jemaah sendiri yang hadir kurang lebih hampir empat ribu orang. Untuk keamanan dari kepolisian sebanyak 117 personil dan Koramil lima personil dan Satpol PP 15 personil,” jelasnya.
Gus Arief berharap melalui momentum Maulid dan Haul ini, yayasan, pesantren, dan sekolah yang ada di bawah naungan Al-Ikhlas Assalam dapat terus maju dan santrinya semakin bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga berpesan agar jemaah yang hadir dapat membawa keberkahan dari lantunan sholawat yang dibacakan bersama.
“Supaya pulang membawa keberkahan dari selawat itu,” ucapnya.
Gus Arief turut menyampaikan terima kasih atas dukungan Menteri Agama RI yang dinilai sangat mensuport perkembangan yayasan.
“Pak Menteri itu sangat baik, Pak Menteri itu sangat membantu sekali. Alhamdulillah saat ini Pesantren kami banyak sekali perubahan,” pungkasnya. (Gn)

























