Home / NASIONAL

Selasa, 30 Maret 2021 - 22:11 WIB

Airin Resmikan Puskesmas Ciater

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN  – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meresmikan Puskesmas Ciater, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Senin (29/3).

Dengan diresmikannya Puskesmas Ciater, Kini Tangsel sudah memiliki 32 puskesmas.

“Ini semua atas kerjasama dinas terkait sehingga bisa membangun 32 puskesmas. Dan masih ada dua lagi yang masih tahap pembangunan di tahun ini di Nusaloka dan Lengkong karya,” ujarnya saat memberikan sambutan peresmian puskesmas Ciater.

Airin menyatakan Puskesmas Ciater, yang hari Selasa (30/3) ini mulai beroperasi, bukan puskesmas rawat inap tapi rawat jalan. Tahun ini, pihaknya juga membangun Labkesda. Untuk menunjang kinerja tenaga medis untuk mendiagnosa penyakit.

“Mudah-mudahan akan maksimal menyembuhkan masyarakat,” ucapnya. 

Ia menambahkan bertambahnya puskesmas diharapkan pendekatan pelayanan masyarakat bidang kesehatan bisa maksimal. Untuk itu, Pemkot berupaya untuk terus melakukan penambahan sarana dan prasarana.

Baca Juga  Antisipasi Sejak Dini, Sekolah Triguna Utama Ciputat Adakan Rapid Test

“Kami sering temui permasalahan yang disampaikan masyarakat persoalan kesehatan. Orang kaya bisa jatuh miskin saat sakit. Orang sakit sangat membutuhkan perhatian. Jadi, oleh karena itu, Saya dan Pak Ben (Wakil Walikota) selama dua priode memprioritaskan anggaran dan kebijakan dibidang kesehatan. Karena sekali lagi, Kita pemerintah harus hadir dalam pelayanan masyarakat,” terangnya.

Walikota dua periode ini, menuturkan tenaga medis kerap menjadi sasaran komplain masyarakat. Untuk itu keterbatasan fasilitas Kesehatan dan sumber daya manusia (SDM) secara bertahap dilengkapi.

Orang datang ke rumah sakit berbeda dengan ke mal, tentu membawa penyakit, sedang dalam kesusahan sehingga sangat sensitif.

Akhirnya, banyak keluhan yang dilaporkan mengenai tidak ramahnya petugas medis baik di puskesmas dan rumah sakit.

“Saya sadar betul, dedikasi dan pegabdian luar biasa yang dilakukan tenaga medis yang luar biasa tanpa mengenal lelah tetap memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya.

Baca Juga  Penerapan UU ITE, Ketum SMSI Firdaus Dukung Kapolri Utamakan Langkah Damai

“Puskesmas, hari ini dan kedepan, menjadi yang terdepan dalam promotif dan preventif dalam pelayanan Kesehatan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dr. Alin Hendarlin menyatakan Puskesmas Ciater diperuntukkan untuk non rawat inap dengan 22 tenaga kesehatan terdiri 17 medis dan 5 penunjang lainnya. Fasilitas yang dimiliki Unit Gawat Darurat (UGD), Poli dan Laboratorium.

“Jadi, puskesmas ini bukan untuk rawat inap. Untuk persalinan bisa, tapi paling lama observasi maksimal 8 jam. Apabila terjadi kejadian diluar jam operasional akan dioper ke Puskesmas rawat inap terdekat,” singkatnya.

(Rik/*)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Menteri Tjahjo: Pemimpin Harus Beradaptasi dengan Teknologi

NASIONAL

Tak Ada Sanggahan Masyarakat, Finalis KIPP Menuju Tahap Presentasi dan Wawancara

NASIONAL

Trafo Listrik Pondok Pucung Terbakar Dan Menjalar Ke Kabel Lain

NASIONAL

Persiapkan Pola Hidup Sehat untuk Menuju Endemi Covid-19

NASIONAL

PWI Pusat Memproses Kerja Sama Pengadaan Rumah untuk Anggota

NASIONAL

Cek Penegakan Prokes, Panglima TNI Bersama Kapolri Kelilingi Dua Pasar di Bali

NASIONAL

Jelang Peresmian, Menteri PUPR Periksa Kesiapan Tol Cengkareng – Batuceper – Kunciran dan Tol Serpong Cinere

NASIONAL

BKPM Gandeng HIPMI Fasilitasi Kemitraan Investor Besar dengan UMKM