Home / Kota Tangerang

Minggu, 20 November 2022 - 19:53 WIB

Aktivis Minta PUPR Blacklist Pelaksana Pekerjaan Drainase Dinilai Asal Jadi

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Aktivis Lingkungan soroti bungkamnya Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atas pembangunan saluran drainase lingkungan senilai Setengah Miliar di Jalan Kampung Kelapa Indah di RW 03 Kelurahan Cikokol Kecamatan Tangerang. Menurutnya, Dinas PUPR Kota Tangerang harus tegas membalcklist pelaksana PT Alina Utama Karya yang pekerjaannya diduga tidak sesuai spesifikasi.

Hal itu disampaikan Aktivis Lingkungan, Ade Yunus yang dikenal kritis yang kerap mengevaluasi kajian persoalan banjir dan sangat concern genangan ini, ia meminta Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang tidak bungkam memberikan ketrangan atau alasan apapun dalam hal pengawasan proyek kepada wartawan dan jajarannya tidak lengah dalam melakukan pengawasan.

“Banjir dan genangan bukan setahun dua tahun, sudah lama kita saksikan, masa kita tidak belajar, bahwa persoalan genangan salah satunya adalah pada saluran drainase yang dikerjakan secara asal-asalan, jadi mestinya pengawasannya lebih ketat bukan justru malah longgar,” ungkap Ade kepada wartawan, Minggu (20/11/2022).

Baca Juga  Sachrudin  Minta, Setiap Anggaran Harus Bermanfaat bagi Masyarakat

Menurutnya, melihat dari banyaknya genangan di wilayah Kota Tangerang dan banjir akhir-akhir ini mestinya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bisa belajar bahwa salah satu penyebabnya adalah Persoalan drainase yang dikerjakan secara asal-asalan.

“Porprov jangan jadi alasan, sudah ada panitianya, pengawasan ketat harus dilakukan dalam pekerjaan drainase, persoalan banjir dan genangan itu harus diurut dari hulunya, mulai dari perencanaan, pengawasan sampai pelaksanaan proyek drainase. Kalau pengawasan dan pekerjaan seperti ini, maka wajar saja banyak genangan akibat pekerjaan drainase yang asal-asalan,” sindir Aktivis Lingkungan yang familiar disapa Kang Ade.

Untuk itu, Kang Ade meminta kepada Dinas PUPR Kota tangerang untuk segera mengambil langkah tegas ,menegur pengawas dan pelaksana proyek yang mengerjakan Drainase tersebut, bahkan bila perlu pelaksana diblacklist.

Baca Juga  Dukung Soft Opening Kharisma Bahari Otentik 2, Ketua SMSI Kota Tangerang Kirim Karangan Bunga

“Sekali lagi jangan main-main dengan pekerjaan drainase, ini tentang mencegah genangan yang berpotensi banjir, kalau justru menimbulkan genangan, semua pihak harus bertanggung jawab dan jelas berpotensi jadi temuan inspektorat dan BPK, ini duit rakyat dan bukan nilai yang kecil, jangan main-main,” tegas Pria Berkacamata.

Bila dikemudian hari tidak ada perbaikan dan melanjutkan pekerjaan drainase asal-asalan, kata Kang Ade, berpotensi terjadi kerugian negara dan pihaknya tidak segan-segan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum.

“Kalau merugikan negara, jelas Kita laporkan,” pungkasnya. (Red/SL)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Jum’at Curhat di Karawaci, Kapolres Ajak Warga Perangi Tawuran dan Narkoba

KEPOLISIAN

Antisipasi Kerawanan Pemilu 2024, Polres Metro Tangerang Kota Gelar Rakor Lintas Sektoral

Kota Tangerang

JPO Tak Kunjung Dibangun, Dewan DPRD Kota Tangerang Sayangkan Pemkot Terkesan Acuh

Kota Tangerang

Dilaporkan LSM, Haji Endas Minta Polisi Cari Penyebar Chat

Kota Tangerang

Pasar Anyar, Sudah Bagus!” Warga Tak Sabar Tunggu Pasar Anyar Segera Dibuka

Kota Tangerang

Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis bagi Pemudik, Jamin Keamanan 24 Jam

Kota Tangerang

Angkot Ber AC Gratis, Wali Kota Resmikan Penambahan 4 Koridor Operasional Angkutan Kota Si Benteng
Mahasiswa KPN – Universitas Mercu Buana Lakukan Kegiatan KPN Untuk Menggali Kompetensi dan Pola Pikir Anak-Anak SD dan SMP di Panti Asuhan Pintu Elok

BANTEN

Mahasiswa Universitas Mercu Buana Laksanakan Kuliah Peduli Negeri di Panti Asuhan Pintu Elok