Home / KEPOLISIAN / PEMERINTAHAN

Senin, 23 Agustus 2021 - 23:18 WIB

Berikan Izin Liga 1 dan 2, Kapolri: Prokes Harus Ketat dan Tanpa Penonton

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (23/8/2021). Pertemuan ini guna membahas izin penyelenggaraan liga 1 dan 2 yang sempat terhenti karena pandemi Covid-19.

Terkait pertemuan tersebut, Kapolri menyampaikan bahwa Polri memberikan persetujuan terkait dengan perizinan untuk dilaksanakan penyelenggaraan liga 1 maupun liga 2 pada hari Jumat (27/08).

Namun, orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini menegaskan bahwa pelaksanaan liga harus diimbangi dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Tentunya tetap harus melaksanakan prokes yang ketat. Oleh karena itu, kita sepakat dan ini sudah disetujui oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), para pemilik klub, serta liga 1 dan 2. Kami juga minta disepakati oleh rekan-rekan pemimpin suporter bola, penyelenggaraan kali ini kita kawal pelaksanakannya tanpa penonton,” kata Sigit.

Pemberian izin ini, kata Sigit, berdasarkan hasil asesmen terkait dengan laju pertumbuhan Covid, kemudian asesmen terhadap situasi BOR (Bed Occupancy Rate) dan penurunan di beberapa wilayah.

“Berdasarkan hasil asesmen yang dilaksanakan oleh Kemenkes, salah satunya adalah melonggarkan kegiatan olahraga dan tentunya dengan berbagai macam pembatasan,” ungkap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini pun menjelaskan beberapa aturan dan prokes ketat yang harus diikuti dalam pelaksanaan liga 1 dan 2.

“Pemain dan official yang akan melaksanakan pertandingan, harus sudah dua kali vaksin dan jumlah official dibatasi,” ucapnya.

“Saat satu hari sebelum pertandingan harus dilakukan pemeriksaann PCR untuk pastikan bahwa pemain maupun offisial dalam kondisi negatif dari Covid,” tegas Sigit.

Kemudian, lanjut Sigit, selesai pertandingan kembali dilaksanakan pemeriksaan swab PCR ataupun atigen. Selanjutnya di lokasi penyelenggaraan pasang aplikasi peduli lindungi, sehingga aplikasi ini bisa digunakan untuk membantu pengecekan terkait aturan prokes.

“Ini sudah menjadi kesepakatan dan wajib dipatuhi. Karena, kita masih menjaga agar laju pertumbuhan Covid betul-betul bisa diminimalkan. Namun, disatu sisi kita maklum dan memberikan kelonggaran agar kegiatan masyarakat bisa mulai beraktivitas sehingga semuanya bisa berjalan,” tuturnya.

Meskipun telah memberikan izin, Sigit menegaskan, pelaksanaan liga 1 dan 2 akan tetap dievaluasi. Hal ini untuk memastikan apakah pelaksanaan liga 1 dan 2 tidak meningkatkan kembali angka Covid-19 di Indonesia.

“Jadi 3 kali kegiatan akan kita evaluasi. nanti kalau ternyata dari hasil evaluasi kita lihat bahwa tidak terdampak, maka minggu berikutnya akan kita tentukan terkait dengan penambahan lokasi pertandingan ataupun kebijakan-kebijakan lain, untuk memberikan kesempatan kegiatan ini akan terus berlanjut,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten ini mengimbau untuk para suporter dan penonton untuk menyaksikan pertandingan dari rumah melalui media, baik televisi maupun media yang memanfaatkan teknologi.

“Harapan kita itu betul-betul bisa dilaksanakan agar tidak mengganggu klub, karena memang ada kesepakatan. Kalau kemudian ini dilanggar, ada sanksi bagi klub, mulai dari sanski yang bersifat administrasi hingga klub tersebut tidak boleh mengikuti pertandingan,” tandasnya.

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyampaikan, pertemuan dirinya dengan Kapolri untuk mendiskusikan penyelenggaraan kompetisi liga 1 dan 2 yang sudah terhenti selama 1 tahun.

“Tentu kita tidak bisa berdiam diri. Kita sangat sadar sekarang suasananya masih dalam situasi pandemi, tapi pandemi ini tidak boleh membuat kita tidak berkegiatan. Aspirasi masyarakat juga meminta kegiatan sepak bola ini bisa harus segera digulirkan, karena mereka yang sekarang sedang di rumah butuh tontotan,” ungkapnya.

Disamping itu, kata Zainudin, pemerintah mempunyai kepentingan untuk pembentukan tim nasional karena pada tahun 2023 nanti, Indonesia menjadi tuan rumah World Cup U-20.

“Tentu, pembentukan timnas ini kita butuh kompetisi. Tanpa kompetisi tidak mungkin kita akan ada tim nasional yang baik atau talenta-talenta yang akan termonitor,” katanya.

Zainudin menambahkan, berbagai pertimbangan sudah dirapatkan dengan pihak satgas, Mabes Polri dan berbagai pihak terkait pelaksanaan penyelenggaraan liga 1 dan 2. Hasilnya, Polri memberikan izin dengan catatan penerapan prokes yang ketat.

“Nanti dari pihak Polri yang akan juga menjaga supaya kepatuhan terhadap pelaksanaan prokes akan dilaksanakan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Eno).

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Pembukaan STQ Tingkat Kelurahan Curug Kulon

KEPOLISIAN

Warga Apresiasi Polrestro Tangerang Kota Cepat Tangkap Pelaku Curanmor, Motor Dikembalikan Gratis

KEPOLISIAN

Ditbinmas Polda Metro Jaya Melaksanakan Suling di Masjid As Sholihin Manggarai

KEPOLISIAN

Pencegahan Kejahatan di Tengah Malam Polsek Curug Galakan Patroli

Kabupaten Tangerang

Kasus Korban Konten Berakhir Damai, Pengacara dan Keluarga Korban Ucapankan Terimakasih ke Kapolresta Tangerang

KEPOLISIAN

Tingkatkan Kesiapan PAM Pemilu 2024, Polsek Pasar Kemis Latih Linmas

KEPOLISIAN

Perayaan Imlek, 727 Personil Gabungan Amankan 30 Vihara dan Klenteng di Tangerang

PEMERINTAHAN

Rekruitment PT PITS, Kecele Warga Tangsel Siap-Siap Ke Ombudsman