Home / Kota Tangerang

Senin, 22 November 2021 - 19:20 WIB

BPBD Minta Masyarakat Waspada Ular Bermunculan di Musim Hujan

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Sejumlah wilayah di Indonesia tak terkecuali Kota Tangerang mulai memasukin musim hujan. Selain curah hujan yang meningkat, masyarakat juga harus waspada karena musim ini jadi fase ular khususnya kobra untuk bertelur. Ini merupakan siklus normal dalam kehidupan ular yang tentunya harus diwaspadai masyarakat.

Hal itulah yang diungkapkan Ghufron Falveli, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang. Ia mengungkapkan, fenomena ular bermunculan di permukiman warga kala musim hujan marak terjadi. Puncaknya biasanya terjadi antara Oktober hingga Desember, ular akan mencari tempat yang ideal untuk menetaskan telurnya.

Berdasarkan data BPBD, sepanjang 2021 sudah 86 kasus ular ditangani. Pada tiga bulan terakhir, September tiga kasus, Oktober 10 kasus dan November dengan lima kasus.

Baca Juga  Tutup BPBD Badminton Cup, Wakil Pesan Untuk Terus Jaga Kekompakkan

“Biasanya, secara perlahan angkanya akan terus meningkat. Puluhan ular tersebut bahkan ada yang masuk ke pemukiman hingga meresahkan warga. Hal ini terjadi karena tempat atau lingkungan kotor dan juga habitatnya terganggu. Hingga akhirnya, keluar dari habitat untuk mencari makan,” ungkap Ghufron, Senin (22/11/21).

Gufron pun memberikan kiat bagi masyarakat Kota Tangerang mencegah ular menetaskan telurnya di area rumah. Mulai dari harus sering membersihkan rumah, memberi wangi-wangian yang menyengat. Selain itu, sistem sirkulasi dan sinar matahari yang masuk ke dalam rumah juga harus diperhati8kan, agar tidak ada area lembap dan gelap di dalam rumah.

“Sinar matahari masuk ke rumah, ventilasi bagus, sirkulasi ada sehingga tidak ada kelembapan. Tidak usah menabur garam, katena garam tidak efektif,” imbuhnya.

Baca Juga  Rame Jasa! Jalan Sehat Meriahkan HUT RI di Kota Tangerang

Ia pun menyarankan, supaya masyarakat tidak menumpuk barang-barang bekas sehingga tidak menciptakan lubang atau ruang yang dapat digunakan ular untuk bertelur. Pastikan membuang sampah setiap hari secara rutin.

“Jangan biarkan sampah tegeletak lama, dan mengundang tikus. Itu akhirnya men-trigger bahwa ular itu mencari mangsa karena dia mengikuti bau si tikus. Jika ternyata di rumah ditemukan sarang ular jangan tidak panik, tetap waspada dan laporkan ke tim BPBD untuk mengevakuasi secara aman,” katanya.

Sebagai informasi, masyarakat bisa melaporkan kasus ular atau hewan berbahaya lainnya lewat emergency call center di 112 atau nomor piket 24 jam BPBD di 021-5582144. (Gn/Put)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Rapat Paripurna, Wali Kota dan DPRD Sepakati Penetapan Raperda Protokoler

Kota Tangerang

Melalui Formasjid, Arief Harap Pemberdayaan dan Aktifitas Masjid Lebih Tersyiarkan

Kota Tangerang

Usulan Makam Syekh Buyut Jenggot Jadi Cagar Budaya Masih Dalam Kajian, Andri S. Permana: Kita Hormati Proses Yang Sedang Berjalan

Kota Tangerang

Peringati HUT ke –7, Hotel Pakons Prime Bagi-Bagi Kacamata dan Festival UMKM

Kota Tangerang

Pesta Diskon Kemerdekaan Dimulai, Warga Kota Tangerang Bisa Nikmati Diskon Pajak hingga 45 Persen

Kota Tangerang

Dr. Nurdin Didaulat Jadi Narasumber Healthy Cities Summit ke-6

Kota Tangerang

Pemkot dan Bulog Kolaborasikan Operasi Pasar dan Vaksinasi Covid-19 

Kota Tangerang

Mahasiswa UNIS Syekh Yusuf Tangerang Gelar Pemeran Jurnalistik 2025 Bertajuk ‘Mengetuk Nurani’