Home / NASIONAL

Jumat, 19 Maret 2021 - 15:23 WIB

Diduga Wartawan Dipukuli Polisi, Ketua PWI Sultra Sarjono Angkat Bicara

SEKILASBANTEN.COM, KENDARI – Pasca Demonstrasi yang terjadi di depan Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Kendari, yang berujung anarkis, dimana salah satu wartawan media cetak Berita Kota Kendari (BKK), diduga mendapat pukulan dari beberapa oknum polisi yang saat itu sementara bertugas pengamanan, Kamis (18/3/2021).

Terkait hal itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Sarjono, angkat bicara.

Menurut Sarjono, perbuatan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tidaklah sepantasnya dilakukan. Apalagi sampai memukuli seorang wartawan, yang pada saat itu tengah melakukan kerja jurnalistik.

Saat Pandemi Situasional penanganan aksi yg berimplikasi resiko bagi awak media tidak dapat menjadi alasan pembenaran terjadinya kekerasan terhadap wartawan.

Baca Juga  Jaga Stabilitas Pangan Jelang HBKN, Pemerintah Kerahkan Satgas Saber Awasi Harga, Keamanan dan Mutu Pangan

“Pimpinan Polri harus mempertanggungjawabkan kekerasan anggotanya,” tulis Sarjono, di group whatsApp PWI Sultra.

Sebelumnya Lembaga Pemerhati Keadilan Sultra (LPKS) melakukan demonstrasi di depan Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, menuntut Pokja dan BLK membatalkan hasil lelang pekerjaan Workshop Las dan Workshop Otomotif Mobil.

Tapi sayangnya, Aksi tersebut berujung anarkis. Dimana oknum aparat kepolisian terlihat mengeroyok salah satu demontran. Bahkan wartawan pun yang tengah meliput juga tak luput dari aksi amukan aparat, hingga terjadi pemukulan.

Aksi ricuh tersebut dipicu saat demonstran dan aparat kepolisian yang mengamankan jalannya aksi terlibat adu mulut, hingga berujung kejar-kejaran di jalan raya.

Baca Juga  Gandeng Wartawan, Polres Metro Tangerang Kota Berbagi Takjil Gratis dan Himbauan Mudik ke Masyarakat

Akibatnya, salah seorang demonstran bercelana krem berbaju abu-abu yang tak diketahui identitasnya terkapar di tengah jalan, lantaran dikeroyok oleh beberapa anggota kepolisian.

Aksi demonstrasi yang menuntut Pokja dan BLK Kendari membatalkan hasil lelang pekerjaan Workshop Las dan Workshop Otomotif Mobil itu awalnya berlangsung damai.

Kericuhan timbul ketika massa mencoba melakukan aksi bakan ban di depan gerbang kantor BLK Kendari namun dihalang-halangi oleh aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

(Red)

Sumber: Sultra.com

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Music and Art Visa: Visa Jenis Baru yang Permudah Coldplay Konser di Indonesia

NASIONAL

Serahkan Kunci Rumah Subsidi, Menteri PKP : Program Ini Bukan untuk Membungkam Wartawan

NASIONAL

Radikalisme dan Tiga Tantangan Bangsa yang Harus Dilawan ASN

KAMTIBMAS

Masyarakat Diminta Lapor ASN Nekat Mudik Lebaran

NASIONAL

Pendaftaran Segera Dibuka, Berikut Pedoman Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021

NASIONAL

Menuju Evaluasi SPBE 2021, Kementerian PANRB Persiapkan 173 Kandidat Asesor Eksternal

NASIONAL

Integrasi Data dan Keterhubungan Layanan, Syarat Mutlak Menuju Pemerintahan Cerdas

NASIONAL

Kementerian PANRB Siapkan Arsitektur SPBE Nasional dan Internal