Home / Kota Tangerang

Minggu, 23 Januari 2022 - 20:23 WIB

Hindari Pungli, Pedagang Minta Pemkot Segera Ambil Alih Pasar Lama

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Pedagang Pasar Lama, meminta Pemkot Tangerang segera melakukan penataan untuk menghindari pungutan liar (pungli). Karena, untuk menyewa lapak di Pasar Lama oknum pungli mematok tarif Rp 5 juta, dan itu membuat pedagang atau penyewa keberatan.

Tidak hanya tarif sewa, oknum pungli pun juga menarik tarif uang yang lain. Seperti yang kebersihan, uang keamanan dan juga listrik. Jika dikelola oleh Pemkot, kemungkinan tidak ada tarif yang membuat berat para pedagang.

Munawar salah satu pedagang Pasar Lama mengatakan, pada saat ingin berjualan di Pasar Lama, dirinya di tawarkan tarif sewa lapak sebesar Rp 5 juta. Tetapi, sewa tersebut belum dengan tarif lainnya. Harusnya, dengan tarif seperti itu sudah termasuk yang lainnya.

“Saya sewa lapak di Pasar Lama Rp 5 juta, dan itu ada bukti kwitansi dan juga perjanjian diatas matrai. Sebenarnya berat, karena belum lagi ada tarif yang lain. Harusnya, dengan tarif sewa seperti itu tarif lain jangan dibebankan,”ujarnya kepada wartawan di kawasan Pasar Lama, Minggu (22/1/2022).

Baca Juga  Dua Pemuda/I Wakili Kota Tangerang ke Kancah Nasional dan Internasional, Pj : Bawa Harum Kota dengan Prestasi yang Menginspirasi

Munawar menambahkan, sebelumnya Pemkot Tangerang pernah mengumpulkan para pedagang Pasar Lama untuk sosialisasi pengelolaan. Dan itu, sangat membantu para pedagang karena tidak membebankan.

“Kita tinggal tunggu diambil Pemkot, karena ketika diambil alih Pemkot tidak ada tarif lain. Bahkan, rencananya akan ditata agar tidak semerawut. Kalau dilihat, sebelah sisi kiri jalan dari pintu masuk ada pedagang yang berjualan dan itu membuat nyaman,”paparnya.

Tidak hanya Manuwar, Aprilia pedagang minuman juga mengeluhkan adanya pungli, pasalnya ada oknum yang menarik tarif uang keamanan, kebersihan dan listrik sebesar Rp 90 ribu perminggu.

Baca Juga  PPDB SMAN Tahun 2022/2023 Alami Pembaharuan

“Tarif segitu bagi saya sangat besar, karena di awal sudah sangat besar. Harusnya, tarifnya di perkecil agar kita tidak keberatan,”ungkapnya.

Sementara itu, Yuli calon penyewa lapak di Pasar Lama merasa kaget dengan tarif yang sangat besar untuk sewa lapak. Pasalnya, saat ingin menyewa lapak untuk berjualan kopi dirinya ditawarkan tarif Rp 7 juta dan belum tarif lainnya.

“Kalau tarif segitu saya tidak mau, mahal sekali. Kita bayar Rp 7 juta, belum tarif lainnya dan itu berat sekali kalau kita berjualan. Harusnya, jangan tarif besar karena Pasar Lama ini tempat wisata kuliner,”tutupnya. (frwt)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Menara Masjid Al-A’Zhom Kota Tangerang Bergoyang Saat Pengajian, Ini Penjelasan Kabaghumas Pemkot

Kota Tangerang

Tingkatkan Profesionalisme, 100 Anggota Pimlok GBN Ikuti Kegiatan Penyegaran dan Training Kelas

Kota Tangerang

Buka Latgab Paskibra, Arief: Daripada Tawuran Mending Ikut Kegiatan Positif di Sekolah

Kota Tangerang

Gelar Buka Puasa Bersama, Pokja WHTR Berbagi dengan Puluhan Anak Yatim

Kota Tangerang

Launching Pelajar Mengaji, Nurdin: Wujudkan Kota Tangerang Berakhklakul Karimah dan Berdaya Saing

Kota Tangerang

Puncak HUT Kemerdekaan RI ke-80, Kecamatan Periuk Gelar Upacara Bendera

Berita Tangerang

Oki Putra Arsulan Pimpin PMII Kota Tangerang, Tegaskan Perjuangan Moral dan Intelektual

Kota Tangerang

Semarak Parade Seni Budaya, Kecamatan Pinang Sambut Bulan Suci Ramadan