Home / NASIONAL

Jumat, 15 Maret 2024 - 12:58 WIB

Mentan: Harga Beras Pasti Turun, Stok Aman

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta masyarakat agar tidak panik dan khawatir dengan pasokan beras selama Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah karena saat ini sejumlah daerah di Indonesia sudah memasuki panen raya. (Sumber berita dari REPUBLIKA.CO.ID)

“Kami memastikan kebutuhan beras pada bulan Maret, April dan Mei mendatang dalam kondisi aman. Artinya, masyarakat tak perlu khawatir akan kekurangan beras pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri mendatang,” kata Amran dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/3/2024).

Amran mengatakan, kepastian tersebut merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) terkait panen raya petani yang berlangsung pada bulan Februari dan Maret tahun ini. Kementan menyebut bahwa berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS), dimana pada Maret 2024 diperkirakan produksi beras mencapai 3,51 juta ton. Angka itu berada di atas kebutuhan bulanan nasional sebesar 2,5 juta ton.

Baca Juga  Tjahjo Kumolo: APIP Kuat dan Independen Jadi Pilar Pemberantasan Korupsi.

“Insya Allah sesuai dengan data BPS, kebutuhan beras kita untuk Maret April dan Mei dalam kondisi aman. Akan tetapi untuk kebutuhan bulan Juni kita bisa menghitung dari pertanaman sekarang (Maret),” katanya.

Sementara itu, produksi padi pada tahun ini diperkirakan melimpah dan memberi pengaruh besar pada penurunan harga beras di pasaran. Meski demikian, dia berharap penurunan tersebut tidak terjadi pada hasil panen raya gabah petani.

“Maret harga beras pasti turun. Aku pastikan turun. Kalau ada yang bilang beras mahal hari ini sudah turun, aku pastikan turun dan Ramadhan aman, Idul Fitri aman, lewat dua bulan Idul Fitri masih aman. Nah kalau mengatakan Juni kita lihat tanam hari ini,” jelas Amran.

Baca Juga  Kementerian PANRB Tegaskan 28 dan 30 Oktober 2020 Adalah Cuti Bersama

Kementan menyebut salah satu provinsi yang memastikan produksi padi tahun ini dalam kondisi melimpah yakni Jawa Timur. Diperkirakan, luas panen di wilayah provinsi tersebut pada Maret dan April 2024 mencapai 928.105 hektare dengan produksi periode Januari-April diperkirakan mencapai 5,219 juta ton gabah kering giling (GKG) atau jika dikonversi ke beras bisa mencapai 3,346 juta ton. (Red)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Kemenperin Perkenalkan Teknologi Komputasi Awan Kepada IKM

NASIONAL

Dukung Industri 4.0, Kemenperin Usulkan Anggaran Tambahan 2,57 T ke DPR

NASIONAL

Kemenperin Pacu Produktivitas dan Daya Saing IKM Nasional

NASIONAL

Menperin Yakin Produksi Manufaktur Naik Di Atas 4 Persen Kuartal II/2018

NASIONAL

Menteri Tjahjo Kumolo Akan Serahkan Hasil Evaluasi Pelayanan Publik

NASIONAL

Moment Idul Fitri 1444 H, Keturunan ke X Joko Tingkir Gelar Halal Bihalal

NASIONAL

Polri Pastikan Senjata yang Digunakan Pelaku Teror Mabes Polri Jenis Airgun

NASIONAL

Kemenperin Terus Genjot Reorientasi Industri Otomotif Menembus Pasar Ekspor
error: Content is protected !!