SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Pelayanan Farmasi (pengambilan obat) dikeluhkan pasien. Pasalnya, untuk melayani 1 orang pasien pengambilan obat bisa memakan waktu 2 hingga 3 Jam.
“Nunggu lama banget, berjam-jam, membosankan juga, masa 1 orang pasien harus 3 jam untuk mendapatkan obat resep dari dokter, ” ujar salah satu pasien yang tak mau disebut namanya. Rabu (6/5/2026).
Menurut dia, Lambatnya pelayanan Farmasi Rumah Sakit Sariasih Sangiang lantaran diduga kekurangan ruang pelayanan obat. Sehingga saat pasien membludak pelayanannya sangat lambat.
“Kalau orang sakit ringan sih ngga apa-apa, tapi kalau sakitnya sudah agak parah dan harus menunggu pelayanan yang begitu lama kan membahayakan, sementara kita pingin cepat dapat obat dan meminumnya agar segera sembuh,” tukasnya.
Sementara Ketua Ormas Gibran Provinsi Banten, Taher menyayangkan atas lambanya pelayanan Farmasi oleh pihak rumah sakit Sariasih. Ia meminta RS Sariasih mengevaluasi terkait pelayanan obat.
“Kalau memang dikeluhkan pasien dan pelayanannya lamban, Sariasih harusnya mengavaluasi bagaimana solusi dan jalan keluarnya, misal menambah ruang pelayanan Farmasi umum yang sekarang cuma 1 jadi 2 ruangan,” kata Taher.
Ia meminta agar pihak rumah sakit Sariasih Sangiang memberikan pelayanan Farmasi dengan lebih cepat, karena menyangkut pelayanan pasien sakit yang segera membutuhkan obat-obatan
“Pelayanan Farmasi sangat penting, pasien segera pingin dapat obat untuk mengobati penyakitnya, intinya setelah dibenahi agar sistem tunggu obat Berjam jam tidak lagi terjadi,” pungkas Taher.
(Red)






















