Home / PERISTIWA / Tangerang Selatan / TOPIK

Senin, 22 Februari 2021 - 07:06 WIB

Pemkot Tangsel Segera Tangani Titik Banjir

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mengungkap penyebab banjir di tiga titik, yakni Kampung Bulak, Pondok Maharta dan Pondok Kacang Prima. Dalam waktu dekat, tiga titik banjir ini kerap berulang ini bakal segera dibenahi.

Kepala DPU Kota Tangsel, Aries Kurniawan mengatakan banjir di Kampung Bulak, Pondok Maharta dan Pondok Kacang Prima disebabkan berbagai hal. Antara lain, sampah, adanya pohon tumbang, sedimentasi di Kali Serua dari Pondok Maharta ke Kali Angke. Yang paling krusial, penyempitan lebar kali dari sebelumnya 3 meter menjadi 0,5 meter.

“Apa (solusi) yang dilakukan tidak mudah, karena penyempitan saluran air ada di wilayah administrasi lain (Kota Tangerang). Penyempitan ini yang menjadikan banjir berulang di 3 titik ini. Belum lagi ada lahan milik PT JRP (Bintaro) dan warga yang harus dibebaskan untuk pelebaran aliran,” kata Aries menjelaskan, Minggu (21/2/2021).

Baca Juga  Perduli NTT, Seluruh PAC Pemuda Pancasila se-Tangsel dan ASB Adakan Penggalangan

Menurutnya, masalah utama air Kali Serua itu harus terintegrasi dari hulu ke hilir, tidak boleh ada hambatan di sepanjang aliran. Apabila terjadi bottle neck maka akan terjadi banjir di satu titik.

“Akan diupayakan (penanganan) secepatnya, Pemkot Tangsel melalui Dinas PU segera memanggil pihak JRP untuk dicarikan solusinya. Kita juga akan lakukan konsultasi dengan pihak lain untuk membantu, seperti DPRD,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie memastikan pihaknya sudah melakukan evakuasi lokasi titik banjir yang ada di Tangsel. Sekadar diketahui usai hujan lebat yang mengguyur Tangsel pada Jumat (19/2/2021) malam, beberapa wilayah di Tangsel tergenang air seperti di Kampung Bulak, Pondok Maharta dan lainnya.

Baca Juga  Penemuan Sesosok Mayat Bayi di TPS 3R Benua Lestari Indonesia Gegerkan Warga Sekitar

“Langkah pertama dilakukan adalah berkoordinasi dengan Camat untuk memastikan kondisi banjir sebab dan akibatnya. Jadi setelah berkoordinasi saya lihat ada jalan yang harus ditinggikan dan turap yang harus diperbaiki,” kata dia.

Kemudian juga Benyamin meminta kepada pemangku kepentingan mulai dari Kelurahan hingga RW atau RT untuk memonitor setiap perkembangan yang terjadi di wilayah. Menurutnya sekarang sudah seluruh wilayah yang banjir sudah surut.

“Saat saya tinjau ke lokasi, ada ibu-ibu yang minta diungsikan, lalu kita ungsikan di masjid,” kata dia. (*/Viv)

Share :

Baca Juga

PERISTIWA

Polsek Kragilan Cek TKP Temuan Mayat Bayi Perempuan di Desa Cisait

KESEHATAN

Sebanyak 47,74 Persen Nakes Tangsel Sudah Divaksin

Tangerang Selatan

Sekber Jeletreng Ajak Seluruh Stake Holder Jangan Kotori Sungai

Tangerang Selatan

Satpol PP Tangsel Cabut Ratusan Reklame Liar di Dua Kecamatan

KEPOLISIAN

Polres Tangsel Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Ratusan Knalpot Bising

PERISTIWA

Tragis! Bocah 4 Tahun Ditemukan Terbakar di Kontrakan, Ini Penjelasan Kapolres Metro Tangerang Kota

Kabupaten Tangerang

Jelang Ramadhan 1446 H, Praktik Prostitusi Online di Binong Masih Marak

Kota Tangerang

Polresta Bandara Soetta Sediakan Fasilitas Gerai ATM Masker Gratis