Home / KEPOLISIAN

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:36 WIB

Polisi Santuni 10 Warga Kurang Mampu, Sekaligus Edukasi Bahaya Curanmor dan Penipuan Online

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui program Jaga Jakarta On The Spot. Kali ini, kegiatan yang mengedepankan dialog langsung dan pemecahan masalah di tengah masyarakat tersebut digelar di Aula Lapangan Komplek Wisma Tajur, RW 07, Kelurahan Tajur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Kamis (4/6/2026).

Selain menjadi wadah silaturahmi dan penyampaian pesan kamtibmas, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada 10 warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota AKBP Rachmad Hariyanto, Wakapolsek Ciledug AKP Edi Suryadi, unsur pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pokdarkamtibmas, serta puluhan warga setempat.

Dalam sambutannya, AKBP Rachmad Hariyanto menjelaskan bahwa program Jaga Jakarta On The Spot merupakan implementasi langsung dari program JAGA JAKARTA+ yang diinisiasi untuk memperkuat komunikasi antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Polisi tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Polisi adalah masyarakat dan masyarakat adalah polisi. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi harus terus dibangun,” ujar Rachmad.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat juga diberikan edukasi terkait berbagai potensi gangguan keamanan yang saat ini menjadi perhatian, mulai dari maraknya pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan narkoba, aksi tawuran, hingga kejahatan siber yang kian berkembang.

Baca Juga  Lewat Aduan 110, Polisi Gagalkan Upaya Pemerasan Modus THR di Cipadu

Kasat Binmas mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor yang belakangan marak terjadi dan tidak jarang dilakukan oleh pelaku yang membawa senjata api.

“Saat ini pelaku curanmor semakin nekat. Oleh karena itu masyarakat harus lebih waspada, gunakan kunci ganda dan segera laporkan kepada polisi apabila menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.

Dialog interaktif menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam kegiatan tersebut. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pertanyaan dan keluhan secara langsung kepada pihak kepolisian.

Salah seorang warga, Suhendi, menanyakan cara mengenali tindak pidana siber yang dilakukan melalui sambungan telepon. Menanggapi hal tersebut, petugas mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi identitas penelepon dan tidak mudah percaya apabila ada pihak yang mengatasnamakan pejabat atau instansi tertentu.

Sementara itu, warga bernama Herna menyoroti maraknya modus penipuan berkedok surat elektronik tilang atau e-Tilang yang dikirim melalui pesan singkat maupun aplikasi perpesanan.

Menjawab pertanyaan tersebut, polisi menjelaskan bahwa masyarakat yang menjadi korban atau menerima pesan mencurigakan dapat segera melaporkan ke Polsek maupun Polres dengan membawa bukti-bukti awal untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Dalam sesi tanya jawab, warga lainnya juga menanyakan terkait kecepatan respons layanan darurat 110. Polisi menjelaskan bahwa setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti dan petugas ditargetkan hadir maksimal 15 menit setelah laporan diterima, menyesuaikan kondisi dan jarak lokasi kejadian.

Baca Juga  Modus Uang Pembinaan, Oknum Ormas Palak Pedagang Teh Solo Ditangkap Polsek Ciledug

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, melalui kegiatan tersebut mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengaktifkan kembali pos kamling, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat tawuran maupun geng motor, serta segera memanfaatkan layanan 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tindak pidana,” ujar Jauhari.

Menurutnya, program Jaga Jakarta On The Spot akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Warga yang hadir mengapresiasi kehadiran langsung jajaran kepolisian yang tidak hanya memberikan edukasi keamanan, tetapi juga membuka ruang dialog untuk mendengar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di lingkungan mereka. (Red)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Tak Kenal Lelah, Personel Polsek Curug Pantau Vaksinasi Satu dan Dua di Binong

KEPOLISIAN

Bhabinkamtibmas Polsek Curug Hadiri Bimbingan Teknis Peningkatan SDM RT/RW Kelurahan Sukabakti 2025

KEPOLISIAN

Curug Night Run Jaga Jakarta+ Sukses, 50 Pelari Unjuk Kebolehan

KEPOLISIAN

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Metro Tangerang Kota Siagakan 22 Pos Pantau

KEPOLISIAN

Ditlantas Polda Banten Evakuasi Angkot Tabrak Truck Sebabkan 18 Karyawan Terluka di Tol Tangerang-Merak

KEPOLISIAN

Program ‘Halo Polisi’ Reskrim Polrestro Tangerang Kota Siap Layani Aduan Masyarakat
Jelang Hari Bhayangkara ke-75, Polsek Karawaci Gelar Vaksinasi Massal

KEPOLISIAN

Jelang Hari Bakti Bhayangkara ke-75, Polsek Karawaci Gelar Vaksinasi Massal

KEPOLISIAN

Hotline Layanan Call Center 110 Polri dapat Dihubungi Pemudik Lebaran 2025 Saat Membutuhkan Bantuan Polisi