Dimana masalahnya? Polresta Tangerang Dukung Penuh Program Poliran Polda Banten Bersama Gyokai – Sekilasbanten

Home / KEPOLISIAN

Kamis, 24 September 2026 - 13:46 WIB

Polresta Tangerang Dukung Penuh Program Poliran Polda Banten Bersama Gyokai

SEKILASBANTEN.COM, KAB. TANGERANG – Upaya menekan angka pengangguran di Provinsi Banten terus dilakukan. Polda Banten menggandeng PT Gyokai Indonesia Kompeten untuk mengoptimalisasi program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dan pendidikan vokasi industri.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Banten dan PT Gyokai Indonesia Kompeten di Gedung Gyokai Indonesia Kompeten, Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/9/2026). Polresta Tangerang menyatakan siap mendukung penuh implementasi program tersebut.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, persoalan pengangguran tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Apabila tingkat pengangguran tidak bisa kita kurangi, tentu akan berimplikasi terhadap gangguan kamtibmas. Kegiatan hari ini adalah wujud kehadiran negara untuk mengatasi persoalan tersebut,” ujar Hengki.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten saat ini mencapai 6,7 persen atau sekitar 650.000 orang. Kondisi ini menjadi alasan kepolisian mendorong kolaborasi dengan dunia industri untuk membuka akses pendidikan, pelatihan, hingga penempatan kerja.

Menurut Hengki, program Poliran yang telah berjalan sekitar dua tahun diarahkan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap. Program tersebut kini diperkuat melalui pendidikan vokasi yang menghubungkan kebutuhan SMK dengan industri.

Baca Juga  Gagal Praktek SIM ? Polres Metro Tangerang Kota Beri Latihan Gratis, Simak Disini

Pola pembelajarannya mengombinasikan 30 hingga 40 persen teori di kelas dan 60 persen praktik langsung di industri. Dengan skema itu, peserta tidak hanya mendapat pengalaman kerja sebelum lulus, tetapi juga berkesempatan memperoleh penghasilan selama magang.

“Sambil sekolah mereka bisa bekerja di industri dan mempunyai penghasilan. Saat magang satu tahun, mereka menerima upah sekitar 80 persen, dan setelah lulus serta bekerja 100 persen, mereka akan menerima upah sesuai dengan UMK atau UMP setempat,” jelasnya.

Saat ini, PT Gyokai Indonesia Kompeten telah bermitra dengan sekitar 200 perusahaan yang dapat menjadi tempat magang maupun penempatan kerja.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan, Polresta Tangerang siap mendukung program tersebut, mengingat Kabupaten Tangerang merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Banten.

“Kami juga memiliki tanggung jawab untuk ikut mendorong terciptanya lingkungan masyarakat yang aman, produktif, dan memiliki peluang ekonomi,” ujar Indra Waspada.

Ia menilai, program yang mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri memiliki nilai strategis karena memberi bekal keterampilan sekaligus membuka akses yang lebih jelas menuju dunia kerja.

Baca Juga  Operasi Yustisi Polsek Curug Upaya Disiplinkan Masyarakat Taat Prokes

Pihaknya akan mendorong jajaran Polsek untuk membangun komunikasi dengan pemerintah daerah, sekolah, tokoh masyarakat, dan dunia usaha dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat.

“Semangatnya adalah kolaborasi. Ketika pemerintah, kepolisian, dunia pendidikan dan dunia industri bergerak bersama, kita berharap semakin banyak masyarakat usia produktif yang mendapatkan akses pelatihan dan pekerjaan,” tuturnya.

Sementara itu, CEO PT Gyokai Indonesia Kompeten, Teguh Imam Pambudi, mengatakan pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat usia produktif untuk mengikuti pelatihan dan mendapatkan penempatan kerja.

“Nanti dilatih sama kita dan ditempatkan di perusahaan yang cocok. Tidak ada syarat khusus tertentu. Selama umurnya masih produktif, silakan datang saja. Nanti kita cari penempatannya yang sesuai dengan spesifikasi perusahaan,” kata Teguh.

Meski tanpa syarat khusus, peserta tetap harus mengikuti tahapan seleksi untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan industri, mulai dari pendaftaran, pemeriksaan fisik, tes, hingga wawancara.

“Kita ada mekanismenya. Mulai dari mendaftar di sini, pengecekan fisik, lalu mengikuti rangkaian tes hingga wawancara. Setelah wawancara selesai, baru dilakukan penempatan kerja,” pungkasnya. (RIS)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Polrestro Tangerang Kota Sabet Dua Penghargaan dari KPPN Tangerang, Simak Pesan Kapolres

KEPOLISIAN

Polsek Curug Lakukan Pengaturan Lalin Pagi Arus Kendaraan Terpantau Lancar

KEPOLISIAN

Ngopi Bareng Satkamling, Kapolrestro Tangerang Kota Sampaikan Pesan Kamtibmas

KEPOLISIAN

Kapolrestro Tangerang Kota Rayakan 418 Anggota Yang Berulang Tahun

KEPOLISIAN

Jelang Pam Pemilu 2024, Ratusan Anggota Polrestro Tangerang Kota Jalani Cek Kesehatan

KEPOLISIAN

Lepas Sambut Kapolsek Karawaci Diwarnai Rasa Haru

KEPOLISIAN

Polsek Curug Gelar Operasi Cipta Kondisi, Jaga Keamanan Wilayah

KEPOLISIAN

Sambangi SMA 11 Tangerang, Polwan Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Kenakalan Remaja