Home / PENDIDIKAN

Rabu, 13 Desember 2023 - 15:44 WIB

Perselisihan Pemilik Yayasan Smart Indonesia dan Mitranya Berakhir Kekeluargaan

Foto; Ibu Isti Noviasari dan Ibu Nina Afrianita Saat Menyelesaikan Perselisihan Unit Yayasan Smart Indonesia.

Foto; Ibu Isti Noviasari dan Ibu Nina Afrianita Saat Menyelesaikan Perselisihan Unit Yayasan Smart Indonesia.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Perselisihan antara Isti selaku pemilik Yayasan Smart Indonesia dengan Mitranya Nina Afrianita berakhir dengan kekeluargaan.

Dengan berakhirnya perselisihan tersebut, Nina Afrianita yang mengelola Yayasan Syasika Nirwasita Jaya Unit Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang akan membuka brand baru.

Ketua Yayasan Pendidikan Smart Indonesia, Isti Noviasari yang telah merintis bisnis pendidikanya sejak
Tahun 2010 menjelaskan, bahwa mediasi dan silaturahmi antara dirinya selaku pemilik Brand Yayasan Smart Indonseia dengan mitranya Nina Afrianita, SP. MM.

Isti mengatakan, sebelumnya antara dirinya dan Nina telah saling sepakat untuk memutuskan hubungan kerja dan masing-masing akan menjalankan bisnis di dunia pendidikan.

“Hari ini kita klarifikasi ke orang tua murid bahwa antara kami berdua sudah tidak ada apa-apa, sudah selesai dan kedepan kami akan berjuang di bidang pendidikan serta tidak ada persoalan di kemudian hari,” ungkapnya kepada wartawan, di Jalan Raya Villa Regenzy, Desa Gelam Jaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Selasa (12/12/2023).

Baca Juga  Cara Mengatasi NIK Bermasalah Saat Daftar Sekolah Kedinasan

kedepan Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan pendidikan di Indonesia melalui yayasan yang dikelolanya, untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Saya harap kedepan Indonesia melahirkan generasi yang berkualitas,” tuturnya.

Foto: Ibu Nina Afrianita Saat Diwawancara Awak Media.

Terpisah, Nina Afrianita selaku pembina sekaligus pemilik brand baru Yayasan Pendidikan Syasika Nirwasita Jaya yang beralamat di Jalan Raya Kutabaru, Ruko BLok CD/ No 3. Pondok Sejahtera, RT 01 RW 10, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menuturkan,
perjalanan kebelakang merupakan pembelajaran untuk lebih baik lagi di masa mendatang.

“Kami bersyukur dengan difasilitasi Lawyer kita Bapak Haji Mukhlisin persoalan ini bisa selesai, sebelumnya kami kerjasama dengan Yayasan Pendidikan Smart Indonesia. Jadi sekarang antara Saya dan Bu Isti pengelola Yayasan sebelumnya telah sepakat mengakhiri kerjasama,” paparnya.

Baca Juga  Dua Siswa SDIT Bunayya, Raih Juara 1 Diajang Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Kids Tingkat Nasional 2024

Selanjutnya, kata dia, Yayasan ini akan dikelola Brand baru yaitu Yayasan Syasika Nirwasita Jaya yang secara otomatis akan menjadi hak milik sendiri.

“Kedepan kami akan terus berusaha memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Untuk pertemuan hari ini Ia mengaku sudah clear dan tidak ada masalah. Untuk orang tua siswa bebas memilih, jika ada administrasi yang belum selesai agar segera diselesaikan.

“Saya berharap pastinya kita senantiasa bisa hadir menjangkau masyarakat khususnya para siswa dan siswi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Kita persiapkan agar anak-anak kedepan memiliki daya saing dan pendidikan yang berkualitas serta biaya terjangkau,” pungkasnya.

(Gusnur/Dik)

Penerbit: Redaksi Sekilasbanten.com

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

SDN Kunciran 7 Diduga Lakukan Pungli, Kegiatan Pensi Siswa Diminta Rp35 Ribu

PENDIDIKAN

SDN Gebang Raya 1 Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Kewirausahaan, Tampilkan Pentas Seni dan Kreatif

PENDIDIKAN

Raih Juara 1 Pilmapres Nasional 2026, Mahasiswi FK UPH Catat Sejarah Bagi Salah Satu Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia

PENDIDIKAN

Di Desa Cihowe, PKM Unpam Bahas Penguatan Kepemimpinan Transformasional untuk Pendidikan

PENDIDIKAN

Program Ilmu Gizi Universitas Yatsi Madani Pertama di Banten

PENDIDIKAN

Diduga Belum Perpanjang Izop, Beberapa Sekolah Dibawah Naungan YKDW Tangerang Terima Dana Bos

Kabupaten Tangerang

Terkait Vidio Viral Siswa-siswi SMA Negeri 13 Kabupaten Tangerang Belajar Tak Pakai Bangku, Ini Kata Wakil Kepsek Bidang Kurikulum

PENDIDIKAN

SMKN 5 Mauk Gaduh, Guru Tak Izinkan Siswa/wi nya Pulang Sekolah Sebelum Jam 18.30