SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengajak Komite Muda Perempuan Indonesia (KMPI) Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ajakan tersebut disampaikan Wabup Intan saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-6 KMPI Kabupaten Tangerang yang digelar di Kantor Desa Cikupa, Jumat (18/9/26).
Menurutnya, momentum Harlah ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kader perempuan dalam menjawab persoalan sosial di masyarakat.
“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kader perempuan, khususnya KMPI, dalam menangani persoalan sosial masyarakat,” ujar Wabup Intan.
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyoroti masih tingginya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan. Ia menegaskan, kekerasan tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga meninggalkan trauma psikologis yang mendalam dan dapat merampas masa depan korban.
“Dampak trauma akibat kekerasan sangat berbahaya karena melekat seumur hidup. Karena itu, edukasi serta keberanian perempuan untuk bersuara menjadi kunci utama,” tegasnya.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melibatkan dan memfasilitasi kader KMPI dalam agenda sosialisasi serta edukasi pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan yang akan digelar pada Oktober mendatang.
Wabup Intan juga menekankan bahwa penanganan kekerasan bukan sekadar isu gender, melainkan soal komitmen dan kepedulian bersama.
“Masalah kekerasan ini bukan soal gender, tetapi soal kapasitas, keberanian, dan ketulusan melayani dari semua pihak. Mari kita dorong lahirnya perempuan-perempuan Tangerang yang cerdas, mandiri, dan siap memimpin perubahan,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Intan turut mengapresiasi kiprah KMPI selama enam tahun yang konsisten hadir di tengah masyarakat, mulai dari advokasi kasus kekerasan seksual, penanganan stunting, hingga aksi sosial seperti penyaluran bantuan air bersih, mesin jahit, dan sembako.
“Terima kasih atas dedikasi dan kekompakan KMPI yang selalu hadir di tengah masyarakat. Semoga 6 tahun KMPI ini semakin kokoh akarnya, kentara kekompakannya, kepeduliannya, dan kentara semangat untuk terus berkarya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KMPI Kabupaten Tangerang Widia Wardani Djaiz menegaskan komitmen organisasinya untuk terus mengadvokasi isu-isu krusial di masyarakat.
“Selama enam tahun ini KMPI terus hadir mengadvokasi masalah di masyarakat. Kami percaya, tanpa kolaborasi bersama pemerintah daerah, gerakan kami tidak akan bisa menjadi besar,” ujarnya.
Ia menambahkan, KMPI akan terus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah dan berbagai organisasi yang memiliki visi sejalan untuk memperluas dampak gerakan perempuan di Kabupaten Tangerang. (*)
(Protokol Kominfo Kabupaten Tangerang)


























