Home / KEPOLISIAN

Kamis, 20 November 2025 - 10:10 WIB

Jadi Persoalan Serius, Kapolres Metro Tangerang Kota kampanyekan Stop Bullying dan Perundungan

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Bullying dan Perundungan masih menjadi persoalan serius di lingkungan sekolah dan masyarakat. Lantaran bisa berdampak merusak psikologis korban, menurunkan kepercayaan diri, hingga menyebabkan trauma jangka panjang.

Studi dan laporan dari sejumlah lembaga menunjukkan bahwa perundungan bisa berupa bentuk verbal, fisik, sosial, atau bahkan digital melalui handphone.

Di Kota Tangerang, pemerintah daerah dan aparat kepolisian setempat semakin memperkuat sinergi untuk mencegah bullying sejak dini.

Komitmen ini mendapat dukungan nyata dari Polres Metro Tangerang Kota, di bawah kepemimpinan Kapolres Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, yang aktif menyampaikan pesan “Stop Bullying” kepada masyarakat dan generasi muda.

Bentuk Masalah Bullying
Bullying tidak selalu tampak secara fisik, agresi verbal, isolasi sosial, dan pelecehan psikologis sering kali lebih sulit dideteksi, tetapi dampaknya bisa sangat berat.

Baca Juga  Cek Kesiapan PAM ibadah Natal 2023, Kapolres Sambangi Gereja dan Pospam di Kota Tangerang

Korban bullying bisa mengalami kecemasan, depresi, penurunan prestasi sekolah, hingga gangguan mental.

Faktor risiko bullying bisa bermacam-macam, mulai dari pola asuh keluarga yang kurang mendukung, kurangnya kontrol emosi pada pelaku, hingga budaya perundungan yang masih dianggap “sepele” di beberapa lingkungan sekolah.

Upaya Polres Metro Tangerang Kota dalam Pencegahan Kampanye Anti-Bullying Polres Metro Tangerang Kota secara aktif mengampanyekan pesan “Stop Bullying” ke publik, terutama ke pelajar dan warga.

Kapolres mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk perundungan, baik fisik, verbal, maupun digital.

Sosialisasi di Sekolah Polisi melakukan kegiatan “Police Goes to School” (Polisi Saba Sekolah) untuk menanamkan nilai antiperundungan dan meningkatkan kesadaran siswa sejak dini.

Melalui program ini, petugas Binmas memberikan edukasi tentang pentingnya saling menghormati, risiko bullying, dan cara melaporkan jika ada tindakan bullying ke Call Center 110.

Baca Juga  Antisipasi Peredaran Obat Keras Jenis G, Polsek Jatiuwung Gelar Operasi di Beberapa Toko Obat

Penguatan Sistem Perlindungan Anak
Polisi mendukung penerapan sistem “Sekolah Ramah Anak” di Kota Tangerang.

Sekolah dengan standar ini diharapkan menjadi lingkungan yang aman dan mendukung, bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk perkembangan sosial dan emosional siswa.

Pesan dan Harapan Kapolres Metro Tangerang Kota mengajak semua pihak, siswa, orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun atmosfer saling menghormati dan peduli.

Pesan “Stop Bullying” bukan sekadar slogan, tetapi panggilan tindakan: melapor ketika melihat bullying, memberikan dukungan kepada korban, dan menciptakan budaya sekolah yang inklusif dan aman bagi semua anak. (Red)

Share :

Baca Juga

KEPOLISIAN

Terdampak COVID-19, Kapolsek Curug Berikan Bantuan Berupa Beras ke Penggali Kubur

KEPOLISIAN

Personil Polsek Curug Diterjunkan Amankan Pelaksanaan Vaksinasi

KEPOLISIAN

Lewat Jumat Curhat, Kapolres Jauhari Janji Tertibkan Motor Tanpa Pelat dan Edukasi Pelajar

KEPOLISIAN

Polsek Curug Laksanakan Pengamanan Vaksin Dosis Pertama

KEPOLISIAN

Operasi Yustisi, Polsek Curug Jaring Masyarakat Tidak Memakai Masker

KEPOLISIAN

AKP Agung Nugroho : Pos PPKM Mikro Sebagai Aspek Penting Pencegahan Covid-19

KEPOLISIAN

Ketua Da’i Kamtibmas Polrestro Tangerang Kota Periode 2024-2027 Resmi Dilantik, Ini Pesan Kapolres

KEPOLISIAN

Bhabinkamtibmas Curug Wetan Laksanakan Program Ketahanan Pangan, Bersama BUMDES