Home / Kabupaten Tangerang

Rabu, 27 Juli 2022 - 18:41 WIB

Kajian Pasar Modern Jambe dinilai Ngawur, Aktifis Barata Laporkan dua Dinas ke Kejaksaan

SEKILASBANTEN.COM, Tigaraksa, – Dinas perindustrian dan perdagangan resmi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri kabupaten Tangerang oleh Barisan Perjuangan Rakyat Jelata (Barata), Rabu (27/7/2022).

Laporan ke kejaksaan negeri kabupaten Tangerang lantaran kerusakan pasar modern Jambe yang diduga beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah.

Bukan cuma dinas perindustrian dan perdagangan aduan beregistrasi PR0237/SP/Barata-VII/2022 juga melaporkan dinas cipta karya yang kini berubah nama menjadi dinas tata ruang dan bangunan.

H. Saleh Harahap, Koordinator Barisan Perjuangan Rakyat Jelata kepada wartawan mengaku, surat aduan tersebut adalah bentuk dari kekecewaan warga kepada kedua dinas tersebut yang dinilai gagal dalam membelanjakan uang rakyat.

“Uang yang digelontorkan untuk membangun pasar modern tersebut tidaklah sedikit dan kerusakan yang terjadi dipasar itu diduga lantaran ada indikasi pembiaran dari kedua dinas itu,” Ungkap H. Saleh Harahap.

Baca Juga  Warga Cijengir Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram Dengan Pentas Seni dan Pawai Ta'aruf

Masih menurut H. Saleh, Selain ada dugaan pembiaran, pemerintah kabupaten Tangerang juga dinilai gagal dalam melakukan kajian atas pembangunan pasar itu.

“Kajian asal asalan alias ngawur membuat gagal beroprasi pasar itu, ditambah lagi bukannya melakukan evaluasi atas kegagalan itu malah dilanjutkan berlarut – larut sehingga menimbulkan kerusakan yang parah,” jelasnya.

Selain kegagalan kajian, pasar modern Jambe yang kini beralih fungsi menjadi tempat pembungan sampah diperparah dengan dugaan pembiaran yang dilakukan oleh pihak pemerintah kecamatan Jambe.

“Alih fungsi dari pasar modern jambe itu sepertinya mustahil tidak diketahui oleh camat, yang menjadi pertanyaan kenapa baru kemarin camat jambe bersurat kepada disperindag kan aneh ini, ada indikasi camat ini bersurat hanya sebagai sarana cuci tangan atas dugaan pembiaran selama ini,” ungkap dia.

Baca Juga  Genjot Pencapaian RPJMD, Perumdam TKR Pasang Jaringan Pipa Air Bersih di Rajeg

Dengan demikian, ia berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan tersebut, sehingga tidak lagi ada kejadian serupa.

“Kita sudah melampirkan bukti – bukti awal yang dibutuhkan, semoga bukti yang kami lampirkan dapat lebih didalami oleh kejaksaan,” ujar H. Saleh.

Selain melaporkan, ia juga mengaku dalam waktu dekat dirinya akan menggelar aksi unjuk rasa dikantor bupati Tangerang menuntut bupati agar melakukan evaluasi atas dugaan pembiaran yang dilakukan bawahannya.

“Segera kita buat surat pemberitahuan aksi, tuntutannya sederhana meminta pertanggungjawaban bupati atas dugaan pembiaran yang disinyalir dilakukan oleh bawahannya,” tutup dia. (Red/Frwt)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Galang Dana Untuk Balita Penderita Hydrocephalus Benteng Mania Turun ke Jalan

Kabupaten Tangerang

Ciptakan Lingkungan Mapolsek Bersih Para Anggota Polsek Curug Lakukan Kerja Bakti

Kabupaten Tangerang

Hadiri Acara Halal Bihalal PSHT Cabang Kabupaten Tangerang, Ini Pesan Kapolsek Sepatan

Kabupaten Tangerang

Bocah SMP Ditemukan Tewas Tergantung di Sepatan Timur

Kabupaten Tangerang

Bupati Zaki Tegaskan Angka Stunting di Kabupaten Tangerang Harus Turun

Kabupaten Tangerang

Dishub Beri Teguran, Pihak Paramount Mengaku Tidak Mengetahui Perbup 47 Tahun 2018

Kabupaten Tangerang

Beli Hewan Kurban Sekaligus Ber Infaq Untuk Pembangunan Masjid

Kabupaten Tangerang

Diduga Hendak Buat Konten, ABG Sebabkan Truk Bermuatan Krikil Terguling di Serpong