Home / Kota Tangerang

Kamis, 17 Oktober 2024 - 09:00 WIB

KPU Kota Tangerang Luruskan Pemberitaan Survei KedaiKOPI  Pilkada Tidak Dapat dipertanggungjawabkan

Foto: Yudhistira Prasasta Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Tangerang.

Foto: Yudhistira Prasasta Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Tangerang.

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang meluruskan soal pemberitaan survei Pilkada Kota Tangerang yang menyebutkan hasil survei dari lembaga survei KedaiKOPI hasilnya tidak dapat dipertanggungjawabkan pihak KPU.

KPU tidak berbicara soal hasil survei. Tetapi KPU lebih berbicara pada kegiatan survei yang dilakukan dari lembaga survei tersebut. Sebab, lembaga survei independen itu belum terigister secara kelembagaan di KPU Kota Tangerang.

“Jadi gini, kemarin itu ada wartawan menanyakan hasil survei [KedaiKOPI] ya kan. Nah, saya bilang, kami secara kelembagaan KPU tidak bertanggungjawab terkait [kegiatan] surveinya karena tidak melaporkan ke kami, dan tidak teregister,” ujar Kepala Divis Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kota Tangerang, Yudhistira Prasasta, Rabu 16 Oktober 2024.

Yudhistira menyampaikan KPU tidak pada kapasitas untuk memberikan penilaian hasil survei calon kepala daerah yang dilakukan lembaga survei. KPU secara kelembagaan lebih menjalankan amanah PKPU Nomor 9 Tahun 2022 dan KptsKPU 328 Tahun 2024.

Baca Juga  Giat Tarling, Sachrudin-Maryono Kompak Salurkan Hibah dan Bantuan Lembaga Pendidikan Keagamaan

Sehingga apabila memang ada lembaga survei yang melaksanakan survei tanpa register, kemudian tidak berkoordinasi dan sebagainya, KPU secara kelembagaan tidak bertanggungjawab terkait kegiatan survei tersebut.

“Jadi sama sekali kami tidak berbicara terkait hasil. Apapun hasil [survei calon kepala daerah] tidak ada urusannya dengan kami KPU,” ungkapnya.

Yudhistira kembali menegaskan KPU tidak berbicara soal hasil survei. KPU terbuka bagi siapapun yang ingin bersama-bersama memajukan dan meningkatkan partisipasi demokrasi sesuai peraturan yang ada.

“Makanya kemarin saya juga kaget, yang dimunculkan [pemberitaan] KPU Kota Tangerang hasil [survei] tidak dapat dipertanggungjawabkan, kita tidak bicara soal hasil, kita bicara kegiatan survei tersebut. Terkait hasil survei itu ranahnya lembaga tim survei, silahkan berkordinasi dengan lembaganya,” tandasnya.

Baca Juga  Motor Anak Wartawan Diembat Maling di Karawaci, Polisi Diminta Ungkap Pelaku Pencurian

Sebelumnya, lembaga survei KedaiKOPI merilis hasil survei elektabilitas tiga kandidat dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Tangerang pada Pilkada 2024.

Hasil survei pasangan nomor urut 3, Sachrudin-Maryono Hasan memiliki elektabilitas atau tingkat keterpilihan di angka 63,8 persen. Disusul nomor urut 1, pasangan Faldo Maldini-Mohammad Fadhlin Akbar di angka sebesar 20,2 persen.

Sedangkan pasangan nomor urut 2, yakni Ahmad Amarullah-Mohammad Bonie Fidjar memiliki tingkat keterpilihan di angka 4,8 persen. Survei tersebut dilakukan sejak 30 September sampai 4 Oktober 2024. (Gn/Put)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Ormas BPPKB Banten DPC Kota Tangerang Gelar Deklarasi di Hotel Istana Nelayan Jatiuwung

Kota Tangerang

Pimpin Apel Pegawai, Maryono Tekankan Percepatan Program Pembangunan dan Perbaikan Jalan

Kota Tangerang

Pemkot Sabet Award dari Kemenkumham Banten, Sekda : Terus Berikan Layanan Terdepan

Kota Tangerang

Mendagri Apresiasi Program – Program Penanganan Covid-19 Yang Dijalankan Pemkot Tangerang

Kota Tangerang

Tuntut Pesangon, Ratusan Buruh PT Tuntex Garment Indonesia Gelar Aksi Unjuk Rasa

Kota Tangerang

Soal Kerumunan Massa Vaksinasi,  Andri Permana: Kota Smart City “Harus Berinovasi

Kota Tangerang

Wali Kota : Menjadi Pramuka Adalah Investasi Masa Depan

Kota Tangerang

Untuk Kenyamanan Masyarakat, Pemkot Tangerang Tingkatkan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan