Home / PEMERINTAHAN

Rabu, 1 September 2021 - 19:04 WIB

Menteri PANRB Sesalkan Praktik Jual Beli Jabatan

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyesalkan masih adanya praktik jual beli jabatan. Belum lama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap beberapa pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Probolinggo.

Diduga, kasus suap ini terjadi untuk mengisi posisi kepala desa yang ada di Kabupaten Probolinggo. Menteri Tjahjo menuturkan bahwa telah ada lembaga yang khusus mengawasi pengisian jabatan di instansi pemerintah yakni Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

Tjahjo mengaku bahwa sistem pengisian jabatan di luar jabatan pimpinan tinggi (JPT) perlu dibenahi. Perlu adanya penguatan pengawasan yang dapat meminimalisir hal tersebut.

“Salah satunya dilakukan melalui manajemen talenta, agar mereka yang bertalenta dapat menduduki jabatan tertentu. Saat ini, Kementerian PANRB tengah mengakselerasi transformasi ASN di berbagai aspek, salah satunya aspek pengisian jabatan,” ungkapnya dalam siaran pers, Rabu (1/9/2021).

Tjahjo juga mengingatkan bahwa konsekuensi dari ASN yang terlibat kasus tindak pidana korupsi yang salah satunya akibat dari kasus jual beli jabatan.

“Sanksi pemberhentian tidak dengan hormat sebagai ASN jika putusan pengadilan telah inkracht,” Tandasnya. (R1).

Share :

Baca Juga

PEMERINTAHAN

Presiden Prabowo Panggil Menteri ATR, Tata Kelola Pertanahan Jadi Perhatian

PEMERINTAHAN

Plavon Dukcapil dan Gapura Delta, Contoh Transformasi Pelayanan Publik di Era Pandemi

NASIONAL

Resmi Launching, SATRIA Jadi Solusi Lindungi Masyarakat dari Kejahatan Siber

PEMERINTAHAN

Seleksi Kompetensi Dasar Digelar dengan Prokes Ketat

NASIONAL

Kementerian PANRB Siapkan Arsitektur SPBE Nasional dan Internal

PEMERINTAHAN

Inovasi Pelayanan Publik Daerah Harus Diangkat ke Forum Nasional

NASIONAL

Peran Arsip Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Perjalanan Bangsa.

PEMERINTAHAN

Presiden Jokowi: Momentum Tahun Baru Islam Manfaatkan Perkuat Lawan Pandemi