Home / BANTEN

Minggu, 13 Maret 2022 - 18:30 WIB

Mukerda I MUI Banten, Wagub Andika Sebut Ulama Penyambung Lidah Umaro dan Umat

SEKILASBANTEN.COM, SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah I Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten di Auditorium Kampus baru Untirta, Sindangsari, Kabupy Serang, Sabtu (12/3).

Dalam sambutannya Andika menyebut peran ulama sangat vital di antaranya, sebagai penyambung lidah antara umaro atau pemerintah dengan umat atau masyarakat.

“Peran ulama di setiap negara berbeda-beda. Khusus di Indonesia, peran ulama sangat vital terutama dalam konteks penyambung lidah umaro dan masyarakat,” kata Andika.

Hadir pada acara tersebut Ketua MUI Banten KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi dan Rektor Untirta Fatah Sulaiman selaku tuan rumah.

Menurut Andika, ulama memiliki fungsi yang sangat penting dalam tatanan kehidupan masyarakat. Kehadiran, fungsi, dan peran ulama di dalam konteks nation state, fungsinya berbeda-beda di setiap negara.

Di Indonesia, peran ulama jelas dan sudah menjadi kovensi. Peranan ulama dalam dinamika bangsa Indonesia sangat besar dan pengaruhnya luas sekali, baik dalam kehidupan sosial maupun politik.

Baca Juga  Kuasa Hukum Leo Handoko Ajukan Eksepsi Atas Dakwaan Jaksa Penuntut Umum

Ulama, lanjutnya, memiliki peran menentukan tidak saja di bidang keagamaan, tetapi juga di bidang sosial-politik dan budaya.

Dilanjutkan Andika, pemerintah membutuhkan ulama untuk meligitimasi program pembangunan dan sekaligus memotivasi umat untuk mendukung program tersebut.

Karena itu, Pemprov Banten mengajak kepada segenap ulama agar dapat memposisikan diri sebagai “jembatan” antara pemerintah dengan warga dalam proses perencanaan pembangunan dan pembuatan kebijakan publik.

Untuk itu, Andika mengaku berharap agar pelaksanaan Musyawarah Kerja Daerah MUI Provinsi Banten tersebut dapat mewujudkan program dan kegiatan yang mencerminkan sinergi antara pemerintah (umaro), alim ulama, dan seluruh elemen dan pilar pembangunan di Provinsi Banten.

Sementara itu, andika menambahkan, kehadiran ulama saat ini sangat dibutuhkan oleh pemerintah untuk menyebarkan optimisme kaitan dengan pandemi Covid-19.

“Jadi kita akan mulai belajar untuk hidup berdampingan dengan Covid-19. Kita lihat aturan-aturan sekarang sudah mulai dilonggarkan, tidak ada lagi pembatasan-pembatasan,” imbuhnya.

Meski begitu, lanjutnya, kewaspadaan patut terus dijaga dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan yang dirasa masih diperlukan, seperti memakai masker dan sering-sering mencuci tangan memakai sabun.

Baca Juga  Tangani Penambahan Kasus, Pemkot Terus Lakukan Testing Covid-19 di Masyaraka

Sebelumnya, Ketua MUI Banten KH Tb Hamdi Ma’ani Rusydi mengatakan, Mukerda dengan tema Memantapkan Spirit Islam Wasathiyah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Ekonomi Keumatan di Era Society 5.0 tersebut sengaja digelar, guna merumuskan program kerja MUI Banten di bawah kepemimpinannya yang baru saja dilantik menyusul terpilihnya dirinya sebagai ketua pada Musyawarah Daerah MUI Banten beberapa waktu lalu.

“Melalui momentum Rakerda ini diharapkan semakin meneguhkan sikap umat yang bercirikan pada sikap tawasuth wal i’tidal serta bersikap toleran terhadap perbedaan pandangan, baik dalam masalah khilafiyah, juga dalam kemasyarakatan dan kebudayaan khususnya dalam perkembangan di era disrupsi digital,” paparnya. (red)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Ombudsman RI Perwakilan Banten Apresiasi Kinerja Perumdam TKR

Cilegon

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Pantau Arus Mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Merak

BANTEN

Buka Raker, Sachrudin Minta DKM Optimalkan Daya Tarik Al A’zhom

BANTEN

KNPI Banten Ultimatum Oknum Mengatasnamakan KNPI Kota Tangerang

BANTEN

Bikin Gaduh, Satpol PP Diminta Tertibkan Bangunan Klinik di Pinang

BANTEN

Kontingen Badminton Lapas Rangkasbitung Tembus Semifinal Kakanwil Banten Cup

BANTEN

61 Orang Warga Binong di Vaksin Polsek Curug Lakukan Pengamanan

BANTEN

Sering Beri Himbauan Kamtibmas Jelang Saur, Kapolres Beri Bantuan Kepada Dua Orang Marbot