Dimana masalahnya? Orang Tua Siswa Demo di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Lantaran Anaknya Tak Diterima Sekolah – Sekilasbanten

Home / PENDIDIKAN

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:43 WIB

Orang Tua Siswa Demo di SMAN 3 Kabupaten Tangerang Lantaran Anaknya Tak Diterima Sekolah

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Puluhan orang tua siswa dari Desa Kadu Jaya berunjuk rasa di depan SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang. Para orang tua ini ingin meminta penjelasan mengapa anak mereka tidak diterima di sekolah tujuan, Kamis (26/06/2025) pagi.

Jono salah satu orang tua calon siswa mengaku, anaknya tidak diterima di SMAN 3 Kabupaten Tangerang yang berada di Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug. Padahal, jarak rumahnya dekat dengan sekolah tersebut.

“Kami sudah mendaftar secara online, tetapi anak saya tidak ada dalam daftar penerimaan. Ini sangat mengecewakan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan jarak domisili dalam proses penerimaan siswa.

“Kami ingin anak-anak kami memiliki kesempatan yang sama untuk bersekolah tanpa harus melalui proses yang sulit,” ungkapnya.

Baca Juga  Tak Hentinya di Pagi Hari Polsek Curug Gelar Operasi Yustisi

Ketidakpuasan terhadap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang memberlakukan persyaratan domisili yang dianggap memberatkan.

Banyak anak-anak diwilayah desa Kadu tersebut tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka akibat syarat yang ketat.

SPMB yang ada tidak hanya mengharuskan calon siswa untuk memenuhi syarat domisili, tetapi juga melampirkan dokumen lain seperti nilai rapot 5 semester, Kartu Keluarga (KK) yang diterbitkan dalam satu tahun terakhir, dan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) dari orang tua.

Sementara itu kordinator aksi, Rofi mengatakan unjuk rasa ini digelar karena banyak calon siswa di Desa Kadu, Kecamatan Curug berdomisili dekat dan tidak mampu yang tidak masuk ke Sekolah Negeri.

Baca Juga  Mahasiswa Fakultas Hukum Unpam Sosialisasikan Perlindungan Hukum bagi Anak Disabilitas di SKH IT YARFIN

Dirinya telah menerima ada 12 siswa yang ditolak di sekolah tersebut, jumlah tersebut bisa jadi lebih banyak lantaran tidak melapor.

Ia menegaskan bahwa mereka akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat jika tidak ada tanggapan dari pihak sekolah.

“Jika aksi ini tidak diterima, kami akan melanjutkan ke pemerintah daerah, provinsi, atau kementerian pendidikan. Kami berjuang demi masa depan anak-anak bangsa.” tukasnya.

Sejauh ini pihak SMA Negeri 3 Kabupaten Tangerang sendiri belum dapat memberikan keterangan resmi terkait adanya para calon siswa yang ditolak. (ris)

Share :

Baca Juga

PENDIDIKAN

Webinar Parenting FKOMG SD Islam Cikal Harapan 1 BSD, Bahas Terkait Blended Learning

PENDIDIKAN

SMK PGRI 1 Balaraja Potret Sekolah Kejuruan Siap Kerja dan Terus Mendapat Kepercayaan Masyarakat

PENDIDIKAN

Program Ilmu Gizi Universitas Yatsi Madani Pertama di Banten

PENDIDIKAN

Cegah HOAX dan Ciptakan Generasi Emas di Era Digital, Purbajati Institute Gandeng Kemenpora Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Literasi Digital

PENDIDIKAN

Diduga Belum Perpanjang Izop, Beberapa Sekolah Dibawah Naungan YKDW Tangerang Terima Dana Bos

PENDIDIKAN

SDN Kunciran 7 Diduga Lakukan Pungli, Kegiatan Pensi Siswa Diminta Rp35 Ribu

PENDIDIKAN

Mahasiswa UNPAM Ubah Sampah Jadi Indah

Kabupaten Tangerang

Terkait Vidio Viral Siswa-siswi SMA Negeri 13 Kabupaten Tangerang Belajar Tak Pakai Bangku, Ini Kata Wakil Kepsek Bidang Kurikulum