Home / Kota Tangerang

Rabu, 14 Juli 2021 - 17:40 WIB

Pembangunan SPBU Vivo Digerudug Warga, Diduga Tak Berizin

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Diduga tak berizin, pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakan Umum (SPBU) Vivo digerudug warga sekitar.

Pasalnya, warga sekitar yang tidak diikut sertakan dalam salahsatu proses perizinan mencoba hentikan pembangunan SPBU yang diduga tak memiliki ijin dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) di jalan Jenderal Sudirman, Babakan Kota Tangerang, Rabu (14/07/2021).

Ketua RW. 05 Kelurahan Babakan, Cepi Burhanudin, Spd, mengatakan, belum ada koordinasi prihal izin kepada wilayah terkait pembangunan dan mengkhawatirkan bilamana terjadi ledakan atau kebakaran yang letaknya bersebelahan dengan pemukiman warga di RT. 01 RT. 05 Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

“Dari SPBU kan dampak negatifnya besar terhadap warga, bila terjadi ledakan atau kebakaran warga sekitar yang terdampak,” ungkapnya.

Baca Juga  Sejarah Tempo Dulu Desa Kadu Curug Kawasan Mencetak Bata Merah Berkualitas

Dari kekhawatirannya itu, sebagai perwakilan warga, Cepi pun sempat mempertanyakan ijin terkait pembangunan SPBU bersama Organisasi Masyarakat (Ormas) sekitar yang diketahui akan digunakan oleh SPBU Vivo milik PT Vivo Energy Indonesia, perusahaan sektor hilir minyak dan gas bumi yang menjual pasar bensin beroktan 88 yang saat ini hanya dijual PT Pertamina (Persero).

Dirinya mengharapkan jika pembangunan maupun oprasional nanti dapat bersinergi dengan warga sekitar, dan tentunya dapat saling bermanfaat.

“Maunya sih dari CSR juga untuk tenaga kerjanya, artinya harus ada yang dipentingkan apabila ada kegiatan warga yang positif itu diperhatikan. Tadi sih keputusannya nanti hari Senin, sekarang masih ada waktu dua hari kedepan kita untuk perusahaan, itu aja ada manfaat dia manfaat buat kita-kita juga,” harap Cepi.

Baca Juga  Operasi Cipta Kondisi Polsek Curug Wujud Upaya Polri Menjaga Keamanan

Sementara, buntut panjang grudug warga yang berujung mediasi, Salahsatu Koordinator keamanan pembangunan SPBU Vivo, Bambang mengungkapkan, bahwa adanya protes warga hanya masalah koordinasi.

“Saya gak bisa menyampaikan kepada semua, karena sudah diwakili tadi sudah sampaikan oleh Pak Binamas dan Babinsa, jadi langsung bertanya kepada Pak Babinsa kalau itu. Intinya hanya permasalahan koordinasi aja,” ungkap pria yang mwngaku sebagai Scurity.

Ditanya lebih lanjut, ia menerangkan, jika untuk masalah perizinan pihak owner sudah mengantongi izin. “Kalo masalah izin ya ada lah,” jelas Bambang.

(Gn/Din)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Wujudkan Gampang Sekolah, Pemkot Tangerang Serahkan Hibah kepada Lembaga Pendidikan Islam

Kota Tangerang

Silaturahmi IKA PRITA, Sachrudin: Jaga Persahabatan dan Terus Berdaya untuk Sesama

Kota Tangerang

Dilepas Wakil Wali Kota, Tim Soeratin Persikota Siap Berlaga di Tingkat Provinsi

Kota Tangerang

Buntut Pengusiran dan Tantang Duel Wartawan, Puluhan Jurnalis Geruduk Kantor Kecamatan Cibodas

Kota Tangerang

Clash Of The Titans, Perbasi Kota Tangerang Tanding Tim Juara Basket se-Tangerang Raya

Kota Tangerang

Sukses Layani Lebih 40 Juta Penumpang, Bandara Soekarno-Hatta Raih Airport Service Quality Award sebagai Bandara Terbaik Asia Pasifik

Kota Tangerang

Hadiri Pelantikan PWI, Dr. Nurdin : Pers Bagian dari Sejarah Perjuangan Bangsa

Kota Tangerang

Puncak Hari Pers Nasional 2026, Wali Kota Tangerang Potong Tumpeng dan Jenguk Wartawan yang Alami Kecelakaan