Home / Kota Tangerang

Jumat, 7 November 2025 - 10:11 WIB

Perdana, Melalui Disbudpar Kota Tangerang Gelar Festival Pintu Air 10 Tahun 2025

Foto: Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan Saat Menyampaikan Sambutan di Pembukaan Festival Pintu Air 10.

Foto: Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan Saat Menyampaikan Sambutan di Pembukaan Festival Pintu Air 10.

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG – Pertama kalinya, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Festival Pintu Air 10 yang mengangkat sejarah dan warisan budaya.

Festival Pintu Air 10 resmi dibuka oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono beserta jajaran Forkopimda di Taman Eco Park, Kamis (6/11/25).

Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan, Festival Pintu Air 10 bukan sekadar perayaan, tetapi juga bentuk pelestarian nilai budaya dan sejarah Kota Tangerang yang erat kaitannya dengan Sungai Cisadane.

Sachrudin juga menambahkan, Pintu Air 10 memiliki nilai historis yang penting bagi masyarakat Tangerang. Selain berperan sebagai infrastruktur irigasi di masa kolonial Belanda, bendungan tersebut kini menjadi simbol penting pengelolaan sumber daya air di wilayah setempat.

Baca Juga  PT Shaibo Shoes Indonesia di Legok Diduga Belum Miliki Izin Operasional

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Karena ini juga melibatkan komunitas, budayawan dan UMKM. Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa meningkatkan perekonomian sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,” ujar Sachrudin.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Boyke Urif Hermawan menjelaskan, Festival Pintu Air 10 digelar selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2025, di Taman Eco Park yang bersebelahan langsung dengan Bendungan Pintu Air 10.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ratusan peserta ikut berpartisipasi dalam berbagai lomba, mulai dari marawis, modern dance, silat tradisi, hingga olah vokal grup. Kami ingin mengakomodir potensi seni budaya yang belum terwadahi di ajang-ajang resmi pelajar,” jelas Boyke.

Selain berbagai lomba, festival ini juga menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya. Seperti barongsai, tari kreasi dan modern dance, serta bazar UMKM dan sembako murah yang ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga  Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Linmas, Arief : Linmas Sebagai Penggerak Masyarakat

Boyke menambahkan, lewat festival ini pihaknya ingin mengenalkan kembali sejarah Bendungan Pintu Air 10 yang telah berdiri sejak era kolonial dan masih berfungsi mengatur aliran air Sungai Cisadane hingga kini.

“Festival ini bukan hanya hiburan, tetapi juga edukasi sejarah dan ruang ekspresi bagi masyarakat. Kami mengajak warga Tangerang untuk datang, menikmati pertunjukan, sekaligus mendukung pelaku seni dan UMKM lokal,” pungkasnya. (GusNur)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Musrenbangkom Tahun Anggaran 2024 Resmi Dibuka

Kota Tangerang

Target Zero Stunting, Wali Kota Beri Arahan ke TPPS Kota Tangerang

Kota Tangerang

Luar Biasa, Peserta Gerebek Kampung Andra Soni Tembus Puluhan Ribu Orang

Kota Tangerang

Bawaslu Kota Tangerang Dinilai Minim Melibatkan Media dalam Pengawasan Pilkada 2024

Kota Tangerang

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pemkot Tangerang dan Aktifis Lingkungan Gelar Apel Kebangsaan di Kali Cisadane Barat

Kota Tangerang

Sosialisasi Kenaikan Pangkat, Arief Minta ASN Lebih Profesional dan Konsisten

Kota Tangerang

Tolak Relokasi Makam, Ratusan Massa Gelar Aksi Didepan Puspem Hingga Nginap

Kota Tangerang

Walikota Minta, Tahun Ini Pembangunan Kantor MUI di Setiap Kecamatan Harus Tuntas