Home / Kabupaten Tangerang

Sabtu, 3 Februari 2024 - 20:46 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Pengurus Ponpes Assalam Bersama Ketua Pengembangan Yayasan Kunjungi Polresta Tangerang

Foto: Pengurus Popes Assalam kemiri Gus Lutfi bersama Ketua Pengembangan Yayasan
 M. Agus Mulyana Berfoto Bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, Usai Bersilaturahmi.

Foto: Pengurus Popes Assalam kemiri Gus Lutfi bersama Ketua Pengembangan Yayasan M. Agus Mulyana Berfoto Bersama Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono, Usai Bersilaturahmi.

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG — Guna meningkatkan hubungan talisilaturahmi, Pengurus Ponpes Assalam kemiri Gus Lutfi bersama Ketua Pengembangan Yayasan M. Agus Mulyana berkunjung ke Mapolresta Tangerang. Kamis (1/2/2024)

Kedatangan pengurus Pondok Pesantren Assalam Gus Lutfi bersama Ketua Pengembangan Yayasan M. Agus Mulyana yang juga dikenal sebagai pengusaha AC Merk Gree ini disambut langsung Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono.

Saat ditemui sekilasbanten.com dikantor Sekretariat BPC HIPMI Kabupaten Tangerang, Sabtu (3/2) Ketua pengembangan Yayasan Ponpes Assalam M. Agus Muyana menjelaskan, kunjungan yang dilakukanya bersama pengurus Ponpes atas undangan Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Baktiar Joko Mujiono untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi.

Seyogyanya Kapolres yang hendak berkunjung ke Ponpes Assalam, Namun lantaran sibuknya Jadwal kegiatan Kapolres jelang Pemilu 2024, akhirnya Kapolres meminta pihak Ponpes untuk datang berkunjung ke Mako Polresta Tangerang.

“Kami dari Yayasan Ponpes Assalam Kemiri mendapat undangan dari Pak Kapolres, untuk bersilaturahmi sembari membahas tentang pemuda, santri dan tahfidz. Kita juga mendapat arahan dari Bapak Kapolres yang kita anggap sebagai ayah angkat atau orang tua kita untuk turut membina, membimbing dan mengarahkan kita, agar kedepannya santri-santri ini selain belajar ilmu agama mereka bisa belajar berwira usaha/wiraswasta,” paparnya.

Baca Juga  Bupati Zaki Tegaskan Angka Stunting di Kabupaten Tangerang Harus Turun

Agus selaku pengusaha yang merupakan kader Hipmi Kabupaten Tangerang ini mengatakan, untuk menutupi ketidak cukupan dana operasional yayasan, dirinya mengajarkan santri untuk belajar berwirausaha, tujuannya mengembangkan minat santri untuk jadi pengusaha dan belajar kemandirian

Kedepannya ia bertekad untuk mengembangkan Ponpes Assalam agar para santri menjadi Santripreneur. Ia menyebut bahwa saat ini sudah berjalan usaha mengembangkan air minum kemasan.

Foto; M. Agus Mulyana Selaku Ketua Pengembang Yayasan Ponpes Assalam Yang Juga Kader Hipmi Kabupaten Tangerang Saat Ditemui Dikantornya. Sabtu (3/2/2024) sore.

“Kami juga ada balai latihan kerja (BLK), tata busana dan tata boga yang mendapat bantuan dari Kementerian Tenaga Kerja, untuk itu kami berdayakan agar para santri lebih kreatif,” tukasnya.

Selain itu, di lingkungan Ponpes juga dikembangkan bidang pertanian seperti menanam cabe, sayuran dan ikan nila yang menjadi bagian keekonomian serta ketahanan pangan di Ponpes Assalam.

“Mudah-mudahan ke depan kami bisa kembangkan lebih banyak lagi, untuk itu kami meminta arahan kepada Bapak Kapolres selaku orang tua dan pembina kita di lingkungan Ponpes Assalam ini,” ucapnya.

Baca Juga  Buntut Peristiwa Saling Pukul di Proyek Forest Duo Kedua Belah Pihak Saling Lapor Polisi

Lebih jauh Agus menjelaskan, bahwa para santri yang bersekolah mulai dari tingkat SMP dan SMK digratiskan, untuk biaya operasionalnya diambil dari provit para santri yang berwira usaha.

“Untuk tahfidz sendiri Pak Kapolres mengatakan bahwa Polri kebetulan ada program minimal tahfidz 10 Juzz santri bisa daftar menjadi anggota Polri dijalur tahfidz. Tentunya ini menjadi motivasi bagi para santri karena banyak juga tadinya putus sekolah, anak yatim piatu bisa dibiayai Pondok untuk bersekolah,” ungkap Agus.

Ia menambahkan, untuk sumberdana sekolah gratis didapat dari dana Bos dan Bosda bantuan pemerintah. “Dana Bos dan Bosda kita dapat 6 bulan sekali, makanya kita bentuk dan kita kembangkan Santripreuner supaya mereka bisa mandiri, dan bisa mengembangkan usaha Pondok,” harapnya.

Agus berpesan untuk para santri tetap semangat, karena santri yang dibina ini rata-rata berprestasi. Ia meminta agar para santri terus gigih belajar, menghafal Al-Qur’an dan mengaji untuk terus mengembangkan dirinya.

“Alhamdulillah saya merasa bangga, karena di Pondok banyak orang tua asuh dan pembimbing yang sangat luar biasa,” pungkasnya. (Gn)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Hadiri Nobar Bola di Rumah Tokoh Masyarakat Rajeg, Zaki; Mari Kita Dukung Pak Maesyal Rasyid Jadi Bupati Tangerang

Kabupaten Tangerang

Dua Siswa PSHT Rayon Gelam Jaya Raih Juara di Event Rajeg Silat Championship2

Kabupaten Tangerang

Kecewa Surat Edaran SE bernomor 560/3464/-Disnaker/2023, Buruh AB3 Bakal Geruduk Disnaker Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang

Kades Diduga Lecehkan Profesi, Jurnalis Desak Bupati Ambil Langkah Tegas

Kabupaten Tangerang

Lagi Asik Main Hp, Pemilik Warteg di Elok Disatroni 3 Orang Bersenjata Parang

Kabupaten Tangerang

Menjaga Kualitas Pelayanan, Camat Kelapa Dua Memberikan Pembinaan Kepada Aparatur Kelurahan

Kabupaten Tangerang

Jelang Ramadhan 1446 H, Praktik Prostitusi Online di Binong Masih Marak

Kabupaten Tangerang

Baru 3 Hari Coran Ring Balok Proyek SDN Bencongan VI Sudah Dibuka