Home / HUKUM & KRIMINAL

Selasa, 28 September 2021 - 19:30 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Otak dan Pelaku Penembakan Paranormal di Tangerang, Ini Motifnya

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dan menangkap otak sekaligus pelaku penembakan terhadap Ustad Armand warga RT 02 RW 05 Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Selasa (28/9/2021) siang.

Peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB pada Sabtu, (18/9/2021) malam lalu..

Armand (43) atau akrab disapa Alex ditembak Orang Tidak Kenal (OTK) didepan rumahnya sendiri. Ia meninggal dunia saat di rumah sakit.

Kasus yang sempat menggemparkan masyarakat kota Tangerang tersebut di tangani Tim Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya gabungan dengan Polres Metro Tangerang Kota.

Selanjutnya, dalam waktu kurang dari satu Minggu, Tim berhasil menangkap pelaku Matum (42) sebagai inisiator atau yang menyuruh dua orang pelaku eksekusi Kusnadi Dwi Handoko alias Bram (28) dan Saripudin (28) sebagai Joki motor yang digunakan saat melakukan aksi. seorang otak penembakan tersebut.

Baca Juga  Tak Pakai Masker, 8 Orang di Ganjar Sanksi Saat Koramil 07/Kresek Gelar Operasi Yustisi

Mereka ditangkap di Daerah Serang Banten. Pengejaran dilakukan mulai dari wilayah Bogor, Jawa Barat hingga Banten, sebab para pelaku berencana akan melarikan diri ke wilayah Sumatera.

“Inisiatornya M merupakan warga Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Dia adalah pengusaha angkutan, K adalah Eksekutor penembakan dan S sebagai joki yang menunggu eksekutor melakukan aksi dilokasi penembakan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dalam konferensi pers yang di gelar di Mapolda Metro Jaya. Selasa, (28/9) bersama Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat dan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima.

Baca Juga  UID dan Gajah Tunggal Group Gelar Vaksinasi

Yusri melanjutkan, hasil dari pemeriksaan motif nya adalah dendam, sebab korban Armand merupakan paranormal yang biasa mengobati orang.

“Istri M, di tahun 2010 berobat pada korban, yakni masang susuk, awalnya tidak mengaku ada persetubuhan dalam ritual yang dilakukan korban, namun terungkap saat ada SMS yang bocor,” ungkap Yusri.

Semakin bertambah dendam M setelah mengetahui lagi bahwa kakak kandung meninggal dunia juga menjadi korban dari korban Armand.

“Bayaran yang dikeluarkan pelaku Inisiator M untuk para eksekutor ini senilai Rp. 60 juta,” terangnya.

(Red/*)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Razia Balap Liar, Polres Lebak Amankan 40 Unit Kendaraan Bermotor

HUKUM & KRIMINAL

Polrestro Tangerang Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Ganja, Ekstasi dan Sabu

HUKUM & KRIMINAL

Antisipasi Maraknya Isu Hoax, Polsek Neglasari Gelar Patroli 24 Jam

HUKUM & KRIMINAL

Pelaku Pengeroyokan di Kampung Sangiang Diamankan Polsek Jatiuwung

HUKUM & KRIMINAL

Sebabkan Tukang Ikan Meninggal, Tiga Dept Colletor di Amankan Polisi

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Karawaci Akan Gelar Patroli Cipkon Sepanjang Ramadhan

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Petir Siaga, Laksanakan Simulasi PAM
Polsek Neglasari

HUKUM & KRIMINAL

Polsek Neglasari Lumpuhkan Pelaku Curanmor