Home / Kabupaten Tangerang

Kamis, 1 Agustus 2024 - 15:18 WIB

Proyek Depan Pospol Kutabumi Bikin Macet, Ini Penjelasan Kapolsek Pasar Kemis

Foto; Situasi Jalan Raya Kutabumi-Gelam Jaya Macet Saat Jam Kerja.

Foto; Situasi Jalan Raya Kutabumi-Gelam Jaya Macet Saat Jam Kerja.

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG — Proyek peningkatan Jalan Raya Kota Bumi — Gelam Jaya dikeluhkan warga. Pasalnya, sejak dimulainya pengerjaan jalan tersebut mengakibatkan kemacetan saat jam berangkat kerja (Pagi) dan pulang kerja (Sore).

Ironisnya, tak satupun petugas baik dari Dishub Kabupaten Tangerang maupun petugas Kepolisian setempat membantu arus lalu lintas di lokasi proyek tersebut, terkesan ada pembiaran saat terjadi kemacetan.

Untuk diketahui, bahwa Proyek peningkatan jalan Kuta Bumi – Gelam Jaya milik Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU) itu dikerjakan oleh CV Adi Surya Contractor dengan total anggaran hampir 1,9 Milyar 90 hari kalender.

Foto: Situasi Depan Pospol Kutabumi, Pengaturan Jalan di Area Proyek Dilakukan Warga Sipil.

Salah seorang warga Kotabumi Johan yang sehari-harinya melintasi jalan itu untuk berangkat kerja mengatakan, proyek peningkatan jalan di Jalan Raya Kutabumi tepatnya di depan Pospol Kutabumi, membuat kemacetan panjang, bagi pengguna jalan baik roda 2 maupun 4.

Baca Juga  Proyek Saluran Air di Perumahan Dasana Indah Diduga Tidak Transparan

“Lucunya yang mengatur arus lalu lintas di pengerjaan proyek tersebut adalah bukan dari pihak kepolisian atau Dishub, melainkan orang sipil sambil membawa ember dan meminta sumbangan seikhlasnya kepada pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga heran kenapa bukan aparat baik Dishub atau polisi yang mengatur lalu lintas, di tempat penggalian di tengah jalan tersebut. Padahal, lanjut dia, proyek tersebut ada didepan Pospol Kuta Bumi.

“Saya berharap Instansi terkait segera menurunkan aparat dishub atau polisi untuk mengatur di jam sibuk baik pagi atau sore,” harapnya.

Foto: Situasi Jalan Raya Cadas-Kukun, Tepatnya Desa Gerudug Proyek Peningkatan Jalan Akibatkan Kemacetan.

Hal serupa juga terjadi di Jalan Raya Cadas Kukun, tepatnya di Desa Gerudug sebelum Teluk Jakarta jika dari arah Cadas arah kukun. Pembangunan peningkatan jalan tersebut juga menyebabkan kemacetan saat jam kerja dan pulang kerja, tanpa bantuan petugas untuk mengatur lalin.

Masyarakat berharap, agar setiap pembangunan yang bersinggungan dengan kepentingan umum agar di koordinasikan dengan pihak terkait. Agar proyek berjalan lancar tanpa mengganggu akses masyarakat saat beraktifitas.

Baca Juga  Bupati Tangerang Kukuhkan TPAKD di Pendopo

“Sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalan raya Cadas-Kukun terus terang saya merasa terganggu, coba kalau proyek itu dibantu aparat Dishub atau Polisi saat jam kerja dan pulang kerja, yakin jalan juga agak lancar nggak macet-macet amat,” tukas Srn singkat.

Sementara Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu saat dikonfirmasi sekilasbanten.com, via WhatsApp Kamis (1/8) terkait hal tersebut mengaku belum ada koordinasi pihak pimpro kepada aparat terkait.

“Belum ada koordinasi, nanti coba saya colek Kanitlantas ya,” jawab AKP Ucu singkat.

Senada dengan Anggota Dishub Kabupaten Tangerang, Anto, Ia mengaku pihaknya selaku Dishub tidak merasa diajak koordinasi oleh pimro peningkatan Jalan Kutabumi-Gelam Jaya.

“Iya bang mohon maaf, perbaikan jalan di Kutabumi dengan Cadas – Kukun dari kami tidak ada berkoordinasi untuk pengaturan perbaikan jalan,” ujarnya.

(tim Frwt)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Kelapa Dua Terus Digenjot, Warga Ucapkan Terimakasih 

Kabupaten Tangerang

Pagi pagi Jalan Raya Serang Telan Korban Laka

Kabupaten Tangerang

Galian Pipa Air Bersih di Binong Dikeluhkan Warga Lantaran Asal Taruh Material Galian Tanah dan Tidak Ada Pengaturan Lalulintas

Kabupaten Tangerang

BPBD Kabupaten Tangerang Eksekusi Cincin Tersangkut di Jari Manis Ibu Rumah Tangga

Kabupaten Tangerang

Sebuah Toko Milik Indomart Terbakar di Depan Perum Gardenia Rajeg Mulya

Kabupaten Tangerang

Aktifitas Pembakaran dan Peleburan Aluminium Foil di Sukatani Rajeg Dikeluhkan Warga

Kabupaten Tangerang

Data Pribadi Disalahgunakan, Warga Kelapadua Kaget Didatangi Debt Collector

Kabupaten Tangerang

Bandel, Pembanguan Toko Indomaret di Sepatan Diduga Tanpa Izin