Home / Kabupaten Tangerang

Selasa, 7 Januari 2025 - 14:20 WIB

Badan Karantina Indonesia Pastikan, Sapi Impor Yang Masuk ke Tanah Air Bebas PMK

Foto: Badan Karantina Indonesia Saat Mengecek Sapi Impor di Teluknaga Tangerang.

Foto: Badan Karantina Indonesia Saat Mengecek Sapi Impor di Teluknaga Tangerang.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG –Badan Karantina (Barantin) Indonesia memastikan bahwa sapi impor yang masuk ke Tanah Air bebas penyakit mulut dan kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Desase (LSD).

Hal tersebut dipastikan usai menininjau langsung Instalasi Karantina Hewan, PT Tanjung Unggul Mandiri (TUM) yang berlokasi di Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang.

Kepala Barantin, Sahat M Panggabean mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung untuk memastikan bahwa sapi tersebut telah bebas dari PMK dan LSD.

“Kita bisa pastikan bahwa sapi-sapi yang masuk ke Indonesia itu benar-benar bebas penyakit PMK dan satu lagi penyakit LSD,” jelasnya di hadapan awak media, Selasa, 07 Januari 2025.

Sapi impor tersebut, kata Sahat, datang langsung dari Australia dan sudah dilakukan vaksinasi. Sesampainya di Negara Zamrud Khatulistiwa ini, sapi itu juga kembali di vaksinasi untuk memastikan hewan bebas dari penyakit.

Baca Juga  Musda ke-XI Golkar, Intan Nurul Hikmah Resmi Pimpin Golkar Kabupaten Tangerang

“Kami juga sudah lihat langsung ke Australia yg dikirim ke sini, sampe sini kita pastikan sapi-sapi itu divaksinasi untuk penyakit PMK dan LSD,” tegas Sahat.

Tak hanya vaksinasi, sapi-sapi impor itu juga dilakukan pemeriksaan darah guna memastikan hewan berkaki empat itu terbebas dari virus. Hal tersebut juya digalakan untuk mencegah sapi terkena penyakit dari luar ke Indonesia.

“Meskipun sehat tetap dilakukan vaksinasi, tadi diambil juga sampel darah. Vaksinasi ini bukan sampling, tapi pada seluruh populasi,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemkab Tangerang Raih ke-17 Kalinya Predikat WTP

Sahat menambahkan, ada sekitar 470 ekor sapi di seluruh feedloder Indonesia dan semuanya telah dilakukan vaksinasi sesuai standar prosedur (SOP).

“Jadi sama seperti ini kita liat di tempat lain akan seperti ini divaksinasi, jadi seluruh sapi-sapi yg masuk Indonesia itu kita pastikan, pertama dari negara asalnya sehat, tapi juga ketika sampai di Indonesia kita vaksinasi,” urainya.

‘Kalau ada yang sakit, itu pasti kita musnahkan. Jadi kita tdk akan memberi makanan tidak sehat ke masyarakat kita. Kita tetap aware terhadap isu PMK ini,” sambungnya menutup.

(Gn/Put)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Tasyakuran Warga Baru PSHT Angkatan ke-IV, Ponpes Dar El Amir Ranting Kemiri Santuni Puluhan Anak Yatim

Kabupaten Tangerang

Solid dan Kompak, Seluruh Anggota Dipastikan Full Dukung Agus Mustika Nahkodai HIPMI Kabupaten Tangerang 2024-2027

Kabupaten Tangerang

Gercep, Pemdes Kadu Kerja Bakti Renovasi Rumah Terdampak Bencana Angin Kencang dan Hujan Deras

Kabupaten Tangerang

Galian Pipa Air Bersih di Binong Dikeluhkan Warga Lantaran Asal Taruh Material Galian Tanah dan Tidak Ada Pengaturan Lalulintas

Kabupaten Tangerang

Tinjau Langsung Kegiatan Vaksinasi di Desa Tapos, Kabinda Banten: Jangan Mudah Pecaya Berita Hoax

Kabupaten Tangerang

Jelang Kegiatan Bukber dan Berbagi Takjil Gratis Ramadhan 1447 H, IPSI Rajeg Gelar Rapat Persiapan

Kabupaten Tangerang

Diikuti Ribuan Siswa Kapolresta Tangerang Dampingi Wakapolda Banten Upacara di Alun-alun Balaraja

Kabupaten Tangerang

Ketua DPD LPRI Banten Sebut Proyek U-Ditch Diduga Tidak Sesuai RAB