Home / NASIONAL

Jumat, 23 Mei 2025 - 23:44 WIB

PWI Pusat Berangkatkan Satgas Anti Hoax ke Ukraina

Foto: Algooth Putranto. Koordinator Riset Satgas Anti Hoax PWI Pusat.

Foto: Algooth Putranto. Koordinator Riset Satgas Anti Hoax PWI Pusat.

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Satuan Tugas Anti Hoax Persatuan Wartawan Indonesia Pusat mengirimkan wakilnya ke wilayah konflik Ukraina-Rusia untuk mempelajari pola narasi hoak yang terjadi dalam perang tersebut sekaligus melakukan peningkatan diplomasi masyarakat sipil.

Budi Nugraha, Ketua Satgas Anti Hoax PWI Pusat menuturkan pihaknya mengirimkan Algooth Putranto selaku Koordinator Riset untuk memenuhi undangan Conversation of the Free: Ukraine and Indonesia yang didukung oleh Renaissance Foundation.

“Terpilihnya Algooth selaku wartawan Suara Merdeka yang menjabat Koordinator Riset Satgas Anti Hoax PWI Pusat merupakan hal yang tepat karena PWI Pusat menjadikan gerakan antihoax sebagai salah satu fokus kerja organisasi,” ujarnya, Jumat (23/5).

Selain mengikuti kegiatan Conversation of the Free: Ukraine and Indonesia, Algooth yang merupakan dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nusantara (Undira) atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kyiv dijadwalkan memberikan kuliah umum di sejumlah lembaga di Ukraina.

Baca Juga  Usai Dilantik, Dirjen Imigrasi Silmy Karim Lakukan Sidak di TPI Bandara Soetta

Seperti diketahui, tahun ini Indonesia-Ukraina merayakan 33 tahun hubungan diplomatik. Tahun lalu, Institut Ukraina mengadakan pertemuan dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Indonesia mengenai kerja sama di bidang kebudayaan

“Ukraina disebut-sebut memiliki banyak kesamaan dengan Indonesia, terutama dalam budaya, tradisi, dan agama. Dalam hal ini Algooth yang memiliki ketertarikan riset pada komunikasi budaya dapat membagikan pandangannya kepada akademisi Ukraina,” tuturnya.

Kesempatan ini terbuka sangat besar mengingat pemerintah Ukraina telah mengizinkan Pusat Kajian Budaya Indonesia di Nizhyn Mykola Gogol State University (NMGSU) di Ukraina pada 7 April 2025.

Kemudian, pada 25 April 2025, diketahui pemerintah Indonesia melalui KBRI Kyiv telah menandatangani memorandum kesepaham (MoU) dengan Akademi Nasional Manajemen Budaya dan Seni Ukraina (NAKKIm).

Baca Juga  Dukungan Mengalir, Hendry Ch Bangun Resmi Daftar di Kongres Persatuan PWI 2025

Algooth Putranto menuturkan perjalanan keduanya ke Kyiv diharapkan dapat menjadi kesempatannya memberikan perspektif yang lebih tepat tentang Indonesia yang belum sepenuhnya dipahami oleh bangsa Ukraina.

“Sebagai bangsa, kita berhutang sangat besar kepada Ukraina. Tanpa perjuangan mereka di PBB tidak akan ada bangsa merdeka Indonesia. Sayang, kita terpisah oleh perang ideologi. Kunjungan di tengah perang ini semoga menjadi awal mempersiapkan hubungan lebih baik kedua negara di masa damai,” pungkasnya.  (Red)

Share :

Baca Juga

NASIONAL

Presiden Jokowi Berikan Arahan Kepada Kepala Daerah Terkait Penanganan Covid-19

NASIONAL

Ketum SMSI Temui Ketua MPR RI Bahas Ultah Pada Maret Mendatang

NASIONAL

Nobar Bersama IKSD dan IKPM Memeriahkan Hari Santri Nasional

NASIONAL

Pendaftaran Segera Dibuka, Berikut Pedoman Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021

NASIONAL

Dinilai Merugikan, Kantor Gold Gym Digeruduk Member

NASIONAL

Lembaga Bantuan Hukum SMSI Hadir, Firdaus: Sangat Penting

NASIONAL

Laporan Masuk 134 ASN Nekat Mudik, Tjahjo Kumolo Tegaskan Bila Terbukti Beri Sanksi

NASIONAL

Viral Dipemberitaan, Petani Sidajaya Rasmin si Buta Huruf Diduga di Paksa Cap Jempol Selembar Kertas