Home / PEMERINTAHAN

Senin, 6 September 2021 - 01:22 WIB

Seleksi Kompetensi Dasar Digelar dengan Prokes Ketat

SEKILASBANTEN.COM, JAKARTA – Peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Sejak pagi telah mendatangi Kantor Regional 1 Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta.

Para peserta tiba dengan pakaian yang sama, kemeja putih dan bawahan hitam. Pelaksanaan SKD CPNS Kementerian PANRB dibagi dalam dua sesi. Untuk sesi pertama dimulai pukul 08.00 WIB dan sesi kedua pukul 11.00 WIB.

Penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat dilakukan dalam seleksi tersebut. Diantaranya, peserta wajib melakukan swab test RT-PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.

Kedua, peserta menggunakan masker dobel berupa masker tiga lapis dan masker kain di bagian luar. Ketiga, jaga jarak minimal 1 meter. Keempat, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kelima, ruang kegiatan maksimal diisi 30 persen dari kapasitas normal.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji meminta peserta yang mengikuti SKD untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) agar tidak terjadi penularan Covid-19.

“Kami tidak ingin seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) ini menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” ucapnya di kantor Regional 1 BKN Yogyakarta, Minggu (5/9/2021).

Tes SKD yang dilaksanakan ditengah pandemi Covid-19, menurutnya, membutuhkan kerja sama seluruh pihak untuk disiplin menerapkan prokes.

“Panitia sudah berusaha menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap untuk menunjang prokes. Kami mengajak agar peserta benar-benar menjalankannya dengan maksimal,” tuturnya.

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, proses seleksi CASN dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini dapat mengurangi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam penerimaan CASN.

“Untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan seleksi, nilai ujian dapat dipantau melalui live score,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bagus Sulistiyono, salah satu peserta tes SKD Kementerian PANRB, sangat mengapresiasi pelaksanaan tes SKD tahun 2021. Menurutnya, dibalik keterbatasan saat ini panitia seleksi menerapkan prokes yang sangat maksimal.

“Dari awal datang, pelayanannya sudah bagus. Kita diharuskan cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan memakai masker 2 lapis,” tutupnya. (R1).

Share :

Baca Juga

PEMERINTAHAN

Evaluasi Kemendikbudristek, Komisi X DPR RI Bahas realokasi dan refocusing APBN 2021

NASIONAL

Proses Peralihan ASN KPK Selesai dengan Sempurna, LSAK: 57 Orang TMS

PEMERINTAHAN

Menteri PANRB Sesalkan Praktik Jual Beli Jabatan

MILITER

Pasi Intel Kodim 0510 Tigaraksa Hadiri Kegiatan Fasilitasi Kewaspadaan, Intelijen di Pemilu dan Pilkada 2023

PEMERINTAHAN

Benyamin Davnie Hadiri Launching Sentra Vaksin PMI Kota Tangsel

KESEHATAN

Pejabat , ASD dan TNI Polri Mulai Diberikan Vaksin Covid-19

NASIONAL

Ciptakan Transformasi Kultural Melalui Disiplin ASN

NASIONAL

Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM Terbagi Menjadi 4 Level