Home / HUKUM & KRIMINAL

Jumat, 19 Januari 2024 - 17:09 WIB

Ungkap Kasus Obat Berbahaya, Polrestro Tangerang Kota Sita 30.257 Butir dan 14 Tersangka Diamankan

Foto: Kasatres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Zazali Haryono didampingi Kasi Humas Kompol Aryono Beserta Para Kanitreskrim Polsek Jajaran Saat Menunjukkan Barang Bukti Obat-obatan Terlarang. Jum'at (19/1/2024)

Foto: Kasatres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota AKBP Zazali Haryono didampingi Kasi Humas Kompol Aryono Beserta Para Kanitreskrim Polsek Jajaran Saat Menunjukkan Barang Bukti Obat-obatan Terlarang. Jum'at (19/1/2024)

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Kurun Waktu dua bulan yakni Desember 2023 dan Januari 2024, Satres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota beserta Polsek Jajaran berhasil mengungkap pelaku kasus tindak pidana obat-obatan berbahaya.

Adapun yang diungkap sebanyak 14 kasus dengan 16 orang tersangka serta menyita barang bukti sebanyak 30.257 butir obat-obatan berbahaya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kasatres Narkoba AKBP Zazali Haryono didampingi Kasihumas Kompol Aryono saat menggelar Konferensi Pers di Ruang Media Center, Gedung Baru Mapolres Metro Tangerang Kota, Babakan, Cikokol, Kota Tangerang. Jum’at (19/1/2024) sore.

Menurut Zazali, Polres Metro Tangerang Kota bertekad akan tetus melakukan pemberantasan narkoba sampai tuntas tanpa batas khususnya wilayah Tangerang Kota.

Baca Juga  Lakukan Penipuan Modus Jual Tiket Konser Coldplay, Seorang Pria Dibekuk Polsek Panongan

Ia menegaskan hal ini sudah sesuai perintah Kapolda Metro Jaya melalui Dirnarkoba Polda Metro Jaya sekaligus perintah Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.

“Alhamdulillah kurun waktu dua bulan ini yakni Desember 2023 sampai Januari 2024, kami baik Polres Metro maupun Polsek jajaran berhasil menyita barang bukti obat-obatan berbahaya sebanyak 30.257 butir dan mengamankan 14 tersangka,” terang Zazali.

Iya menyebut dari 30.257 butir tersebut terdiri dari obat tramadol 19.232 butir, Hexymer 11.021 butir, Alprazolam 4 butir, uang tunai Rp2.96.000 dan Hanphon 12 buah.

Lebih lanjut Zazali mengatakan, bahwa ada modus operandi baru yang dikakukan para tersangka saat ini, jika dulu melalui toko-toko kosmetik dan toko sembako sekarang dipasarkan langsung tatap muka, tak hanya itu, yang lebih baru lagi melalui COD.

Baca Juga  Serentak, Polisi Serahkan 2.500 Paket Sembako di Wilayah Hukum Polres Metro Tangerang Kota

“Para konsumen memesan melalui media sosial, ketemuan disatu tempat atau COD. Jadi kejahatan dari waktu ke waktu selalu berkembang,” tukasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, para pelaku dijerat pasal 435 Subs. Pasal 436 ayat 2 UU Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Dengan terungkapnya kasus obat-obat berbahaya sebanyak 30.257 butir ini maka kami telah menyelamatkan orang sebanyak 30.257 jiwa,” pungkasnya. (Gusnur)

Share :

Baca Juga

HUKUM & KRIMINAL

Pasca Teror Bom di Surabaya, Polsek Karawaci Perketat Pengamanan Komando

BANTEN

Satres Narkoba Polres Serang Kota Ringkus Pengedar Obat Keras

HUKUM & KRIMINAL

Polwan Polres Metro Tangerang Kota Laksanakan Patroli Jum’at

HUKUM & KRIMINAL

Gegara Cekcok di Jalan Seorang Istri Tusuk Suami dengan Pisau, Pelaku Diamankan Polisi

HUKUM & KRIMINAL

Kasus Curat Rumsong Diungkap Polsek Benteng, Tiga Pelaku Diamankan

HUKUM & KRIMINAL

Diduga Emosi dan Cemburu, Picu Suami Bakar Istri di Cipondoh Tangerang

HUKUM & KRIMINAL

Konvoi Acungkan Pedang, Enam Remaja Diamankan Polisi di Teluknaga

HUKUM & KRIMINAL

Enam Dari Tujuh Pelaku Curas Digulung Tim Resmob Polsek Benteng
error: Content is protected !!