SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Kurun Waktu dua bulan yakni Desember 2023 dan Januari 2024, Satres Narkoba Polres Metro Tangerang Kota beserta Polsek Jajaran berhasil mengungkap pelaku kasus tindak pidana obat-obatan berbahaya.
Adapun yang diungkap sebanyak 14 kasus dengan 16 orang tersangka serta menyita barang bukti sebanyak 30.257 butir obat-obatan berbahaya.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho melalui Kasatres Narkoba AKBP Zazali Haryono didampingi Kasihumas Kompol Aryono saat menggelar Konferensi Pers di Ruang Media Center, Gedung Baru Mapolres Metro Tangerang Kota, Babakan, Cikokol, Kota Tangerang. Jum’at (19/1/2024) sore.
Menurut Zazali, Polres Metro Tangerang Kota bertekad akan tetus melakukan pemberantasan narkoba sampai tuntas tanpa batas khususnya wilayah Tangerang Kota.
Ia menegaskan hal ini sudah sesuai perintah Kapolda Metro Jaya melalui Dirnarkoba Polda Metro Jaya sekaligus perintah Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho.
“Alhamdulillah kurun waktu dua bulan ini yakni Desember 2023 sampai Januari 2024, kami baik Polres Metro maupun Polsek jajaran berhasil menyita barang bukti obat-obatan berbahaya sebanyak 30.257 butir dan mengamankan 14 tersangka,” terang Zazali.
Iya menyebut dari 30.257 butir tersebut terdiri dari obat tramadol 19.232 butir, Hexymer 11.021 butir, Alprazolam 4 butir, uang tunai Rp2.96.000 dan Hanphon 12 buah.
Lebih lanjut Zazali mengatakan, bahwa ada modus operandi baru yang dikakukan para tersangka saat ini, jika dulu melalui toko-toko kosmetik dan toko sembako sekarang dipasarkan langsung tatap muka, tak hanya itu, yang lebih baru lagi melalui COD.
“Para konsumen memesan melalui media sosial, ketemuan disatu tempat atau COD. Jadi kejahatan dari waktu ke waktu selalu berkembang,” tukasnya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, para pelaku dijerat pasal 435 Subs. Pasal 436 ayat 2 UU Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
“Dengan terungkapnya kasus obat-obat berbahaya sebanyak 30.257 butir ini maka kami telah menyelamatkan orang sebanyak 30.257 jiwa,” pungkasnya. (Gusnur)
























