Home / PARLEMEN

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:54 WIB

Upaya Penguatan Sinergi Antar Daerah, Fraksi PKB Dorong Pendopo Kabupaten Tangerang Dinilai Sudah Layak Diserahkan

Foto: Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tangerang, Tasril Jamal, Saat Berfoto Bersama Gubernur Banten, Andra Soni.

Foto: Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tangerang, Tasril Jamal, Saat Berfoto Bersama Gubernur Banten, Andra Soni.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Tiga dekade pasca pemekaran Kota Tangerang dari Kabupaten Tangerang berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1993, penyelesaian sejumlah aset yang masih berproses dinilai perlu menjadi perhatian bersama demi penguatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Tangerang, Tasril Jamal, menyampaikan harapannya agar aset-aset yang berada di wilayah administratif Kota Tangerang, termasuk Gedung Pendopo Pasar Anyar, dapat segera dituntaskan proses administrasi penyerahannya.

Menurut Tasril, langkah tersebut bukan semata soal kepemilikan, melainkan bagian dari upaya memperjelas tata kelola dan optimalisasi pemanfaatan aset bagi masyarakat.

“Dengan usia Kota Tangerang yang telah memasuki 33 tahun, tentu kita berharap persoalan aset pasca pemekaran dapat diselesaikan secara bertahap dan penuh sinergi. Pendopo yang berada di wilayah Kota Tangerang pada prinsipnya sudah layak untuk dikelola oleh Pemerintah Kota agar pemanfaatannya lebih optimal,” ujar Tasril, Politisi PKB ini.

Baca Juga  Atas Desakan Ormas JBB, DPRD Lebak Akhirnya Pansuskan PT SBJ dan PT MUK

Ia menekankan bahwa proses serah terima aset memang memerlukan tahapan administratif dan persetujuan formal antar lembaga, sehingga membutuhkan koordinasi yang matang antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang.

Selain menyoroti persoalan aset, Tasril juga menyampaikan harapannya agar penguatan kelembagaan DPRD Kota Tangerang menjadi bagian dari agenda bersama ke depan.

“Saya pribadi merasa prihatin, karena hingga usia ke-33 tahun, DPRD Kota Tangerang belum memiliki kantor sendiri yang representatif. Padahal keberadaan kantor DPRD merupakan simbol representasi daerah, terlebih Kota Tangerang merupakan daerah penyangga Ibu Kota Negara (DKI Jakarta),” ungkap pria yang akrab disapa Dewan TJ ini.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan fasilitas yang ada saat ini berdampak pada optimalisasi fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga  Perdana Digelar, Media Gathering Bersama DPRD Kota Tangerang Bangun Kolaborasi Penuh Sukacita

“Sebagai wakil rakyat, kami ingin memberikan pelayanan terbaik kepada konstituen. Namun tentu dibutuhkan fasilitas yang memadai agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat berjalan maksimal,” jelasnya.

Tasril berharap, melalui komunikasi yang baik dan komitmen bersama, serta di fasilitasi oleh Gubernur penyelesaian aset serta penguatan fasilitas kelembagaan dapat diwujudkan secara bertahap tanpa menimbulkan polemik.

“Yang terpenting adalah semangat kebersamaan dan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama. Kita yakin dengan sinergi yang baik antar pemerintah daerah, setiap persoalan dapat diselesaikan secara elegan dan berkeadilan,” tutupnya. (Red)

Share :

Baca Juga

PARLEMEN

Komisi III DPRD Hearing Perumda TB, Pertanyakan Pembangunan Pipa Akibatkan Kemacetan

PARLEMEN

Dukung Program Langit Biru, DPRD Sambut Positif Aturan Jumat Bebas Kendaraan di Pemkot Tangerang

PARLEMEN

50 Anggota DPRD Resmi Dilantik, Pj Wali Kota Ucapkan Selamat Bertugas dan Teruskan Kolaborasi Bangun Kota

PARLEMEN

Wakil ketua DPRD H.Turidi Meminta masyarakat Tetap Menjaga Prokes

PARLEMEN

DPRD Kota Tangerang Dorong Penyelesaian Warga Taman Royal

PARLEMEN

Anggota DPRD Kota Tangerang Khawatir Jika RKUD Dipindah ke Bank Banten

PARLEMEN

Kisruh Pasar Induk Jatiuwung, DPRD Kota Tangerang Turun Tangan

PARLEMEN

Christian Lois Dorong Kenaikan Insentif RT/RW Kota Tangerang Hingga Setara UMR Mulai 2026