Home / BANTEN

Jumat, 19 Februari 2021 - 22:22 WIB

Gubernur Banten Pinta Tidak Panik Dalam Penanganan Covid19

SEKILASBANTEN.COM, BANTEN – Gubernur Banten Wahidin Halim pinta dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19 harus memperhatikan penanganan di hulunya, tidak hanya di hilirnya saja.

Hal itu diungkapnya saat Rapat Penanganan Covid-19 di Provinsi Banten dengan Tim Satgas Covid-19 Tangerang Selatan di Serpong, Tangerang Selatan, Jum’at (19/2/2021).

“Tidak boleh panik, ketika panik seringkali bicara di hilir. Treatment (perlakuan) di hulu tidak dibahas,” ungkapnya.

“Selama ini kita selalu berpikiran asumsitif berdasarkan perspektif kita saja, Covid-19 ini beda. Saat wabah flu burung yang lebih mematikan dulu, bisa kita selesaikan,” tambah Gubernur.

Masih menurut Gubernur, penangan Covid-19 berhadapan dengan pemulihan ekonomi. Untuk membiasakan masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan membutuhkan waktu.

“Untuk mengubah budaya, kebiasaan dan mentalitas masyarakat yang sudah terbangun lama, perlu waktu untuk terjadi internalisasi dalam masyarakat,” jelasnya

Baca Juga  Koramil 07/Kresek Bersama Tiga Pilar Operasi PPKM di Desa Kresek

Gubernur juga menekankan pentingnya data yang terkini (real time) untuk mendapatkan kebijakan dan langkah yang tepat dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Dikatakan, apa yang dilakukan oleh Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 sudah maksimal. Sehingga langkah selanjutnya tinggal memaksimalkan program vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok masyarakat (herd immunity).

“Kalau perlu, anggota masyarakat yang aktivitasnya tidak bisa dibendung, kita vaksin terlebih dulu,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie melaporkan, pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kedua, tingkat kepatuhan masyarakat periode 9 s/d 18 Februari mencapai 83%. Positif rate tanggal 9 s/d 15 Februari sebesar 5,4%.

“PPKM ll terbukti meningkatkan kepatuhan masyarakat,” ungkapnya.

Dipaparkan, pada tanggal 18 Februari telah terjadi 419 kasus baru. Angka kesembuhan mencapai 90% dan angka kematian sebesar 4,3%. Untuk zonasi pada PPKM Mikro, pada tingkat RT/RW tidak ada Zona Merah.

Baca Juga  Bersama Tripilar, Koramil Sepatan Turunkan Personil Lakukan PPKM

“Kota Tangerang Selatan hari ini masuki Zona Orange. Di tingkat RT/RW mayoritas Zona Hijau,” ungkap pria yang akrab disapa Ben itu.

Masih menurut Ben, saat ini masih dilakukan integrasi Kampung Tangguh Covid-19 dengan Tim Satgas Covid-19 RT/RW.

Turut hadir di kesempatan itu. Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan dr Ati Pramudji Hastuti, Kepala Satpol PP Agus Supriyadi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaraka dan Desa Enong Suhaeti, Kepala Dinas Sosial Nurhana, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Beni Ismail, serta Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kota Tangerang Selatan.

Share :

Baca Juga

Kabupaten Serang

Kapolres Serang Pimpin Upacara Pemberian Penghargaan Kepada Personel Berprestasi

BANTEN

Penguatan UMKM, Plh Sekda Provinsi Banten Sebut Legalitas Perijinan Usaha Sangat Perlu

BANTEN

PSHT Ranting Rajeg Gelar Tes Reguler dan Open Donasi Untuk Korban Gempa Cianjur

BANTEN

Pemprov Banten Raih Penghargaan Pelayanan Publik Berbasis HAM

BANTEN

Ikuti Perlombaan di Hari Bhayangkara ke-79, Polres Metro Tangerang Kota Sabet 4 Juara

BANTEN

Pengusaha Muda Siap Maju Jadi Bacaleg 2024 Kabupaten Tangerang

BANTEN

Pemprov Banten Dorong Peningkatan Produksi Kacang Kedelai 

BANTEN

Atlit Panjat Tebing Kabupaten Tangerang Raih Emas di Jakarta