Home / Kota Tangerang

Kamis, 18 Maret 2021 - 13:21 WIB

Arief: Kunjungan Ibu Menteri LHK Ingin Melihat Implementasi Kampung Iklim

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Usai kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan di TPST Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Kamis (18/3/2021).

Wali Kota Tengerang Arief R. Wismansya kepada awak media mengatakan, bahwa kunjungan Menteri LHK ke TPST Kelurahan Pabuaran Tumpeng lantaran ingin melihat implementasi ‘Kampung Iklim’.

“Beliau menyampaikan ada perhatian yang besar dari Bapak Presiden, kaitan penanganan Iklim. Yang mana saat ini cuaca sangat ekstrim kadang panas dan tiba-tiba hujan,” kata Arief.

Selain melihat penataan kampung Iklim di Kota Tangerang. Menteri LHK juga mengapresiasi sekolah-sekolah lantaran dilibatkan menjadi sekolah Adiwiyata dengan membuat regulasi mewajibkan.

“Temen-temen LH Kota Tangerang konsisten setahun ini melakukan pembinaan kepada 125 kampung Iklim, bentuknya masive. Karena seluruh kampung ini harus diberikan pemahaman untuk menjaga lingkunganya. Jadi bukan cuma tugas pemerintah, Polisi dan TNI semua terlibat dalam penataan kampung,” ujarnya.

Baca Juga  Siap Ikuti Rangkaian Retret, Sachrudin : Sarana Tingkatkan Kolaborasi Pusat dan Daerah

Selain turun langsung untuk berdiskusi dengan Wali Kota Tangerang, Menteri LHK juga ingin melihat bagaimana tahapan implementasi, pola-pola kebijakan di daerah yang nantinya akan dirumuskan sehingga menjadi kebijakan Nasional.

“Kita sudah sampaikan terkait sekolah Adiwiyata, dari sekian ratus sekolah ada kuota, dan Ibu Menteri minta dibuka semua agar sekolah-sekolah mempunyai standarisasi Adiwiyata Sertifikasi, lingkungan juga harus begitu,” kata Arief.

Ada yang lebih menarik lagi, imbuh Wali Kota, lantaran Menteri LHK mendorong keterlibatan swasta (dunia usaha) untuk bisa membina kampung-kampung iklim dan akan dibuatkan regulasinya.

“Misalnya amdal, UPL KL nya agar perusahaan punya penilaian amdalnya mempunyai daerah binaan, nantinya mudah-mudahan membantu pemda karena semua stake holder akan terlibat dan diatur diperaturan perundang undanganya,” jelas Arief.

Baca Juga  Polsek Curug Lakukan Pengaturan Lalu Lintas di Perempatan Gloria, Fokus pada Keamanan Pengguna Jalan

Menariknya lagi lanjut Dia, pengeloaan sampah satu kelurahan sudah terintegrasi, seperti TPST Kelurahan Pabuaran Tumpeng. 6 RW dikelola disini. Sisanya dikelola secara parsial dibawa ke TPA.

“Beliau minta kota Tangerang agar lebih banyak lagi membangun TPST dan ITF, agar bisa mengurangi sumber volume sampah. Cuma kendalanya masalah lahan, kalau perumahan ada fasos fasum, untuk daerah perkampungan yang nggak ada ya pemkot harus mencarikan lahan untuk dibebaskan. tapi kan harus juga melihat kemampuan keuangan daerah, dengan keterlibatan masyarakat bisa menghemat anggaran untuk dialihkan ke sarana dan prasarana,” pungkasnya.

(Gusnur)

Share :

Baca Juga

Kota Tangerang

Gandeng Ormas PP dan Masyakat, ASC Bersama Palang Merah Gelar Donor Darah

Kota Tangerang

DPD KNPI Kota Tangerang Siapkan Turnamen Mini Soccer 2026, Fun Match di Stadion Nambo Jadi Pemanasan

Kota Tangerang

Wakil Walikota Hadiri Acara Bukber DPC BPPKB Banten Kota Tangerang

Kota Tangerang

Bantu Warga Isolasi Mandiri, Pemkot Siapkan 8.311 Paket Sembako

Kota Tangerang

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke-80, Kajari Kota Tangerang Gelar Aksi Donor Darah

Kota Tangerang

Berhasil Terapkan Manajemen Talenta, Pemkot Diganjar Anugerah Meritokrasi

Kota Tangerang

Perluas Akses Air Bersih, Pemkot Tambah 30 Ribu Sambungan

Kota Tangerang

Hadiri Rapat Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang di Paripurna DPRD, Pj; Selamat dan Lanjutkan Kolaborasi Wujudkan Visi