SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Kota Tangerang kembali menjadi tuan rumah gelaran tahunan International Islamic Healthcare Conference and Expo yang kini memasuki tahun ke enam.
Acara yang diikuti oleh tak kurang dari 500 peserta dari berbagai rumah sakit di Indonesia tersebut menyuguhkan acara seminar dengan narasumber yang ahli di bidangnya, salah satunya adalah Arief Rachadiono Wismansyah yang merupakan Komisaris dari Sari Asih Grup.
Dalam kesempatan tersebut, Arief berbicara tentang “Membangun Bisnis Jaringan Berkelanjutan Berbasis Nilai di Era Globalisasi” dalam perjalanan rumah sakit Sari Asih.
“Saya bukan akademisi. Saya adalah bagian dari cerita dibangunnya rumah sakit Sari Asih dari nol, Dan pelajaran terbesar saya adalah bisnis yang bertahan bukan yang paling besar, tapi yang paling dipercaya.” tutur Wali Kota Tangerang periode 2013 – 2023 di acara yang berlangsung di Ballroom Novotel, Kota Tangerang, Kamis (6/5).
Kepercayaan, lanjut Arief, merupakan salah satu modal berharga yang dimiliki oleh seorang pengusaha selain modal berupa uang. Dia mencontohkan pembangunan dua cabang Sari Asih yakni cabang Ciledug dan Serang dapat dibangun dengan bermodal kepercayaan.
“Ciledug dibangun saat saya berusia 26 tahun, dan mendapat kepercayaan dari Bank. Kemudian cabang Serang yang dibangun 100% dari kepercayaan,” ujar Arief di hadapan ratusan peserta seminar.
Dengan modal berharga tersebut, Sari Asih Grup yang kini berusia 45 tahun terus bertransformasi dengan melebarkan sayap di 8 cabang rumah sakit dan juga merambah dunia pendidikan melalui Pesantren Tahfidz Ar Rahmah, SMA IT Ar Rahmah Cendekia dan Rumah Tahfidz Al Qur’an.
“Saya percaya, bisnis yang dibangun di atas nilai tidak perlu berlomba menjadi yang terbesar. Karena pada akhirnya, masyarakat tidak mengingat siapa yang paling besar mereka mengingat siapa yang paling mereka percaya.” pungkas Komisaris Sari Asih Grup. (Red/Mus)
























