Home / BANTEN

Rabu, 23 Juli 2025 - 10:45 WIB

Diduga Produksi Oli Palsu, Sebuah Pabrik Digerebek Polisi di Benda Tangerang

Foto: Anggota Krimsus Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Dipimpin Kanit AKP Rais Saat Melakukan Penggerebekan Pabrik Oli di Benda Tangerang.

Foto: Anggota Krimsus Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota Dipimpin Kanit AKP Rais Saat Melakukan Penggerebekan Pabrik Oli di Benda Tangerang.

SEKILASBANTEN.COM, KOTA TANGERANG — Anggota Unit Krimsus Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota menggerebek sebuah pabrik di Benda, Kota Tangerang, yang diduga memproduksi oli palsu.

Pabrik tersebut diketahui berlokasi di Jalan Rawa Kompeni, Kawasan Pabrik Neti Nomor 118 C, RT 001 RW 004 Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Jumat (18/7/2025).

Penggerebekan dilakukan pihak Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota lantaran adanya laporan maraknya peredaran oli palsu di pasaran, serta adanya laporan dari masyarakat.

Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Tangerang, AKP Rais mengatakan, pihaknya langsung merespon cepat dengan melakukan upaya penangkapan terhadap produksi dugaan oli palsu tersebut.

Baca Juga  Jelang PAM Pemilu 2024, Polsek Batuceper Periksa Kelengkapan Personil

“Kegiatan produksi oli palsu tersebut diduga pemilik usahanya melakukan kegiatan oli palsu tersebut berinisial I,” kata Rais, Sabtu (19/7/2025).

Ia mengungkapkan, pabrik atau gudang tersebut dapat memproduksi hingga 100 karton oli palsu dalam satu hari dengan berbagai merek. Seperti AHM, Federal, Yamalube, Shell dan lainnyya.

“Diduga, mereka melakukan kegiatan tersebut dengan cara mengolah oli bekas kemudian diberi pewarna sesuai dengan merek yang diproduksi oleh gudang tersebut,” katanya.

Cara kerja pabrik adalah dengan membeli botol kosong polos kemudian ditempelkan sticker oli berbagai merek. Botol kosong tersebut diisikan oli sesuai dengan merek yang sudah ditempelkan.

Baca Juga  Moment Idul Fitri 1444 H, Pokdarkamtibmas Sektor Sepatan Menggelar Acara Halal- Bihalal

“Setelah diisikan oli di botol tersebut, kemudian tutup dengan mesin press. Kemudian di-packing dan siap di perjualbelikan di wilayah Tangerang,” jelasnya.

Rais menyebutkan, pihaknya telah mengamankan delapan orang yang berada di lokasi saat penggerebekan. Mereka, diduga terlibat dalam produksi oli palsu yang bisa merugikan konsumen tersebut.

“Ada delapan orang diamankan. Tujuh di antaranya pekerja, satu lagi adalah pemilik,” pungkasnya. (Red)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Peringatan 1 Abad dan HUT ke-14 PSHT Ranting Rajeg di Meriahkan Hiburan Seni Jaranan dan Campursari

Pandeglang

Tangani Dampak Banjir Rob, Pemkab Pandeglang Trunkan Tim Gabungan

BANTEN

Tinjau TMMD ke-123, Danpusterad: Pastikan Infrastruktur yang Dibangunbermanfaat bagi warga

Kabupaten Serang

PERWAST Kawal Sidang Kasus Kisruh Direksi dan Komisaris PT. Kahayan Karyacon di PN Serang

BANTEN

Hadirkan Kaesang, KNPI Depok Gelar Dialog Kepemudaan

BANTEN

Agar Tak Salah Tafsir,  Habib Umar Alhamid dan Warga Banten Tanggapi Pernyataan KSAD Dudung Abdurachman

BANTEN

Mitigasi Anak Pelajar, Kapolsek Batuceper Jadi Pembina Upacara di SMK YP Karya Bangsa

BANTEN

Andra Soni Bantu Penyandang Disabilitas yang Kawal Ambulan dalam Kemacetan Kembali Bersekolah