Home / BANTEN

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:04 WIB

Ungkap Peredaran Obat Ilegal, Polsek Tangeran Amankan 1 Tersangka dan Ratusan Butir Tramadol

Foto: Tersangka Inisial T dan Ratusan Butir Tramadol Saat Diamankan Polsek Tangerang.

Foto: Tersangka Inisial T dan Ratusan Butir Tramadol Saat Diamankan Polsek Tangerang.

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Unit Opsnal Reskrim Polsek Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, berhasil mengungkap tindak pidana peredaran obat keras daftar G tanpa izin dan tanpa resep dokter, sebagaimana diatur dalam Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 15.00 WIB, di sebuah kontrakan yang beralamat di Jalan Pembangunan II RT 01/01, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Polisi mengamankan seorang tersangka berinisial T (35), warga Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, yang diduga memperjualbelikan obat keras tanpa memiliki keahlian dan kewenangan di bidang kefarmasian.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari melalui laporan resminya menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Banten Dorong Peningkatan Produksi Kacang Kedelai 

“Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas penjualan obat keras daftar G tanpa izin di sebuah kontrakan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polsek Tangerang,” jelasnya.

Dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tangerang AKP Ronald Sianipar, tim opsnal melakukan penyelidikan dan langsung mendatangi lokasi yang dimaksud. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa:

– 390 butir obat jenis Tramadol;
– 80 butir obat jenis Hexymer;
– 1 unit handphone merek Oppo;
– Uang tunai hasil penjualan sebesar Rp100.000,-
Barang bukti tersebut ditemukan tersimpan di dalam plastik hitam di dalam kontrakan tersangka.

“Saat dilakukan penggeledahan, tersangka berada seorang diri di dalam kontrakan dan mengakui telah memperjual-belikan obat keras tersebut tanpa dilengkapi resep dokter,” ungkap AKP Ronald Sianipar.

Baca Juga  Lat Pra Ops Mantap Brata Jaya 2023-2024, Ini Pesan Kapolres Metro Tangerang Kota

Selanjutnya, tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Tangerang guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Metro Tangerang Kota menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan membahayakan kesehatan masyarakat.

“Polri berkomitmen menindak tegas setiap bentuk peredaran obat keras ilegal karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan dan keamanan masyarakat,” tegas Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari.

Kapolres KBP. Jauhari menghimbau masyarakat apabila mendapatkan segala bentuk gangguan Kamtibmas dapat menghubungi call center Polri di 110. (Gn)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Kontingen Banten Tambah Tiga Medali Emas

BANTEN

Pastikan Kesehatan Lebih Baik Abah Akong Datangi Pelayanan Kesehatan

Lebak

Genjot Produk Pasthika, Lapas Rangkasbitung Buka Pelatihan Perkayuan

BANTEN

Melalui Ngopi Kamtibmas, Kapolres Metro Tangerang Kota Tegaskan Komitmen Zero Tawuran

BANTEN

Tujuh Komisioner KPID Banten 2021-2024 Dilantik

BANTEN

Presiden Persikota Tangerang Sigit Haryono Targetkan Kemenangan di Setiap laga Liga 2

BANTEN

Polres Metro Depok Siagakan Tim Patroli Pantau Rumah Kosong Pasca Ditinggal Pemudik

Lebak

Berbagi dari Hasil Pembinaan, Lapas Rangkasbitung Gelar Baksos di CFD