Home / Kabupaten Tangerang

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:14 WIB

Perbaikan Balai Warga RT 03 RW 10 Binong Permai Disorot Tilarso Bungkam, K3 Diabaikan

SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG — Perbaikan Balai Warga RT 03 RW 10, Binong Permai, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang menjadi sorotan setelah nilai anggarannya yang disebut mencapai Rp.97.391.250.- dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik bangunan saat ini.

Proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026 melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan dikerjakan oleh CV Jaflo Indonesia itu hingga kini belum mendapat penjelasan rinci dari pihak pelaksana dilapangan.

Perbaikan Balai Warga RT 03 RW 10 Binong Permai Disorot Tilarso Bungkam, K3 Diabaikan

Salah satu pekerja, yang enggan menyebutkan namanya untuk pelaksanaan kegiatan berlangsung diarahkan ke Tilarso sebagai kordinator dilapangan untuk menjelaskan detail pekerjaannya.

“Langsung saja ke pak Tilarso mas, karena wilayahnya dia kita mah pekerja aja, kenalkan sama pak Tilarso” ucap si pekerja kepada media ini, Sabtu (27/06/2026).

Baca Juga  Covid-19 Kembali Meningkat, 4 Pilar Kecamatan Curug Gelar Operasi Yustisi

Tilarso, memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan WhatsApp terkait rincian item pekerjaan apa saja yang dikerjakan dengan total anggaran fantastis tersebut.

Pekerja Tanpa APD, K3 Diabaikan

Pantauan di lokasi menunjukkan masih dalam proses perbaikan. Namun, selama pengerjaan berlangsung, para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri atau (APD). Tidak ada helm proyek, rompi, maupun sepatu safety yang digunakan.

Minimnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3 ini dinilai mencederai standar pelaksanaan proyek yang menggunakan uang negara.

“Ini bukan proyek pribadi. Ini uang rakyat. Masa K3 saja diabaikan,” kata Fahmi Ketua Investigasi LPRI DPD Banten.

Baca Juga  Matok Tanah Milik Warga, Paramount Mengaku Tidak Mengurangi Lahan Warga

Anggarannya Jomplang

Nilai pagu yang digelontorkan Rp.97 juta untuk perbaikan balai warga ukuran RT/RW terlalu besar jika hanya mencakup pengecatan, plester, pergantian pintu pemasangan granit dan perbaikan atap ringan seperti yang terlihat sangatlah jomplang.

“97 juta itu bisa untuk bangun rumah baru setengah permanen. Kalau hanya rehab ringan, harusnya tidak sampai segitu. Publik berhak tahu, uangnya dipakai untuk apa saja. Jangan-jangan ada dugaan markup,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi lebih lanjut kepada Tilarso belum membuahkan hasil. (ris)

Share :

Baca Juga

Bupati Harapkan Kabupaten Tangerang Raih Juara Umum MTQ Tingkat Propinsi Banten

Kabupaten Tangerang

Bupati Harapkan Kabupaten Tangerang Raih Juara Umum MTQ Tingkat Propinsi Banten

Kabupaten Tangerang

Bulan Suci Ramadhan, PSHT Ranting Rajeg Gelar Bukber dan Bagikan 1.400 Bungkus Takjil ke Masyarakat

Kabupaten Tangerang

Diduga Kriminalisasi, Pemilik Piknik dan Karyawan Serta Petani ditetapkan Jadi Tersangka

Kabupaten Tangerang

Buntut Pelanggaran Jam Operasional Truk Tanah, Mahasiswa Bangun Posko Perlawanan Desak DPR Gunakan Hak Interplasi

Kabupaten Tangerang

Camat Minta Pasar Jambe diaktifkan, Aktifis : Kemana Aja Bos ?

Kabupaten Tangerang

Libatkan 17 Perguruan, IPSI Ranting Rajeg Bagikan 1000 Takjil Gratis dan Buka Puasa Bersama

Kabupaten Tangerang

Polsek Pasar Kemis Polresta Tangerang Bagikan Masker

Kabupaten Tangerang

Sambut HUT RI dan HUT Prov Banten, Pemprov Banten Berikan Kado Spesial Untuk Warganya