Home / BANTEN

Kamis, 9 Desember 2021 - 21:32 WIB

Peringatan Hakordia 2021, Pemprov Banten Raih Capaian MCP Baik

SEKILASBANTEN.COM, BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten berhasil meraih Monitoring Centre for Prevention (MCP) Baik dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), berada di Peringkat 5 dengan indeks 89,19. Capaian ini selaras dengan misi pertama Gubernur Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy dalam “Menciptakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governance).”

Pada Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun 2021, Pemprov Banten kembali di peringkat atas dalam pencegahan korupsi. Hal itu dibuktikan dengan capaian indeks MCP tahun 2021 sebesar 89,19, MENINGKAT DIBANDING TAHUN 2020 SEBESAR 88,58. Indeks MCP Pemprov Banten di Peringkat 5 setelah Pemprov Jawa Barat (91,25), Pemprov Sulawesi Utara (91,12), Pemprov Bengkulu (90,93), serta Pemprov Bali (90,92).

Peringatan Hakordia 2021 dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin dilaksanakan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Jl. HR Rasuna Said Kav. C1 Jakarta Selatan, Kamis  (9/12/2021). Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) turut menghadiri Peringatan Hakordia 2021 yang mengusung tema “Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi.”

Baca Juga  Pengurus Katar Curug Dilantik, Pemuda Siap Bergerak Fokus Pengembangan Masyarakat

Sejak diluncurkan pada tahun 2018, setiap tahun indeks pencegahan korupsi Pemprov Banten terus mengalami peningkatan dan selalu berada di peringkat atas Nasional. Pada tahun 2020 indeks MCP Pemprov Banten sebesar 88,58. Data Korsupgah KPK RI, pada tahun 2019, capaian Rencana Aksi Pencegahan Korupsi mencapai 82%. Sedangkan pada tahun 2018, capaian indeks MCP Pemprov Banten mencapai 69%.

Sebagai informasi, MCP Korsupgah KPK merupakan Monitoring Centre of Prevention (MCP) yang memberikan informasi capaian kinerja Program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi  (Korsupgah) yang dilaksanakan oleh seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia yang meliputi 8 area intervensi. Yakni : Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Dana Desa, Optimalisasi Pendapatan Daerah, serta Manajemen Aset Daerah.

Baca Juga  Unit Turjawali Sat Samapta Polres Tangsel Gencar Lakukan Patroli Pemantauan di Perumahan

Pada tahun 2022, program MCP Korsupgah diperkuat dengan sinergi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). (hanapi/*)

Share :

Baca Juga

BANTEN

Kasdim 0510/Tigaraksa Bersama Forkopimda Penandatanganan Deklarasi Dukungan Penguatan Zona Integritas

BANTEN

Hadirkan Kaesang, KNPI Depok Gelar Dialog Kepemudaan

BANTEN

Konsolidasi dan Koordinasi Pengurus Partai Gerindra se-Kota Tangerang

BANTEN

Aksi Penolakan Faldo Maldini Masuk ke Tribun Penonton oleh Oknum Supporter Warnai Pertandingan Persikota Tangerang

BANTEN

Perubahan KUA-PPAS 2025 Disepakati, Pemkot Fokus pada Penguatan Pelayanan Berbagai Sektor dan Pembangunan Inklusif

BANTEN

Pengurus MPG se-Provinsi Banten Siap Jadi Garda Terdepan Kondusifitas Pilkada 2024

BANTEN

Provinsi Banten Raih Predikat Provinsi Sangat Inovatif IGA Award 2021

BANTEN

Wali Kota Tangerang Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik di Ajang PIMRED Award 2025