Home / Kabupaten Tangerang

Jumat, 6 Oktober 2023 - 18:08 WIB

Perselisihan Santri di Pesantren Modern Bani Tamim Selesai Secara Kekeluargaan

SEKILASBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG – Pihak Pondok Pesantren Modern Bani Tamim membantah adanya peristiwa bullying yang dialami santri berinisial (MS).

Demikian ditegaskan, Gilang Restu Riyana selaku Direktur SDM dan Umum yang juga Penanggung Jawab Pondok Pesantren Modern Bani Tamim, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (6/10/2023).

Peristiwa yang terjadi pada tanggal 16 September 2023 lalu itu, kata Gilang hanya perselisihan antara santri (MS) dan (K) dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak. Hal itu dibuktikan telah dibuat surat pernyataan yang ditandatangani diatas materai oleh masing masing wali santri .

“Alhamdulillah dari awal kejadian kita sudah pertemukan antara kedua wali santri baik orangtua inisial MS maupun orangtua (K). Disini sudah menemukan kesepakatan, bahwa kedua orang tua santri menyelesaikan secara kekeluargaan dan akan bertanggung jawab,” jelas Gilang.

Baca Juga  Perpisahan SMAN 25 Bayar 800 Ribu, Wali Murid Bakal Bersurat ke Gubernur

Dikatakan Gilang, saat peristiwa perselisihan itu terjadi, santri lainnya yang melihat langsung melerai. Kemudian Pihak Pondok Pesantren Bani Tamim langsung memfasilitasi kedua belah pihak untuk diselesaikan.Di Pondok Pesantren Modern Bani Tamim, jelas Gilang, selalu mengajarkan tentang kebaikan, akhlak dan pembentukan karakter. Selain itu juga selalu melaksanakan kegiatan keakraban antara santri untuk saling mengenal satu dengan yang lainnya.

“Kami juga menggelar lomba lomba dan ekstrakurikuler sesama angkatan. Perselisihan itu memang terjadi saat jam istirahat dan dipisahkan oleh ketua kamar.

Atas insiden itu, Gilang berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. Sebelumnya, pihak pondok juga telah membuat spanduk anti bullying dan menempelnya di kawasan pondok.

“Kami konsen masalah bullying. Kami sudah tempel spanduk anti bullying, Apalagi banyak berita dan persitiwa yang terjadi di luar. Kami selalu  mengajarkan tentang kebaikan akhlak dan karakter,” ujarnya.

Baca Juga  Jorok, Sampah Menumpuk di Jalan Raya Binong Hingga Timbulkan Bau Tak Sedap

Sementara, atas peristiwa itu, Sidik selaku orang tua santri, (MS), membuat pernyataan maaf kepada ustad Venus selaku wali kelas dan kepada ustad ustad di Pondok Pesantren Modern Bani Tamim.

“Saya memohon maaf khususnya kepada ustad venus. Jangan berpikir jelek atau suudzon kepada saya.Mungkin ini karena karena miss komunikasi. Tapi Allhamdulillah semuanya sudah beres masalah kejadian ini,” ujar Sidik dalam video yang diterima wartawan. (Red/lla)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Tangerang

Kerap Macet di Jam Sibuk, Warga Komplain Minim Petugas di Jalan Raya Mauk Tangerang

Kabupaten Tangerang

Kadin Minta Pemanfaatan Limbah B3 PT Sinar Laut Biru Segera Dikeluarkan

Kabupaten Tangerang

Kegiatan Proyek SDN Balaraja 3 dan SMPN 5 Cikupa Diapresiasi Lembaga Sosial dan Elemen Masyarakat 

Kabupaten Tangerang

Ketua LSM LIPAN-HAM Angkat Bicara Soal Pekerjaan di Perumahan Medang

Kabupaten Tangerang

Dua Kali Disegel, Aktifitas Proyek Pembangunan Kos-kosan di Pagedangan Tetap Berjalan

Kabupaten Tangerang

Tahap II KPM Desa Wanakerta Terima Bantuan Non Tunai

Kabupaten Tangerang

Aktifitas Pembakaran dan Peleburan Aluminium Foil di Sukatani Rajeg Dikeluhkan Warga

Kabupaten Tangerang

Hari jadi ke 17 Tahun, Dadang Sudrajat : Kecamatan Kelapa Dua Kudu Kreatif