SEKILASBANTEN.COM, TANGERANG – Proyek pengaspalan hotmix di Kp Galuga RW 05, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan warga. Pekerjaan disebut dilakukan pada malam hari dan diduga memiliki ketebalan kurang dari standar 4 sentimeter, Sabtu (28/2/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, lapisan hotmix terlihat tipis dan hasil penggilingan menggunakan mesin woles pun terlihat berantakan tidak rapih diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.
Informasi yang didapat dari warga sekitar menyebutkan pengerjaan dilakukan pada alam hari.
“Malam-malam ngerjainnya, tanya ke Kecamatan saja, kayaknya proyek Kecamatan Curug,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Ketua RW 05 Kampung Galuga, Ali, saat dikonfirmasi menyebut proyek tersebut berasal dari Kecamatan Curug.
“Dari Kecamatan Curug,” ujarnya singkat.
Ia menambahkan urusan teknis lebih mengetahui mantan RW bernama Agus dan seorang pengawas dari Kecamatan Curug.
Di lokasi proyek juga tidak terlihat papan informasi kegiatan. Padahal, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengatur kewajiban badan publik menyediakan informasi secara terbuka, termasuk terkait penggunaan anggaran.
Ryan Plontoz, Ketua Forum Jurnalis Binong (FJB), menilai pengerjaan hotmix pada malam hari berpotensi mempengaruhi mutu pekerjaan.
“Tipis banget, kurang dari 4 Cm. Kalau misalkan tidak sesuai, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan Kecamatan Curug harus bertanggung jawab untuk mengevaluasinya,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya penerangan saat pengerjaan yang dinilai dapat berdampak pada kualitas hasil akhir proyek.
Hingga berita ini diterbitkan, Pengawas dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kecamatan Curug belum memberikan keterangan resmi. (ris/tim)




















